Pria tersebut dikenali identitasnya bernama Heka.
Sekitar pukul 03.00 WIB, seorang pria ditemukan meninggal dunia di Perumahan Griya Nusa III Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan.
Korban dibawa dengan perahu karet dari dalam perumahan yang airnya sudah mulai surut.
Korban diperkirakan berumur 50 tahun dengan bertubuh gempal. Terlihat wanita berdaster kuning yang ada di samping korban histeris dan meraung-raung memeluk korban.
"Pak kenapa kau tinggalkan aku pak," teriaknya.
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi juga terlihat ikut mengevakuasi jenazah menuju ambulans.
Informasi dari salah satu petugas Basarnas bahwa mayat ditemukan di Komplek D5.
Hingga saat ini tim Basarnas Medan masih melakukan pencarian terhadap korban jiwa.
Ratusan rumah terendam banjir di Komplek Perumahan De Flamboyan, Kecamatan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Jumat (4/12/2020).
Amatan tribunmedan.id, sekitar pukul 17.30 WIB, ratusan rumah tersebut tampak dipenuhi lumpur setinggi betis orang dewasa.
Selain itu, tak sedikit kendaraan bermotor milik warga terendam banjir dan terseret arus.
Bahkan ada mobil yang tersereta arus banjir dan tersangkut di pagar rumah.
Sejumlah warga meminta bantuan personel TNI untuk mengevakuasi mobil mereka.
Sementara puluhan warga tampak mendorong sepeda motor mereka yang mogok ke luar dari rumah.
Seorang saksi mata ditemui di lokasi, Nora Sagala (20) mengatakan dirinya terjebak banjir saat bertamu ke rumah kerabatnya.
Ia mengatakan, semula hujan yang turun masih gerimis, namun menjelang malam saat dia hendak beranjak, air mulai naik hingga menggenangi lantai satu rumah kerabatnya.
"Awalnya masih gerimis, pas saya mau berangkat sama yang punya rumah, sudah gak berani karena banjir sudah naik," kata Nora, Jumat (4/12/2020).
Dijelaskan Nora, saat itu tiba-tiba air naik dan masuk ke rumah. Dia bersama pemilik rumah langsung menuju ke lantai dua.
Sementara mobil warna kuning milik Nora dan mobil milik kerabatnya tenggelam dan tidak dapat diselamatkan.