Seorang guru lainnya juga secara sengaja menggoda siswanya.
Ini dilakukan guru di Australia, bernama Gaye Lee McKeown, dilaporkan Daily Star Online, 20 Oktober 2020.
Guru berusia 27 itu menghadapi tuntutan serius berupa hubungan tak senonoh dengan dua anak laki-laki berusia 15 tahun di sekolah di Sydney, Australia.
Hubungan dengan dua siswanya di bawah umur tersebut, menurut dakwaan, berlangsung selama sebulan.
Diduga insiden tersebut terjadi di sekolah dan pinggiran kota terdekat, termasuk di Gaye tinggal bersama anaknya dan di tempat parkir mobil.
Baca: Bikin Klarifikasi Setelah Viral, Guru yang Doakan Murid Meninggal Minta Maaf: Kami Sangat Menyesal
Murid-muridnya mengenalinya sebagai Ibu Smith, seorang guru bahasa Inggris dan sudah menikah.
Gaye mulai merayu siswa-siswanya untuk sebuah hubungan tak pantas antara guru dan siswa.
Terungkap, ia secara sengaja pakaian dalamnya atau membuka kancing bagian atas bajunya.
Saat kasus ini terungkap, Gaye diduga membayar salah seorang pihak yang melaporkannya (kemungkinan orang tua siswanya) sebesar 30.000 dolar Australia atau sekitar Rp 315 juta (kurs Rp 10.500/dolar Australia).
Namun, dalam pengadilan, Gaya mengaku tidak bersalah atas 21 dakwaan, termasuk beberapa dakwaan hubungan tak pantas tanpa persetujuan dan penyerangan tidak senonoh.
Dia muncul di pengadilan minggu ini dengan mengenakan kacamata dan blus hitam, dengan syal di lehernya. Jaksa David Patch mengatakan kepada juri bahwa Gaye secara bertahap mengubah pujian akademis menjadi saling menggoda.
Dia dituduh memberi tahu seorang murid: "Bukankah kita pria muda yang seksi hari ini."
Jaksa penuntut mengatakan dia juga merujuk pada "kaki seksi" dan "matanya yang sangat lucu".
Juri juga mendengar bahwa dia memintanya untuk membawa buku ke gudang penyimpanan bersamanya, di mana dia dikatakan telah membuka kancing bajunya.
Dia juga diduga bertanya kepada remaja tersebut: "Apakah kamu menyukai milikku? Apakah menurutmu milikku terlalu besar?"
Juri mendengar bahwa setelah menyadari siswanya mengalami ereksi, dia mengatakan kepada bocah itu bahwa itu normal dan senang mengetahui siswanya menganggapnya menarik.
Segera setelah dia diduga mulai melakukan hubungan tak pantas dengan anak laki-laki itu, pertama kali selama jam sekolah di rumahnya, News.com.au melaporkan.
Jaksa penuntut mengatakan dia mengatakan kepada muridnya untuk merahasiakan perselingkuhannya tersebut.
Gaye mengaku tidur dengan pengadu pertama tetapi mengklaim itu hanya setelah dia berusia 16 tahun dan dia tidak lagi bekerja di sekolah.
Jaksa Patch mengatakan ketika anak laki-laki itu memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan gurunya, dia diduga membayarnya $ 29.000 Australia (Rp 304,5 juta) untuk tutup mulut.
(tribunnewswiki.com/hr)