Informasi
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Karsinoma sel basal merupakan salah satu jenis kanker kulit yang ditandai dengan kemunculan benjolan yang mudah berdarah dan dapat bertambah besar seiring berjalannya waktu.
Benjolan tersebut timbul pada area tubuh yang sering terpapar sinar matahari dan umumnya tidak terasa nyeri.
Baca: Waspadai 12 Gejala Terkena Kanker Hati Sebelum Terlambat
Penyebab
Penyebab utama dari karsinoma sel basal adalah paparan sinar UV dari matahari atau tanning beds.
Sinar UV merusak DNA dari kulit yang kemudian menyebabkan sel kulit bertumbuh tidak terkendali.
Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat menyebabkan pembentukan sel kanker.
Baca: Hidronefrosis
Gejala
Penyakit ini ditandai dengan pertumbuhan kulit berupa benjolan yang terdapat pembuluh darah di dalamnya.
Benjolan tidak terasa nyeri, mudah berdarah, dan berwarna merah muda, cokelat, atau hitam.
Gejala karsinoma sel basal umumnya timbul di area-area tubuh yang sering terpapar matahari, seperti wajah, leher, dan tangan.
Meski begitu, tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di area tubuh yang tidak terpapar matahari, seperti payudara.
Penampakan benjolan dapat berbeda pada tiap orang, antara lain:
- Ruam datar, bersisik, dan kemerahan.
- Lesi seperti luka goresan, berwarna putih, lembut, tanpa tepi luka yang jelas.
Pengobatan
Beberapa jenis pengobatan yang dapat ditempuh guna mengatasi karsinoma sel basal, antara lain:
- Eksisi tumor, yaitu memotong kanker kulit dan jaringan di sekitarnya.
- Kuret dan elektrodesikasi dengan bantuan listrik guna membunuh sel kanker lainnya.
- Cryosurgery, yaitu proses pembekuan sel kanker menggunakan cairan nitrogen dengan tujuan membunuh sel kanker.
- Terapi radiasi, memanfaatkan radiasi dari x-ray untuk membunuh sel kanker.
- Pembedahan Mohs, yaitu mengangkat tumor dari lapis ke lapis dan memeriksa langsung apakah sel tersebut adalah kanker sebelum ke lapisan lebih bawah.
- Obat-obatan seperti fluorouracil, imiquimod, dan vismodegib.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah karsinoma sel basal, antara lain:
- Hindari paparan sinar matahari yang terlalu lama dan sering.
- Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
- Gunakan pakaian yang tertutup.
- Lakukan pemeriksaan rutin.