Sejak akhir awal tahun 2020, dunia disibukkan dengan pencegahan dan penanganan terkait penularan virus Corona atau Covid-19.
Berbagai sektor kehidupan terganggu akibat pandemi Covid-19, termasuk di bidang olahraga.
Cabang sepak bola menjadi salah satu yang terganggu sirkulasi dan jadwal perhelatannya akibat pandemi.
Ada beberapa liga atau turnamen yang tertunda atau bahkan dihentikan karena penularan virus Corona.
Misalnya gelaran EURO 2020 atau Piala Eropa 2020 yang ditunda hingga tahun 2021.
Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman hingga Liga Champions pun mengalami penundaan dan perubahan skema jadwal karena pandemi Covid-19.
Meski liga-liga top di Eropa tersebut tidak berjalan dengan semestinya, tetap ada klub-klub yang menjadi juara di masing-masing kompetisi.
Siapa saja kah juara-juara sepak bola di Eropa selama pandemi Covid-19?
Berikut Tribunnewswiki.com rangkumkan para juara kompetisi top di Eropa pada musim 2019-20:
Tak ada yang mudah dalam penantian waktu 30 tahun untuk sesuatu yang sangat didambakan.
Bagi penggemar Liverpool, rasa penasaran terhadap Liga Inggris jelas sangat kuat dan mengakar mengingat betapa lamanya waktu mereka untuk kembali merasakan gelar juara tersebut.
Liverpool dan segenap fans mereka diseluruh dunia pasti tahu bagaimana waktu 3 dekade terasa sangat panjang dalam hidup mereka.
Beberapa generasi penggemar Liverpool era lawas mungkin hari ini sudah ada yang memiliki anak atau bahkan cucu ketika terakhir kali menyaksikan klub berjuluk The reds itu berjaya di Inggris pada awal masa 90-an, yang kala itu belum berformat Premier League.
Baca: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Tottenham dan Liverpool Bersaing Sengit di Puncak, Satu Tim Digusur
Penantian sangat panjang itu pun tersudahi pada Kamis 25 Juni 2020 waktu Inggris Raya.
Liverpool dipastikan menjadi juara Liga Inggris setelah Chelsea memenangi laga kontra Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, Kamis (25/6/2020) atau Jumat dini hari WIB.
Bagi Liverpool, juara liga sepak bola tertinggi di Inggris musim 2019-10 merupakan gelar mereka yang pertama setelah 30 tahun terakhir!
Kala terakhir Liverpool juara liga utama di kancah sepak Inggris yakni musim 1989-90 dan kala itu Liga Inggris belum berformat Premier League, masih bernama First Division.
Liverpool pun merayakan gegap gempita juara Liga Inggris setelah penantian 30 tahun terakhir dalam kondisi pandemi Covid-19.
Real Madrid adalah tim yang meraih gelar juara Liga Spanyol musim 2019-20 lalu.
Trofi juara tersebut merupakann koleksi gelar Liga Spanyol ke-34 bagi Real Madrid sepanjang sejarah mereka.
Real Madrid menjadi yang terbaik di Liga Spanyol lagi, harus diakui sebagai keputusan yang tepat akibat penunjukkan Zinedine Zidane.
Real Madrid memang kembali memutuskan memakai Zinedine Zidane sebagai pelatih jelang akhir musim 2018-19 lalu.
Sebelum musim 2019-2020, Zinedine Zidane adalah pelatih terakhir yang sukses membawa Real Madrid juara Liga Spanyol pada 2016-2017.
Baca: Tak Terima Real Madrid Dapat Penalti, Pelatih Barcelona Kecam Keputusan Wasit Bikin Timnya Kalah
Setelah Zidane pergi pada akhir musim 2017-2018, Real Madrid kemudian merekrut eks pelatih Spanyol, Julen Lopetegui.
Namun hasilnya tak sesuai harapan.
Julen Lopetegui dipecat dan lalu digantikan Santiago Solari,
Namun, Solari yang merupakan mantan gelandang serang Real Madrid dan Inter Milan itu tetap tidak bisa membawa Real Madird keluar dari kesulitan.
Zidanepun akhirnya dipanggil lagi pada 11 Maret 2019, untuk menyelesaikan sisa musim 2018-19.
Kemudian, pada musim 2019-20 dia langsung memberikan kesuksesan di musim penuh pertamanya kembali menangani Real Madrid dengan gelar juara liga.
Trofi La Liga 2019-2020 menambah koleksi impresif Zidane selama menjadi pelatih Real Madrid.
Pada periode pertamanya, dari 4 Januari 2016 hingga 31 Mei 2018, Zidane membawa Real Madrid menjuarai La Liga 2016-2017, Piala Super Spanyol 2017, Liga Champions 2015-2016, 2016-2017, 2017-2018, Piala Super Eropa 2016, 2017, dan Piala Dunia Klub 2016, 2017.
Sekarang di periode yang kedua yang baru berusia sekitar satu setengah musim, Zidane mempersembahkan trofi Liga Spanyol 2019-2020 dan Piala Super Spanyol 2019-2020.
Liga Italia : Juventus
Juventus memastikan diri sebagai juara Liga Italia musim ini seusai meraih kemenangan atas Sampdoria pada laga pekan ke-36.
Ya, Si Nyonya Tua telah menguasai Serie A selama sembilan musim beruntun. Ini merupakan rekor juara beruntun terpanjang di lima liga top Eropa.
Selain itu, scudetto Serie A 2019-2020 juga kian menambah koleksi gelar juara Liga Italia milik Juventus.
Baca: Juventus Dikabarkan Siap Jual Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala di Akhir Musim, Ini Penyebabnya
Scudetto musim ini merupakan yang ke-36 bagi klub yang berdiri pada 1897 tersebut.
Koleksi 36 gelar juara juga membuat Juventus mematenkan nama mereka sebagai raja kompetisi kasta teratas Negeri Pizza, mengungguli AC Milan dan Inter Milan yang sama-sama mengoleksi 18 gelar.
Namun, pendukung Juventus meyakini bahwa ini merupakan gelar juara Liga Italia ke-38 bagi tim kesayangan mereka.
Dua gelar tambahan yang dimaksud merupakan scudetto yang diraih Si Nyonya Tua pada musim 2004-2005 dan 2005-2006.
Akan tetapi, dua titel itu dicabut Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) akibat skandal calciopoli yang melibatkan Juventus.
Liga Champions dan Liga Europa : Bayern Muenchen dan Sevilla
Skor kemenangan 1-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) pada laga final di Estadio da Luz, Minggu (23/8/2020) atau Senin dini hari WIB membuat klub raksasa Jerman, Bayern Muenchen mengokohkan diri sebagai juara Liga Champions musim 2019-20.
Dengan gelar tersebut, Bayern Muenchen mencatatkan diri telah merengkuh enam trofi sepanjang sejarah keikutserataan mereka di Liga Champions.
Enam trofi Bayern Muenchen didapat dengan menjajaki final sebanyak 11 kali, catatan yang cukup jelek mengingat kurang dari 50 persen final Liga Champions bagi Bayern Muenchen berujung kegagalan.
Baca: Bayern Muenchen Juara Liga Champions, Siapa Sosok Pelatih Hansi Flick? Berikut Perjalanan Kariernya
Catatan ini masih lebih baik dari Juventus, yang tujuh kali masuk final, namun hanya satu kali juara Liga Champions sepanjang sejarahnya.
Namun, setidaknya Bayern Muenchen menutup pencapaian mereka di Liga Champions 2019-2020 tanpa cela sedikitpun alias tanpa kekalahan.
Melansir data dari Opta Joe, Muenchen menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang memenangi setiap pertandingan dalam satu musim!
Selain juara Liga Champions, Bayern Muenchen juga menjuarai Bundesliga Jerman musim 2019-20 lalu.
Sevilla juara Liga Europa edisi 2019-2020 berkat kemenangan atas Inter Milan pada laga final.
Sevilla menang atas Inter Milan dengan skor 3-2 dalam partai puncak di Rhein Energie Stadion, Jerman, Jumat (21/8/2020).
Brace dari Luuk de Jong dan satu gol Diego Carlos mengantarkan sang wakil Spanyol ke podium juara.
Adapun dua gol Inter datang dari Romelu Lukaku dan Diego Godin.
Kemenangan ini sekaligus memantapkan status Sevilla sebagai raja Liga Europa dengan koleksi enam piala.
Sedangkan bagi Inter Milan, kekalahan di final Liga Europa membuat pasukan Antonio Conte itu mengakhiri musim 2019-20 tanpa gelar satupun ditangan.
Di musim 2019-20 lalu, Liga Prancis menjadi milik tim raksasa kaya raya, Paris Saint-Germain. Di Liga NOS Portugal, FC Porto mengukuhkan diri sebagai yang terbaik, sedangkan Liga Belanda tidak memiliki juara musim lalu karena roda kompetisi dihentikan.