Pulih Cedera dan Disebut Akan ke FC Utrecht, Bagus Kahfi Tak Ikut TC Timnas Indonesia U-19, Mengapa?

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bagus Kahfi.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar paling anyar dari bursa transfer pemain Indonesia ke klub luar negeri adalah Bagus Kahfi yang disebut akan bergabung dengan klub Belanda, FC Utrecht.

Pemain milik Barito Putera tersebut dikabarkan akan bergabung dengan tim muda FC Utrecht.

Kabar ini pun menjadi pemberitaan cukup masih di Indonesia dan Belanda, khususnya fans Utrecht.

Pemain dengan rambut kribo itu dikabarkan selangkah lagi gabung FC Utrecht.

Jika bergabung ke FC Utrecht, Bagus Kahfi akan mengikuti langkah Egy Maulana Vikri yang sedang di Lechia Gdansk (Polandia) dan Witan Sulaiman di FK Radnik Surdulica (Serbia) dengan berkarier di benua biru.

Selain mereka berdua, sebenarnya ada beberapa pemain Indonesia lain yang berada di Eropa seperti Khaiurul Zakiri di Gymnasia Cueta, Spanyol.

Meski telah dikabarkan dekat dengan hijrah ke Belanda, nama Bagus Kahfi tak ada dalam daftar latihan Timnas Indonesia U-19 terkini.

Bagus Kahfi tak dipanggil oleh Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan (TC) virtual Timnas Indonesia U-19 pada 5-15 November 2020.

Bagus Kahfi menjadi salah satu pemain yang tidak dipanggil Shin Tae-yong untuk melakoni TC virtual Timnas Indonesia U-19.

Padahal animo publik pecinta sepak bola Indonesia sangat tinggi untuk melihat penyerang berambut kribo ini masuk ke skuat Shin Tae-yong.

Baca: Isu Bagus Kahfi Reda, Kini Barito Putera Kesal Dua Pemain Mudanya Diincar Klub Luar Negeri, Mengapa?

Apalagi Bagus telah sembuh dari cedera dan sedang menjalani pemulihan di FC Utrecht.

Sebelumnya, heboh kabar yang menyatakan Bagus Kahfi bergabung dengan klub asal Liga Belanda itu.

Namun kemudian Bagus mengklarifikasi kalau dia hanya datang ke FC Utrecht untuk menjalani pemulihan pasca-cedera.

Bagus Kahfi di Barito Putera. (Instagram @baguskahfiii)

"Di Utrecht itu saya hanya melakukan pemulihan cedera saja, bukan untuk main di sini," kata Bagus Kahfi, dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com berjudul Karena ke FC Utrecht, Bagus Kahfi Tak Dipanggil Shin Tae-yong untuk Ikut TC Virtual Timnas U-19 Indonesia.

"Padahal sudah saya jelaskan, tapi semakin banyak yang salah mengartikan," ucapnya.

Pemain asal Magelang itu pun menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan rehabilitasi tidak lebih, apalagi bergabung dengan Utrecht.

"Sekali lagi saya tegaskan kalau saya di sini hanya untuk rehabilitasi saja di Utrecht tidak ada hal lain," ujar Bagus.

Sementara itu, asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto menjelaskan alasan tak dipanggilnya Bagus Kahfi dalam TC virtual kali ini.

Bukan karena cedera, namun lebih dikarenakan penyesuaian waktu yang harus dilakukan Bagus untuk mengikuti TC virtual selama di Belanda dengan Indonesia.

Baca: Bagus Kahfi

Baca: Bagas Kaffa

"Bagus Kahfi belum dapat gabung TC virtual Timnas Indonesia U-19 karena ada perbedaan waktu saja," kata Nova Arianto.

Walau tak mengikuti TC virtual, namun Bagus masih selalu dipantau oleh tim kepelatihan Timnas Indonesia U-19.

"Iya, pasti dia (Bagus Kahfi) tetap dalam pantauan kami (tim pelatih Timnas Indonesia U-19," ujar Nova Arianto.

Bagus Kahfi memang sempat menderita cedera ankle saat memperkuat Garuda Select menghadapi Reading U-18, 2 Maret 2020.

Bagus Kahfi, dirumorkan akan bergabung dengan klub di Belanda. (Instagram @baguskahfiii)

Dalam laga tersebut Bagus mampu menyumbangkan dua gol saat Garuda Select imbang 2-2 dengan Reading U-18.

Meskipun mampu mencetak gol, sayangnya pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut harus mengalami cedera.

Cedera itu membuat Bagus Kahfi harus absen cukup lama sejak Maret 2020 dan baru sembuh pada 16 Oktober 2020.

Kabar kesembuhan Bagus pun menjadi sorotan publik yang sudah menantinya agar dapat segera membela Timnas Indonesia U-19.

Dalam masa pemulihan di FC Utrecht, Bagus Kahfi diketahui telah bergabung dengan beberapa pemain kelompok usia U-18 dan sudah mulai berlatih.

Barito Putera kebakaran jenggot pasca rumor Bagus Kahfi

Tren pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri kini tak lagi dengan program-program genjotan PSSI seperti Primavera Baretti atau SAD Uruguay,

Peran agensi sepak bola yang semakin mengakar di era olahraga modern masa kini iktu berdampak pada transfer pemain Indonesia ke luar negeri.

Salah duanya terjadi pada Egy Maulana Vikri yang sedang di Lechia Gdansk (Polandia) dan Witan Sulaiman di FK Radnik Surdulica (Serbia).

Baik Egy dan Witan sama-sama bisa berkarier di luar negeri karena ada campur tangan koneksi dengan agensi pemain sepak bola.

Selain mereka berdua, sebenarnya ada beberapa pemain Indonesia lain yang berada di Eropa seperti Khaiurul Zakiri di Gymnasia Cueta, Spanyol.

Kini, kabar paling anyar adalah Bagus Kahfi yang disebut akan bergabung dengan klub Belanda, FC Utrecht.

Barito Putera sebagai klub pemilik Bagus Kahfi berkali-kali mengklarifikasi kabar pemainnya itu gabung ke Liga Eredivisie Belanda.

Pasca-kabar FC Utrecht sedang mengincar Bagus Kahfi, kini terdapat dua pemain muda Barito Putera lainnya yang juga dilirik klub luar negeri.

Baca: Jika Sudah Resmi, Bagus Kahfi Teruskan Jejak Pemain Indonesia di FC Utrecht, Ini Daftar Pendahulunya

Dua sosok tersebut yakni Alex Kamuru (U-16) dan David Maulana (U-19).

Ketertarikan klub-klub asing terhadap dua talenta Indonesoa ini pun sesuai dengan pernyataan manajer Barito Putera, Mundari Karya.

"Saya sempat marah tuh, dua pemain kita juga diincar (klub luar negeri)," kata Mundari pada Rabu (4/11/2020) lalu.

"Kita akan konsen untuk membina pemain-pemain muda termasuk juga David dan Alex ini yang bakal menjadi pilar kita di musim yang akan datang," imbuhnya.

Dalam wawancara terpisah, Mundari juga menyayangkan bila David Maulana harus dilirik oleh klub lain di luar negeri.

David Maulana (Instagram @maulanadavid342)

"Dan dari kami ada perasaan seperti itu, jangan-jangan David juga dilirik ini. Karena kan itu pasangannya, David sama Bagus terlihat sekali kalau main," kata Mundari Karya.

"Bahaya juga buat kami Barito Putera kalau harus kembali kehilangan pemain kami karena kami juga memiliki target di Liga 1 dan itu sudah kami rencanakan dengan fokus di pemain muda," ucapnya.

Mundari juga mengatakan ia telah menghubungi orang tua David agar sang pemain bertahan di Barito Putera.

"Kalau David Maulana janganlah sampai dilirik (klub lain)."

"Bahkan saya juga baru berkomunikasi dengan orang tuannya."

"Karena ada keinginan dari owner pak Hasnur untuk mengundang orang tua Beliau untuk ke Jakarta," tutur Mundari.

"Tetapi karena ada kesibukannya belum bisa dan belum ada kesempatan dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Selain kapten timnas U-19 Indonesia, satu pemain muda lain yang juga diminati oleh klub luar negeri adalah Alex Kamuru.

Baca: Bukan Sebatas Rumor, Kini Kepindahan Bagus Kahfi ke FC Utrech Justru Sah Dikonfirmasi Barito Putera

Baca: Selesai Digodok Dua Bulan di Kroasia, Kini 33 Pemain Timnas Indonesia U-19 Jalani TC Virtual

Striker asal Papua itu menjadi bagian skuat Timnas Indonesia U-16 asuhan Bima Sakti saat berujicoba dua kali melawan Uni Emirat Arab, beberapa waktu lalu.

Bahkan Alex dua kali dipercaya menjadi starter melawan tuan rumah dan berhasil ikut menyarangkan satu gol ketika Timnas Indonesia U-16 kalah 2-3 di laga perdana.

Mundari Karya mengakui bahwa cara main Alex sangat mirip dengan striker legendaris timnas Indonesia, Boaz Solossa.

"Cara bermain Alex ini sangat mirip dengan Boaz saya yakin dia bisa mengikuti seniornya itu atau bahkan mungkin melebihi prestasi dari Boaz jika benar-benar kemampuannya di poles," ujar Mundari.

Perlu diketahui saat ini ada 7 pemain Barito Putera yang membela timnas Indonesia dari kelompok usia hingga senior

Mereka yakni Aditya Daffa Al Haqi dan Alex Kamuru yang membela Timnas Indonesia U-16.

Lalu empat pemain muda membela Timnas U-19 Indonesia yakni Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (pemain belakang), Alif Jaelani (tengah) Mochamad Yudha Febrian (belakang) dan David Maulana (tengah).

Serta satu menghuni timnas senior yakni penjaga gawang muda, Muhammad Riyandi.

(Tribunnewswiki.com/Ris)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer