MotoGP 2020 memang menampilkan banyak kejutan dan ada banyak terjadi hal yang tidak terduga .
Salah satunya adalah kemenangan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder dalam perebutan gelar Rookie of the Year.
Brad Binder berhasil mengalahkan pembalap Repsol Honda Alex Marquez dan pembalap Red Bull KTM Tech 3 Iker Lecuona.
Iker Lecuona dapat dikatakan menjadi satu-satunya rookie yang tidak mampu mencuri perhatian.
Berikut rangkuman perjalanan tiga rookie MotoGP musim 2020.
Lecuona membalap perdana di kelas premier pada musim 2019, tepatnya pada laga pamungkas di Valencia.
Dia menggantikan Miguel Oliveira di KTM Tech 3 yang belum pulih dari cedera yang didapatkannya pada seri Australia.
Baca: Iker Lecuona
Lecuona saat itu menjadi salah satu pembalap MotoGP termuda dalam sejarah karena umurnya baru 19 tahun.
Namun, Lecuona gagal finis pada balapan pertamanya di kelas para raja.
Pembalap Spanyol itu kemudian membalap penuh pada musim 2020 di tim Red Bull KTM Tech3 dan menjadi rekan Miguel Oliveira.
Awal musim dilaluinya dengan tidak baik karena gagal finis pada tiga balapan pertama.
Dia baru berhasil mendapatkan poin pertamanya pada seri Austria dan finis di posisi kesembilan.
Pada seri Europa, dia terpaksa harus menjalani karantina karena anggota keluarganya ada yang positif terkena Covid-19.
Baca: Pembalap MotoGP Termuda, Iker Lecuona, Berpeluang Pecahkan Rekor Marc Marquez pada Musim 2020
Hasil tesnya negatif. Namun, dia dinyatakan positif Covid-19 sebelum MotoGP Valencia digelar dan terpaksa harus absen lagi.
Lecuona mendapat 27 poin dan berada pada urutan ke-20 di klasemen.
Alex Marquez naik ke kelas premier setelah menjuarai kelas menengah Moto2.
Dia langsung berada di tim Repsol Honda untuk menemani kakaknya, Marc Marquez.
Adik Marc Marquez itu menggantikan Jorge Lorenzo yang baru saja memutuskan pensiun.
Dengan pindahnya Alex Marquez ke Repsol Honda, maka tim pabrikan tersebut akan diisi duo Marquez yang sama-sama baru saja mengangkat gelar juara dunia.
Baca: Alex Marquez
Baca: Sang Adik Dibuang ke Tim Satelit, Duet Marc Marquez dan Alex Marquez Hanya Bertahan di MotoGP 2020
Dikutip dari Gridoto, Repsol Honda juga menjelaskan alasan mereka memilih sang juara Moto2 2019 tersebut untuk menggantikan Jorge Lorenzo.
Banyak yang mengira Marc Marquez mempromosikan Alex Marquez agar bisa bergabung di tim pabrikan Honda.
Namun, hal ini dibantah oleh manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig.
Menurutnya, Alex Marquez dipilih karena dirinya memang layak mendapatkan kesempatan ini, selain itu karena dirinya sudah menjuarai Moto2.
"Juara di Moto2, inilah yang menjadi titik pertimbangan kami untuk merekrutnya. Apalagi Alex juga masih muda dan bisa berpotensi untuk ke depannya," katanya.
Bahkan, jika Alex bukan saudara dari Marc, dia tetap akan dipilih saat dirinya dinilai layak bergabung di Repsol Honda.
"Marc tidak berkampanye untuk saudaranya agar mendapatkan kursi di tim, tetapi Marc juga bahagia saat tahu Alex bergabung dengan Repsol Honda," kata Puig.
Baca: Alex Marquez Ternyata bukan Pilihan Pertama Repsol Honda untuk Gantikan Jorge Lorenzo
Pada awal musim Alex dianggap belum bisa menunjukkan kepantasannya berada di tim utama Honda.
Namun, dia berhasil mendapat podium perdana pada seri Prancis dan diulanginya di Aragon.
Sayangnya, penampilannya mengalami pasang surut karena dia gagal finis pada dua balapan berikutnya.
Dia mendapat mengumpulkan 74 poin dan berada di peringkat ke-14.
Brad Binder pindah ke kelas MotoGP setelah mengakhiri musim di kelas Moto2 sebagai runner-up.
Dia menjadi rekan setim Pol Espargaro Red Bull KTM Factory Racing.
Meski dikalahkan Alex Marquez dalam perebutan gelar juara dunia Moto2, Binder berhasil mengalahkan Alex dalam perebutan gelar Rookie of the Year.
Baca: Brad Binder
Bahkan, Binder juga mendapat sekali kemenangan, yakni pada seri Ceko.
Hanya itu podium satu-satunya yang diraih Binder. Pada balapan terakhir di Portugal di gagal finis.
Meski demikian, dia berhasil mengungguli Alex karena meraih 87 poin dan berada di peringkat ke-11.
"Secara umum, musim rookie-ku sudah selesai dan kami berhasil meraih gelar Rookie of the Year yang merupakan target awal musim. Ini tidaklah mudah, tapi musim ini luar biasa. Banyak melewati masa-masa buruk dan juga hal bagus," ucap Brad Binder dilansir dari Kompas yang mengutip dari news24.com, Selasa (24/11/2020).
Baca: Valentino Rossi Puji Brad Binder yang Ukir Sejarah Podium Pertama di MotoGP Ceko
“Perasaan ini luar biasa. Aku pikir itu akan membuat diriku jadi rider yang lebih tangguh pada musim depan. Aku ingin mengucap terima kasih banyak kepada kalian semua di garasi dan seluruh tim,” ujar Binder.