Pengadaan pra-registrasi ini bisa dilakukan di RS Bunda Grup yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari RSU Bunda Jakarta, RSU Bunda Margonda, RSU Bunda, dan BMC Padang.
Selain itu, ada pula RSIA Bunda Jakarta, RSIA Citra Ananda, BIC Vida Bekasi, serta BIC Pacific Place.
Baca: Dianggap Bencana Nasional, Epidemiolog: Kondisi Pandemi di Indonesia Sebaiknya Vaksin Digratiskan
Primaya Hospital melalui situs resminya juga menginformasikan pelaksanaan vaksinasi.
Pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di seluruh cabang rumah sakit, sedangkan untuk perusahaan, vaksinasi bisa dilakukan di lokasi yang ditentukan.
Head of Marketing and Corporate Communication Primaya Hospital Group Hanie Dewita menjelaskan pihaknya berupaya untuk memfasilitasi keinginan masyarakat atas kebutuhan vaksin Covid-19.
Menurut Hanie, tidak semua yang mendaftar pada layanan pre order tersebut dapat dilayani, lantaran bergantung syarat dan ketentuan pemerintah.
"Tidak menjamin semua yang mendaftar bisa mendapat vaksin. Kami RS Swasta menunggu izin pemerintah untuk memberikan pelayanan vaksin Covid dan mengikuti seluruh regulasi pemerintah," ujarnya sebagaimana diberitakan Tribunews.com, Sabtu (12/12/2020).
Baca: Ini Perbedaan Vaksin Covid-19 Subsidi dan Mandiri yang Akan Diberikan kepada Masyarakat
Meskipun begitu, pelaksanaan vaksin Covid-19 akan dilakukan setelah mendapat konfirmasi dari pemerintah, bahwa rumah sakit swasta diizinkan melakukan vaksinasi.
Sementara itu, spesifikasi produk dan harga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah.
Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) di Bantul, Yogyakarta, sudah membuka pelaksanaan vaksinasi.
Mereka memulai pembukaan pesanan vaksin Covid-19 berasal dari vaksin yang akan tiba pada Januari-Februari 2021.
Direktur RS UII Widodo Wirawan mengatakan ada 3 merek vaksin yang diberikan. Vaksin ini sama dengan vaksinasi pemerintah.
"Merek ada tiga seperti dari pemerintah. Kita menunggu (vaksin), tapi kami memang sudah diminta order (oleh pemerintah)," kata Direktur RS UII Widodo Wirawan.
Vaksin tersebut merupakan vaksin mandiri sebanyak 45 juta dosis vaksin dan akan tiba pada Januari-Februari tahun depan.
Harga vaksin, kata Widodo, berkisar antara Rp 450.000-500.000 per dosis suntikan.
Masyarakat dapat mendaftar melalui form WhatsApp sesuai yang dipasang di media sosial untuk registrasi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Bisa Dipesan? Ini Penjelasan Bio Farma", dan di Surya.co.id dengan judul "VAKSINASI COVID: Ini Daftar Rumah Sakit yang Telah Buka Pendaftaran Vaksinasi Covid-19"