Permain Keturunan Belanda, Marc Klok Resmi Jadi WNI: Cinta Indonesia dan Tak Sabar Main di Timnas

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Marc Klok telah mengucap sumpah atau janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Kamis (12/11/2020).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Timnas Indonesia hingga kini tak asing lagi untuk memasukkan nama-nama pemain keturunan dalam skuad Garuda

Keberadaan para pemain keturunan orang Indonesia yang berlaga atau berasal di luar negeri bisa menjadi tambahan amunisi yang baik untuk Timnas Indonesia, baik di masa sekarang ataupun mendatang.

Contohnya saat ini tentu nama-nama di Timnas Indonesia seperti Stefano Lilipaly hingga Irfan Bachdim.

Dengan keberadaan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia ternyata tak berhenti untuk mencari pemain keturunan Indonesia yang melanglang buana di luar negeri

Di Timnas Indonesia U-19, sudah ada nama Jack Brown hingga Elkan Baggot yang beberapa kali main untuk skuad Garuda.

Terbaru, Timnas Indonesia akhirnya bisa menambah pasukan dari pemain keturunan.

Seperti Bachdim atau Lilipaly, lagi-lagi Timnas Indonesia mendapat tambahan tenaga dari pemain yang pernah bermain di Belanda.

Pesepak bola kelahiran Amsterdam, Belanda pada 20 April 1993, Marc Klok akhirnya resmi menerima status sebagia Warga Negara Indonesia (WNI).

Marck Klok menjadi salah satu pemain asing yang akhirnya memilih pindah kewarganegaraan dan resmi menjadi penduduk Indonesia.

Pemain yang kini bermain Persija Jakarta ini memang sudah mengurus kepindahan kewarganegaraannya beberapa waktu lalu.

Baca: Pulih Cedera dan Disebut Akan ke FC Utrecht, Bagus Kahfi Tak Ikut TC Timnas Indonesia U-19, Mengapa?

Setelah sederetan proses dan usaha, ia akhirnya resmi menyandang status WNI pada Kamis (12/11/2020).

Berhasil menjadi WNI sesuai keinginannya, Marc Klok tentu mengaku senang.

Marc Klok. (Instagram @marcklok)

"Sangat senang, terima kasih semua, PSSI, Persija, PSM Makassar, DPR, dan semua."

"Hari ini 12 November saya resmi WNI," kata Marc Klok dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolaspot.com berjudul Resmi Jadi WNI, Marck Klok Ungkap Kisahnya dan Indonesia Bak Cinta Pada Pandangan pertama

Pemain yang sudah jatuh cinta dengan Indonesia sejak membela PSM Makassar ini lantas mengunggah sebuah video tentang bagaimana kisahnya dengan Indonesia.

Dalam video tersebut, Marck Klok menutuurkan jika Indonesia baginya adalah seperti jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Bagi saya, Indonesia adalah jatuh cinta pada pandangan pertama, itu sudah mimpiku untuk menjadi warga Indonesia sejak saya tiba di sini," tutur Marc Klok dalam narasi video tersebut.

Dalam video itu, Marc Klok juga menuturkan jika Indonesia adalah salah satu tempat yang tak mudah di temukan di dunia.

Baca: Marc Klok

Bukan sekadar tempat biasa, Indonesia adalah tentang budaya, orang-orang dan juga sepak bolanya.

Di akhir video, Marc Klok dengan bangga mengaku jika dia adalah orang Indoensia.

"Aku Marck Klok, Aku Indonesia," pungkas Marc Klok dalam video tersebut.

Dengan resmi menyandang stastu WNI, Marc Klok bisa memiliki kesempatan membela Timnas Indonesia layaknya pemain Indonesia lainnya.

Dirinya pun memang ingin menjadi WNI dan bermain untuk Timnas Indonesia.

Selain bisa bermain sebagai gelandang bertahan, Marc Klok juga bisa dipasang sebagai bek.

Sebelum berkarier di Indonesia, Marc Klok pernah bermain di Belanda, Skotlandia, Bulgaria dan Inggris.

Kevin Diks yang ingin buka kesempata bela Indonesia

Salah satu nama yang pantas dicoba oleh Shin Tae-yong adalah bek Belanda keturunan Indonesia, Kevin Diks.

Sosok Kevin Diks bisa saja menambah daftar panjang pemain keturunan yang ingin membela timnas Indonesia.

Terkait dengan Kevin Diks, hal itu disampaikan secara langsung oleh pemain berposisi bek kanan itu dalam bincang-bincang di kanal Youtube Yussa Nugraha.

Baca: Fans Lechia Gdansk Minta Klubnya Buang Egy Maulana Vikri, Disebut Tak Mampu Berkembang

Kevin Diks sendiri merupakan pemain 23 tahun yang musim lalu bermain di klub Denmark, Aarhus  AGF dengan status pinjaman dari klub teras Italia, Fiorentina.

Saat ini, nasibnya sedang menunggu apakah tetap berada di Liga Italia bersama Fiorentina atau dilepas ke klub lain.

Kevin Diks, pemain keturunan Belanda-Indonesia yang dimiliki klub Italia, Fiorentina. (Suryamalang.co.id)

Persaingan di Fiorentina sangat ketat.

Di posisi bek kanan, Kevin Diks yang merupakan jebolan klub Eredivisie Belanda, Vitesse ini harus bersaing dengan wonderkid asal Serbia, Nikola Milenkovic, bek kanan asal Spanyol, Pol Lirola serta bek didikan akademi klub, Lorenzo Venuti.

Peluangnya bertahan di Fiorentina sangat tipis.

Untuk skala timnas, pemain bernama lengkap Kevin Diks Bakarbessy baru membela Belanda di level U-21 dan terakhir berlaga pada 2016 lalu.

Peluang Kevin Diks bermain untuk Timnas Indonesia masih terbuka, karena belum secara resmi berlaga untuk Timnas Belanda senior.

Darah Indonesia yang mengalir dalam tubuhnya berasal dari kakek dan neneknya yang merupakan orang asli Indonesia.

Baca: 2 Tahun di Lechia Gdansk dan Masih Berjuang Raih Status Tim Inti, Egy Maulana Vikri: Saya Bahagia

"Mamaku berasal dari Indonesia, nama belakangnya Bakarbessy."

"Opa dan omaku berdua dari Indonesia, mereka pergi ke Belanda waktu umur lima atau enam tahun," ucap Diks dilansir dari Youtube Yussa Nugraha.

"Opa dan omaku terutama opaku setiap tahun ke Indonesia, ke Ambon."

"Opaku dari Ambon, omaku kayaknya dari Nusa Laut, Maluku," tambah pemain kelahiran Apeldoorn tersebut.

Meski sepanjang hidupnya selalu tinggal di Eropa, Kevin Diks tidak pernah lupa tentang asal-usulnya.

Dia selalu sadar bahwa dalam dirinya mengalir darah Indonesia.

Tak cuma sadar, Kevin Diks juga mengaku cinta pada Tanah Air.

Kecintaannya itu terwujud pada keinginannya untuk membela timnas Indonesia.

Diks bahkan sudah pernah berkata pada agennya tentang keinginan untuk menjadi bagian dari tim Garuda.

Hanya saja, Kevin Diks tidak terlalu ingin memikirkan hal tersebut karena hingga saat ini PSSI belum pernah menghubunginya sama sekali.

"Aku selalu mengatakan bahwa aku selalu terbuka untuk itu tapi selama federasi tidak mengontakku aku nggak usah berpikir tentang itu."

"Aku juga sudah bicara dengan agenku, aku jujur bilang Indonesia adalah asal usulku jadi aku tidak akan mengatakan tidak untuk itu," sambungnya.

Kevin menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan jawaban apapun selama PSSI tidak menyatakan keinginan mereka terhadap dirinya.

Menurutnya, PSSI lah pihak yang harus bergerak terlebih dahulu jika memang benar-benar membutuhkan tenaganya di tim Merah Putih.

"Aku akan pikirkan serius tentang itu dan kemungkinan besar akan bilang ya," tutur Kevin Diks.

"Tapi selama mereka nggak tanya aku nggak perlu jawab," katanya menandaskan

(Tribunnewswiki.com/Ris)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer