Jawa Tengah Jadi Satu-satunya Provinsi di Pulau Jawa dengan Biaya Hidup Paling Rendah di Indonesia

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Jawa Tengah masuk daerah dengan biaya hidup termurah di Indonesia. FOTO: Warsem (45), salah satu warga Dusun Wanarta, Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, Banyumas, Jawa Tengah menjemur singkong sebagai bahan dasar tiwul dan oyek, Minggu (5/8/2018).(KOMPAS.com/Iqbal Fahmi)

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis daftar daerah dengan biaya hidup termahal dan termurah di Indonesia.

Perhitungan biaya hidup ini didasarkan atas formula pengeluaran tertinggi per kapita.

Data ini didasarkan pada Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2019.

Setiap daerah di Indonesia memiliki tingkat biaya hidup yang berbeda-beda.

Dilansir oleh Kompas.com, Biaya hidup di sebuah daerah memengaruhi kesejahteraan para penduduknya.

Sebabnya, tinggi rendahnya biaya hidup akan mempengaruhi kualitas pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, dan papan.

Baca: 3 Daerah dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia

Jika orang-orang yang memiliki penghasilan pas-pasan namun hidup di daerah dengan biaya hidup tinggi, maka pengeluaran akan terasa sangat mencekik. Begitu juga sebaliknya.

Berikut ini daftar 7 daerah dengan biaya hidup termurah di Indonesia dikutip dari laman resmi BPS, Selasa (15/12/2020).

1. Nusa Tenggara Timur (NTT)

Menurut catatan BPS, NTT adalah provinsi yang penduduknya memiliki pengeluaran per kapita per bulan paling rendah dibandingkan provinsi lain di seluruh Indonesia.

Biaya hidup per kapita per bulan penduduk yang tinggal di NTT yakni sebesar Rp 750.000.

Angka tersebut merupakan rata-rata biaya hidup gabungan penduduk desa dan wilayah perkotaan di NTT.

Untuk penduduk pedesaan, pengeluaran per kapita per bulan bahkan hanya Rp 625.000.

Sementara untuk penduduk perkotaan memiliki pengeluaran bulanan rata-rata sebesar Rp 1.153.788.

Baca: Hasil Riset, UMP Yogyakarta Terkecil, Biaya Hidup Masyarakat Paling Tinggi

2. Sulawesi Barat

Sulawesi Barat berada di posisi kedua yang pengeluaran per bulan penduduknya paling rendah di Indonesia.

Sulawesi Barat sendiri terbilang sebagai provinsi muda di Indonesia.

Penduduk di Sulawesi Barat rata-rata hanya mengeluarkan biaya hidup per bulan sebesar Rp 841.013.

Untuk biaya hidup di daerah pedesaan Sulbar menurut survei BPS yakni Rp 753.296 per bulan.

Sementara biaya hidup rata-rata penduduk di perkotaan Sulawesi Barat yakni Rp 1.124.391.

3. Lampung

Lampung adalah provinsi di Sumatera yang biaya hidupnya terbilang paling murah.

Hal ini wajar mengingat ketahanan pangan provinsi ini terbilang sangat baik yang didukung dengan konektivitas yang dekat dengan Jawa.

Setiap penduduk di Lampung rata-rata mengeluarkan biaya hidup bulanan sebesar Rp 929.024.

Untuk kawasan pedesaan, pengeluaran bulanannya yakni Rp 812.397.

Sementara biaya hidup di kawasan kota di Lampung yakni Rp 1.190.647.

Baca: Tak Ikuti Edaran Menaker, Ganjar Pranowo Pastikan UMP Jawa Tengah 2021 Tetap Naik

Baca: IGHMA DPD Jateng Gelar GMs Talk Business Outlook Jawa Tengah: Sebarkan Optimisme Pariwisata 2021

4. Jawa Tengah

Biaya hidup di Jawa Tengah adalah yang paling murah dibanding provinsi lain di Jawa.

Jawa Tengah menempati urutan keempat provinsi yang biaya hidup paling rendah di Indonesia.

Pengeluaran per kapita per bulan penduduk desa di Jawa Tengah hanya Rp 825.060, sementara di perkotaan yakni Rp 1.081.327.

Sementara untuk rata-rata pengeluaran penduduk perkotaan dan pedesaan di Jawa Tengah yakni sebesar Rp 956.403 per bulan.

5. Sumatera Selatan

Biaya hidup di Sumatera Selatan juga terbilang rendah di Indonesia.

Biaya hidup per bulan penduduk Sumatera Selatan yakni sebesar Rp 958.819.

Untuk hidup di pedesaan, rata-rata penduduk Sumsel menghabiskan uang sebesar Rp 847.805 per bulan.

Sementara di wilayah perkotaan seperti Palembang biaya hidup per bulan rata-rata sebesar Rp 1.145.074.

6. Sulawesi Tengah

Daerah dengan biaya hidup paling murah di Indonesia di urutan keenam ditempati oleh Provinsi Sulawesi Tengah.

Penduduk Sulteng rata-rata mengeluarkan biaya hidup per bulan sebesar Rp 983.641.

Rinciannya, untuk pengeluaran per kapita di pedesaan yakni Rp 841.092 per bulan dan di perkotaan Rp 1.318.382.

Baca: Mau Digaji Rp 60 Juta per Bulan? Inilah Kota dengan UMR Tertinggi di Dunia

7. Aceh

Aceh berada di urutan ketujuh provinsi dengan biaya hidup paling rendah.

Pengeluaran per kapita per bulan penduduk Aceh yakni Rp 993.433.

Untuk penduduk Aceh di pedesaan rata-rata mengeluarkan biaya hidup dalam sebulan sebesar Rp 855.675, sementara penduduk di perkotaan yakni Rp 1.279.821 per bulan.

(Tribunnewswiki.com, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Daerah dengan Biaya Hidup Paling Rendah di Indonesia"



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer