Anies Baswedan Temui Rizieq Shihab, Bahas Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212?

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan sudah bertemu dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab hingga diajak minum teh di kediamannya kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa (10/11/2020) malam.

TRIBUNNEWSWIKI.COM  - Gubernur Jakarta Anies Baswedan dikabarkan telah menemui pemimpin ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pada Selasa (10/11/2020) malam.

Anies mengunjungi rumah Rizieq di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat dengan agenda silaturahmi.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/11/2020) dini hari, membenarkan pertemuan Anies dengan Rizieq selepas shalat Isya.

Pertemuan Gubernur DKI Jakarta dengan Pemimpin FPI itu diketahui juga melalui unggahan foto pada akun media sosial Instagram.

Dalam unggahan foto yang diberi judul "Pertemuan Empat Shahabat" tersebut, terlihat Anies Baswedan duduk paling kiri, di sebelah kanannya Rizieq Shihab, disusul Tengku dan Hanif Al-Athos (menantu Rizieq) yang duduk paling kanan.

Tengku mengaku Anies dan Rizieq saling melepas rindu sambil minum teh dan tidak ada pembicaraan yang mengarah ke unsur politik.

Baca: Habib Rizieq Pulang ke Indonesia, Simpatisan FPI Penuhi Akses Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta

"Gak ada, minum teh bareng aja melepas rindu aja namanya kawan sahabat, sehat-sehat senang gitu lah," ujar Tengku seperti dikutip Antara.

Pasalnya, kata dia, Anies tidak mau mengganggu Rizieq yang mungkin masih lelah usai pulang menjalani perjalanan jauh selama delapan jam dari Arab Saudi-Jakarta ditambah dari bandara ke kediamannya kurang lebih enam jam.

Sehingga, lanjut dia, pertemuan tersebut relatif singkat hanya sekitar satu jam.

"Tadi sebentar aja minum teh, habis minum teh, ngobrol sebentar lalu udah pulang. Kami kan kasian beliau sudah mau istirahat, kasihan lah. Cepet tadi jam 20.30 WIB sudah bubar," tuturnya.

Tengku juga menyebutkan pertemuan kedua tokoh itu tidak membahas Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang rencananya akan dihelat di Monas, Jakarta Pusat pada 2 Desember 2020

"Enggak juga diobrolin itu, masa.. orang capek kok. Kita cuma minum teh. Senang ketemu, kalau saya kan sudah lama Nggak ketemu ya, bulan Maret kemarin terakhir, lalu COVID-19 kan, saya rombongan terakhir yang masuk Mekkah," ucap Tengku menambahkan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan sudah bertemu dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab hingga diajak minum teh di kediamannya kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa (10/11/2020) malam.

Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin sebelumnya menyatakan Gubernur Anies Baswedan ingin menemui Rizieq Shihab pada Rabu (11/11) selesai salat Shubuh.

Menurut Novel, pertemuan tersebut merupakan keinginan dari Anies yang akan dilaksanakan di kediaman Rizieq kawasan Petamburan.

"Iya benar, Anies yang mau bertemu dengan HRS (Rizieq Shihab) di kediamannnya. Rencananya besok subuh sesuai protokol kesehatan," ujar Novel.

Rizieq kembali ke Indonesia setelah tinggal di Arab Saudi sejak 2017. Saat itu, ia menetap di Arab Saudi ketika terseret kasus dugaan pornografi dan penghinaan Pancasila pada awal 2017.

Belakangan, Kepolisian menghentikan penyidikan kedua kasus tersebut. Ia pun kembali ke Indonesia pada Selasa kemarin.

Rencananya, Rizieq akan menikahkan putrinya pada hari Minggu.

Disambut Mahfud MD

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamaan (Menkopolhukam) Prof Mahmud MD sebut kepulangan Habib Rizieq Shihab tak memiliki masalah.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) tersebut mendapat restu dari pemerintah untuk pulang ke Tanah Air.

Mahfud MD pun mengatakan, kepulangan HRS bukan masalah yang harus ditentang.

Pasalnya Mahfud MD mengatakan, HRS memiliki hak yang sama seperti warga negara lainnya untuk pulang ke Indonesia.

Pernyataan tersebut terekam dan diunggah uleng oleh akun resmi Front Pembela Islam (FPI) @DPPFPI_ID; pada Senin (9/11/2020).

"Terkait kepulangan Habib Rizieq besok, hari Selasa tanggal 10 (November 2020) akan tiba pagi, maka pemerintah menganggap kepulangan Habib Rizieq itu adalah hak yang harus dilindungi," ungkap Mahfud MD.

Ia juga mengatakan, kepergian HRS dulunya juga bukan karena diusir oleh negara.

"Karena dulu juga pergi, kita (pemerintah) berikan haknya untuk pergi, bukan karena kita minta pergi, sekarang mau pulang kita berikan haknya juga untuk pulang. Karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi," tambahnya.

Baca: Habib Rizieq Pulang ke Tanah Air, Fahri Hamzah Ingatkan Pemerintah: Pemimpin Negara Harus Dewasa

Baca: Habib Rizieq Pulang ke Indonesia, Simpatisan FPI Penuhi Akses Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta

Mahfud MD menegaskan alasannya lantaran Habib Rizieq Shihab memiliki hak dan kewajiban yang sama di hadapan hukum dan negara.

"Dia mempunyai hak hukum dan juga punya kewajiban hukum seperti kita semua warga negara yang lainnya. Jadi sama kedudukannya di depan hukum dan pemerintah," tegas Mahfud MD.

"Dan pemerintah masih mencatat bahwa Habib Rizieq ini pulang ke Indonesia untuk melakukan revolusi akhlak. Revolusi akhlak itu akan menimbulkan kebaikan," tegasnya.

Terkait dengan visi dan misi kepulangan Habib Rizieq Shihab itu Mahfud MD mengingatkan kepada seluruh pihak yang menjemput hendaknya tetap menjaga keamanan.

Sebab, pihak yang justru memperkeruh suasana, ditegaskannya akan dianggap aparat sebagai pihak di luar barisan FPI.

"Oleh sebab itu semuanya harus tertib, silahkan menjemput tapi tertib, rukun dan damai, seprti yang selama ini dianjurkan oleh Habib Rizieq. Oleh sebab itu kalau mereka yang membuat ribut-membuat rusuh, kita anggap bukan pengikutnya Habib Rizieq," jelas Mahfud MD.

"Kalau pengikutnya Habib Rizieq pasti yang baik-baik, pasti revolusi akhlak," tambahnya.

Bersamaan dengan hal tersebut, Mahfud MD pun menegaskan kepada aparat penegak hukum agar tidak berlebihan.

Sebab, menurutnya, fenomena kepulangan Habib Rizieq Shihab merupakan hal yang umum terjadi.

Baca: Habib Rizieq Pulang ke Indonesia, Simpatisan FPI Penuhi Akses Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta

Baca: Habib Rizieq Bakal Pimpin Revolusi Indonesia, Istana: Kalau Melanggar Aturan, Ditindak Secara Hukum

"Dan juga saya berharap, aparat nggak usah terlalu berlebih-lebihan, ini masalah yang biasa saja, kita anggap hal yang reguler, hanya saja terjadi peningkatan eskalasi orang yang menjemput, penjagaannya supaya ditingkatkan," papar Mahfud MD.

"Tetapi tidak usah berlebihan, tidak boleh ada tindakan-tindakan yang sifatnya represif, semuanya harus dikawal dengan baik sampai Habib Rizieq tiba di kediamannya dengan baik dan selamat juga," jelasnya di akhir tayangan.

Pernyataan mahfud MD tersebut disambut baik oleh anggota FPI.

Mereka menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan yang baik dari Mahfud MD yang mewakili pemerintah.

"Terimakasih Pak @mohmahfudmd, Secara resmi; PEMERINTAH MEMPERSILAHKAN BAGI SIAPAPUN YANG INGIN MENJEMPUT IMAM BESAR HABIB RIZIEQ KE BANDARA," tulis admin @DPPFPI_ID pada Senin (9/11/2020).

"Jadi, jika ada Umat yg akan menjemput HRS lalu di STOP (Dilarang), tunjukkan Video ini," tambahnya diakhiri tagar #WelcomeBackIBHRS.

(TribunnewsWiki.com/Niken/Restu, Kompas.com/ Wartakotalive.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selasa Malam, Anies Temui Rizieq Shihab di Petamburan" dan di Wartakotalive dengan judul Wakili Pemerintahan Jokowi Sambut Kepulangan Habib Rizieq, Mahfud MD : Aparat Tidak Boleh Berlebihan



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer