Ketegangan dengan China Memanas, Australia Merapat ke Jepang

Pertemuan ini dilatarbelakangi meningkatnya ketegangan dengan China., FOTO: Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri Australia Scott Morrison dijadwalkan akan mengunjungi Jepang pada pekan depan bertemu dengna PM Jepang Yoshihide Suga.

Pertemuan ini dilatarbelakangi meningkatnya ketegangan dengan China.

Morrison mengatakan bahwa ia 'merasa terhormat' menjadi pemimpin luar negeri pertama yang melakukan kunjungan resmi ke Jepang, sejak Suga menjabat pada September 2020.

"Hubungan kami dengan Jepang selama beberapa tahun terakhir benar-benar semakin kuat," katanya kepada wartawan di Canberra.

"Jepang adalah mitra penting dalam banyak masalah di kawasan kami," ujar Morrison, dilansir AFP, Minggu (12/11).

Baca: Cegah Penyakit Mengerikan, Ini 5 Manfaat Kesehatan Kunyah Kencur Mentah Tiap Hari

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison. Scott Morrison menyatakan (AFP/Tribun Batam)


Baca: Rombongan Kendaraan RI 10 Lawan Arus dan Tak Mau Mengalah, Warga yang Protes Dimarahi 

Morrison menyebut perdagangan, keamanan dan pertahanan sebagai kunci hubungan tersebut.

Seperti diketahui, kedua negara berencana akan menandatangani pakta pertahanan yang menjadi tonggak penting melawan kekuatan militer China.

Pertemuan ini juga diadakan di tengah memburuknya hubungan Australia dan China.

Adapun China memberlakukan larangan impor berbagai barang Australia dalam beberapa bulan terakhir.

Australia tampaknya berusaha untuk meningkatkan intensitas perdagangan dengan negara lain setelah membuat marah China dengan menyerukan penyelidikan independen tentang asal-usul Covid-19, yang muncul di China tengah akhir tahun lalu.

Baca: YouTube Mulai Pulih setelah Tumbang Lebih dari 1 Jam, Tagar #YouTubeDown Jadi Trending Topic

Baca: Indonesia Pinjam Dana Rp 14,1 Triliun ke Australia Guna Atasi Pandemi Covid-19

Morrison juga menyatakan akan mengadakan perjalanan ke Port Moresby, ibu kota Papua Nugini membicarakan ihwal dukungan Australia untuk negara Pasifik selama Covid-19.

"Secara khusus (kami mencoba) bagaimana agar dapat membantu mereka selama diberlakukannya program vaksin, serta banyak kerjasama lain yang kami lakukan dengan mereka dalam menangani tidak hanya pandemi Covid-19, tetapi tentu saja resesi ekonomi, " ujar Morrison.

Perjalanan tersebut adalah tur luar negeri pertama Morrison sejak dimulainya pandemi.

Dia mengatakan akan menjalani karantina selama 14 hari sekembalinya ke Australia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer