Anak babi berusia 6 bulan yang dirawatnya kini terbiasa hidup bersama sapi-sapi ternaknya.
Babi tersebut pun memakan rumput, menyusu, dan bermain dengan induk sapi.
Samadi mulanya khawatir saat ada dua babi masuk ke pekarangannya.
Pasalnya ia khawatir babi tersebut akan memakan tanamannya.
Lelaki paruh baya itu pun menembak mati kedua anak babi tersebut.
Namun anehnya, salah satu babi yang ditembaknya tetap hidup dan sehat.
Samadi pun pernah menembak babi itu hingga tiga kali namun tetap tak berhasil.
Karena merasa kasian, lelaki itu memutuskan untuk memeliharanya.
Baca: Sapi Viral Hobi Rebahan di Kasur Suka Bertingkah Lucu, Pemilik Ungkap Ingin Buatkan Kanal YouTube
Baca: Pedro Lukito, Sapi Viral Suka Rebahan di Kasur, Punya Hobi Temani Sang Pemilik Memasak
"Awalnya anak babi itu ada dua. Saya tembak satu, mati. Yang hidup sekarang sudah ditembak tiga kali, enggak mati-mati," kata Samadi melalui sambungan telepon, Senin (9/11/2020).
Anak babi yang masih hidup mesti telah ditembak oleh Samadi, kini telah berusia 6 bulan.
Maka, muncul rasa belas kasihan terhadap babi itu.
Dia pun memperbolehkan induk sapinya merawat anak babi.
Sapinya terlihat senang dengan keberadaan anak babi di sisinya.
Mereka senantiasa bermain.
Induk sapi pun tidak segan menyusui anak angkat jenis lain itu.
"Kalau tidur, anak babinya berada di bawah sapi. Sapi itu mau menyusui. Padahal, ada enam sapi saya. Tapi, anak babi itu maunya ikut induk sapi," kata Samadi menjelaskan.
Menurut dia, perjumpaan kedua hewan beda jenis ini berawal dari induk sapi yang tampak murung karena kehilangan anaknya.
Pada peristiwa yang sama, induk babi mati ditembak tetangga Samadi di pinggir kebun miliknya.
Sementara anaknya masih hidup meski ditembak beberapa kali.
Maka, ketika induk sapi dan anak babi itu bertemu, keduanya pun saling menyayangi.
Baca: Viral Video Seekor Sapi Rebahan di Kasur, Ini Penjelasan Pemiliknya
Baca: Ingat Babi Hutan Jinak yang Viral di Sumsel? Kini Sudah Dilepaskan ke Hutan
Induk sapi yang sempat tidak mau makan kini menjadi rajin makan dan bergerak.
Hubungan antara induk sapi dan anak babi itu sudah sangat erat.
Terbukti, saat ada anjing yang memusuhi anak babi, induk sapi langsung marah dan mengejar anjing.
"Kalau ada anjing yang mengganggu anak babi itu, induk sapi marah. Dia bela. Anjing itu habis dikejar-kejar," kata Samadi lagi.
Dengan adanya hubungan erat hewan berbeda jenis dalam kandangnya, maka muncul rasa iba.
Samadi lalu memperlakukan sama terhadap keduanya.
Setiap pagi, induk sapi dan anak babi dikeluarkan dan diberi makan.
Ketika sore kembali dimasukkan ke kandang.
Ajaib memang, anak babi itu sekarang sudah mengikuti induknya. Dia memakan rumput juga.
"Anak babi itu benar-benar makan rumput. Saya heran juga, kok bisa ikut kebiasaan sapi," kata Samadi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Anak Babi Tetap Hidup meski Ditembak 3 Kali, Kini Bahagia Dirawat Sapi"