Gempa 7.0 SR di Turki, 2 Remaja Tewas Tertimpa Beton Dinding

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO: Sejumlah orang berkabung di peti mati saat mereka menghadiri pemakaman Nazmiye Dograyan, salah satu korban tewas yang ditemukan di bawah bangunan runtuh setelah gempa bumi berkekuatan 7,0 di Laut Aegea, di distrik Bayrakli di Izmir, pada 31 Oktober 2020.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gempa yang terjadi di wilayah kepulauan Dodecanee, Yunani pada pukul 18.51 WIB atau 13.51 waktu setempat, Jumat (30/10/2020), merenggut nyawa 2 orang remaja.

Bocah laki-laki dan perempuan ini tertimpa beton dinding bangunan, menyusul getaran gempa yang terasa hingga Pulau Samos, Yunani.

Getaran gempa yang turut mengguncang Provinsi Izmir, Turki ini juga membuat 25 orang tewas.

Sebagian besar kerusakan terjadi di Izmir, di lepas pantai Aegean Turki, dimana gempa itu membuat banyak orang berlarian ke jalan karena ketakutan dan panik.

Seperti diketahui, Turki dan Yunani sama-sama berada di garis patahan.

Bencana gempa bumi biasa terjadi di kedua negara ini.

Baca: Perkembangan Terbaru Gempa 7.0 di Turki: 27 Orang Tewas, Ratusan Terluka

FOTO: Tim penyelamat mencari korban di antara puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi dahsyat melanda pantai barat Turki dan sebagian Yunani, pada 30 Oktober 2020. (Ozan KOSE / AFP)

Baca: Sepasang Kekasih Ini Terkejut Gambar Scan USG Anaknya Mirip Donald Trump

Update di Yunani

Gelombang tsunami kecil dilaporkan membanjiri Pelabuhan Samos.

Bangunan di pelabuhan juga terlihat rusak.

Otoritas Yunani memperkirakan getaran gempa mencapai 6,7 SR.

"Kami merasakannya sangat kuat," kata wartawan media lokal Manos Stefanakis kepada BBC.

Baca: Penculikan dan Pemaksaan Gadis Kristen Masuk Islam Picu Unjuk Rasa di Pakistan

Tim penyelamat melakukan pencarian sepanjang malam pada hari Jumat dan Sabtu pagi untuk mencari korban selamat di antara puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi dahsyat melanda pantai barat Turki dan sebagian Yunani [Ozan Kose / AFP] (AFP)

Baca: Iming-iming Kaya Mendadak, Dokter Ini Rela Beli Lampu Aladin Pengabul Harapan Seharga Rp 4,8 Miliar

Ia mengatakan bahwa ada banyak gempa susulan.

Menurutnya, ini merupakan gempa terbesar yang melanda pulau Samos sejak 1904.

"Kerusakan cukup luas di sepanjang tepi laut," kata Fareid Atta, seorang jurnalis lainnya, dilansir BBC, Sabtu (31/10/2020).

"Sepertinya banyak bisnis yang akan bangkrut", tambahnya.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan ikut berduka atas bencana ini.

Baca: Mulai Besok, Akun BPJS yang Tak Lengkap Akan Dibekukan, Begini Cara Cek Kepesertaan BPJS Kesehatan

FOTO: Sejumlah orang berkabung di peti mati saat mereka menghadiri pemakaman Nazmiye Dograyan, salah satu korban tewas yang ditemukan di bawah bangunan runtuh setelah gempa bumi berkekuatan 7,0 di Laut Aegea, di distrik Bayrakli di Izmir, pada 31 Oktober 2020. (Yasin AKGUL / AFP)

Baca: Penumpang Kapal Loncat ke Laut Selat Sunda, Saksi Mata Beberkan Gelagat Aneh Korban

Lebih jauh lagi, ia menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Apapun perbedaan kami, ini adalah saatnya warga kita perlu berdiri bersama," tulis Mitsotakis melalui Twitter.

Sementara Erdogan menanggapi dalam sebuah tweet: "Begitu juga Turki, yang selalu siap membantu Yunani. Sebagai tetangga kami menunjukkan solidaritas ini lebih berharga daripada banyak hal di masa-masa sulit ini".

Hubungan antara Yunani dan Turki sempat tegang dalam beberapa bulan terakhir, berkaitan dengan kontrol perairan teritorial di Mediterania dan sumber daya di bawahnya.

Halaman
12


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer