Pandemi Covid-19 Belum Usai, Kini China Dihadapkan dengan Norovirus Ditandai dengan Diare dan Muntah

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi sakit perut

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah mahasiswa di sebuah universitas di Provinsi Shanxi, China utara dilaporkan terpapar norovirus.

Universitas Keuangan dan Ekonomi Shanxi di Taiyuan mengatakan mahasiswa tersebut menunjukkan gejala muntah, diare, dan demam.

Dikutip dari Kompas.com, Otoritas pengendalian penyakit setempat telah mengkonfirmasi bahwa gejala para penderita disebabkan oleh infeksi norovirus.

Hasilnya menunjukkan bahwa 11 kasus dinyatakan positif, menurut sejumlah sumber dari universitas tersebut.

Hingga Minggu pukul 17.00 waktu setempat, sebanyak 22 pasien yang mengalami diare dan muntah-muntah akibat virus ini maupun faktor lainnya, masih dirawat di rumah sakit.

Universitas Keuangan dan Ekonomi Shanxi telah melakukan disinfeksi di kompleks asrama, ruang kelas, kantin, dan area publik lainnya.

Edukasi kesehatan pun diperkuat dan dilakukan pemantauan gejala untuk semua staf dan mahasiswa mereka.

Ilustrasi virus penyakit. (pixabay.com)

Apa itu Norovirus?

Virus Norwalk atau Norovirus adalah virus yang sangat menular yang menyebabkan muntah dan diare.

Virus ini menyebar dengan mudah melalui makanan dan minuman dan dapat berdampak besar pada masyarakat.

Di Amerika Setikat, Norovirus menyebabkan 19 juta sampai 21 juta kasus di AS per tahun.

Meski begitu, kasus infeksi norovirus umumnya terjadi pada musim dingin. Karena itu, orang-orang juga menyebutnya "infeksi muntah musim dingin".

Diketahui, virus ini dapat ditularkan hingga 8 minggu. Artinya, ada kemungkinan seseorang dapat menularkannya kepada orang lain.

Namun, biasanya infeksi ini semakin berkurang seiring waktu.

Dalam kebanyakan kasus, seseorang dapat kembali bekerja atau melakukan aktivitas setelah bebas dari gejala selama 48 jam.

Baca: Virus Corona (Coronavirus)

Baca: Hernia Umbilikalis

Gejala

Orang yang terjangkit Norovirus akan mengalami beberapa gejala umum sebagai berikut:

  • diare
  • muntah
  • mual
  • sakit perut

namun gejala lain juga bisa terjadi, seperti:

  • demam
  • sakit kepala
  • pegal-pegal

Norovirus menyebabkan radang lambung atau usus. Ini disebut gastroenteritis akut.

FOTO: Ilustrasi diare (Pixabay: derneuemann / 22 foto)

Seseorang biasanya mengalami gejala 12 sampai 48 jam setelah terkena norovirus. Kebanyakan orang dengan penyakit norovirus membaik dalam 1 hingga 3 hari.

Adapun seorang penderitanya dapat terus buang air besar (BAB) yang berlangsung hingga dua minggu setelah pemulihan.

Aktivitas BAB berlebih ini dapat berlangsung berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan jika penderitanya memiliki komorbid atau penyakit yang mendasarinya.

Diketahui, beberapa penderita infeksi norovirus tidak menunjukkan gejala. Namun, mereka tetap menularkan dan menyebarkan virus kepada orang lain. 

Penyebab

Norovirus sangat mudah menular melalui kotoran manusia dan hewan yang terinfeksi. Beberapa penyebab infeksi norovirus adalah sebagai berikut:

  • Makan makanan yang terkontaminasi
  • Minum air yang terkontaminasi
  • Menyentuhkan tangan ke mulut setelah tangan Anda menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi
  • Melakukan kontak dekat dengan orang yang mengalami infeksi norovirus

Meski begitu, norovirus sulit untuk dimusnahkan karena mereka dapat menahan suhu panas dan dingin serta sebagian besar desinfektan.

Pencegahan

Infeksi norovirus sangat menular, dan siapa saja dapat terinfeksi lebih dari sekali.
Oleh karena itu, untuk membantu mencegah penyebarannya dapat dilakukan tindakan sebagai berikut:

  • Cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air, terutama setelah menggunakan toilet atau mengganti popok.
  • Hindari makanan dan air yang terkontaminasi, termasuk makanan yang mungkin telah disiapkan oleh seseorang yang sedang sakit.
  • Cuci buah dan sayuran sebelum makan.
  • Masak seafood sampai bersih.
  • Buang muntahan dan kotoran secara hati-hati untuk menghindari penyebaran norovirus melalui udara.
  • Rendam bahan dengan handuk sekali pakai, sesedikit mungkin ganggu, dan masukkan ke dalam kantong plastik sekali pakai.
  • Desinfeksi permukaan yang mungkin telah terkontaminasi.
  • Gunakan larutan pemutih klorin dan kenakan sarung tangan.
  • Tetap di rumah dari pekerjaan, terutama jika pekerjaan Anda melibatkan penanganan makanan.
  • Anda mungkin tertular selama tiga hari setelah gejala Anda berakhir.
  • Anak-anak harus tinggal di rumah dari sekolah atau penitipan anak.
  • Hindari bepergian sampai tanda dan gejala Anda hilang.

(Tribunnewswiki.com)

 


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer