Gelar tersebut dianugerahi pada BTS karena pencapaian yang mereka dapatkan di tahun ini dikatakan sangat memuaskan.
Melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube TIME pada Kamis (10/12/2020), BTS menceritakan perjalanan mereka di tahun ini.
Sejak September hingga Desember tiga lagu BTS berhasil duduk di nomor 1 Billboard Hot 100, tangga lagu terpopuler di AS.
Ketiga lagu tersebut adalah " Dynamite", "Savage Love" bersama Jason Derulo dan Jawsh 685, serta "Life Goes On" yang sebagian besar liriknya berbahasa Korea.
Semua itu terjadi dalam rentang waktu tiga bulan.
Baca: Kabar Gembira Bagi ARMY, Jin BTS Bisa Tunda Wamil hingga 2 Tahun Lagi Karena Harumkan Nama Korsel
Baca: Lirik Lagu Life Goes On - BTS, Berisi Pesan Menyentuh, Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia
Sebuah catatan yang dibuat hanya oleh grup-grup legendaris The Bee Gees dan The Beatles.
Selain itu, dua album yang dirilis BTS pada 2020, masing-masing Map of the Soul: 7 dan BE, berhasil menduduki puncak Billboard 200, peringkat album terpopuler atau terlaris di AS.
BTS juga mencetak sejarah dengan album BE, yakni menempatkan album dan lagunya, "Life Goes On" di puncak peringkat Billboard pada debutnya.
Hanya dua artis yang berhasil melakukannya sepanjang sejarah Billboard, yaitu Taylor Swift dan BTS.
"Yang memberi kami harapan dan kegembiraan tahun ini adalah penggemar kami dan anggota kami (BTS)," kta Jimin.
"Kehidupan kami sehari-hari seperti menciptakan musik, menari, dan berlatih bersama, merupakan sumber pengharapan dan kebahagiaan bagi kami," lanjut Jimin.
Member tertua BTS, Jin, menambahkan eksistensi mereka berkat dukungan penggemar.
"Kami eksis karena banyak orang mendengarkan musik kami," ujar Jin.
Bagi BTS, deretan prestasi yang mereka capai saat ini memerlukan perjuangan panjang.
"Kami melangkah maju pelan-pelan, sehingga rasanya kami tumbuh bersama. Kami saling mengenal dalam level yang lebih dalam," kata Jungkook.
Tak hanya pencapaian luar biasa, tahun ini juga membawa kabar buruk pada boyband yang beranggota tujuh orang itu.
Leader dekaligus juru bicara BTS, RM mengatakan hal buruk yang terjadi tahun ini adalah pandemi Covid-19 yang menyebabkan tur dunia mereka dibatalkan.
Dalam artikelnya tentang BTS, TIME menyebutkan tentang sumbangan boy group tersebut ke gerakan Black Lives Matter (BLM).
BTS mendonasikan 1 juta dollar AS untuk gerakan tersebut. ARMY, sebutan bagi penggemar BTS, kemudian menyamai jumlah donasi tersebut.
"Dalam dunia yang penuh penderitaan dan kesinisan, BTS setiap pada pesannya tentang kebaikan, keterhubungan, dan penerimaan diri. Itulah dasar hubungan mereka dengan penggemar," tulis TIME dalam artikel tentang BTS.
Baca: Boyband Korea Selatan BTS Pecahkan Tiga Rekor Baru Guiness World Record Lewat Lagu Dynamite
Baca: Lirik Lagu Dynamite - BTS, Lengkap Terjemahan Indonesia dan Video Klip yang Trending 1 di Youtube
BTS membantah donasi tersebut karena alasan politik.
"Itu bukan soal politik. Ini masalah rasialisme. Kami meyakini setiap orang berhak dihormati. Karenanya kami memutuskan hal itu (donasi untuk BLM)," kata Jin.
Sementara itu cendekiawan dan penulis Korea Selatan Dr Jiyoung Lee menyebut semangat ARMY sebagai "horizontality".
"Sebuah hubungan timbal balik antara artis dan penggemarnya," kata Lee.
Menurut Lee, hubungan tersebut berbeda dibandingkan dengan artis dengan fans pada umumnya.
Lee mengatakan BTS telah membangun komunitas yang sebenarnya.
"Kami dan penggemar kami saling memberi pengaruh yang baik. Kami belajar dari proses menciptakan musik dan menerima masukan," kata J-Hope.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BTS Dinobatkan Jadi 2020 Entertainer of the Year oleh TIME"