Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 03, Imam Agus Maulana, mengatakan petugas sengaja memakai seragam sekolah agar masyarakat antusias dalam menyalurkan hak suaranya di TPS ini.
"Kami sengaja mengambil konsep kangen sekolah di TPS ini, karena saat ini di tengah pandemi hingga sekarang anak-anak khususnya belum bisa berangkat sekolah," kata Imam.
Bertema Tahanan KPK
Selain dua TPS yang dikonsep dengan tema Hello Kitty dan sekolah, TPS unik di Solo ini bertemakan 'Tolak Korupsi'.
TPS tersebut berada di RW 117, Kampung Bibis Kulon, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Terlihat beberapa atribut unik terpajang di setiap sisi TPS dan banyak tulisan jargon mengenai semangat pemberantasan korupsi.
Ketua RW 117, Agustinus Sigit Suseno, mengatakan tema anti korupsi diambil berawal dari sebuah rasa keprihatinan terhadap moral bangsa.
"Sebetulnya ini sudah rencana lama, tapi ternyata beberapa waktu lalu ada beberapa pejabat kita yang tertangkap karena kasus korupsi," kata Agustinus, dikutip dari TribunSolo.
Tidak hanya foto dan spanduk jargon, panitia dari KPPS juga menyiapkan seragam yang serupa dengan baju tahanan bertuliskan 'Bukan Tahanan KPK'.
"Ini sebetulnya bentuk sindiran kami, kepada siapa pun pemimpin yang terpilih agar jangan sampai terjebak di lubang yang sama," terangnya.
Dalam pelaksanaannya, Agustinus merangkul banyak pihak seperti Mayor Haristanto sang mantan Presiden Pasoepati untuk merencanakan TPS Anti Korupsi.
"Kami sejak lama sering berdiskusi dan ini adalah bentuk realisasinya," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Warga Satu Desa di Sultra Golput, Ini Kata KPU