Amanda Fedora

Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Amanda Fedora, Penyanyi Muda yang Berkesempatan Disutradarai Oleh Tompi


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM, JAKARTA - Amanda Fedora, mungkin namanya belum banyak dikenal karena penyanyi ini memang baru meluncurkan debut singlenya beberapa bulan lalu berjudul "Strombreaker".

Remaja 18 tahun itu mengawali debutnya di industri musik Indonesia dengan cukup manis, karena ia mendapat kesempatan disutradarai Tompi dalam pembuatan musik videonya.

Sebelum bicara soal pengalaman dan kerjasamanya dengan Tompi dalam pembuatan video klip Strombreaker mari sedikit mengenal Amanda Fedora lebih jauh.

Amanda Fedora, Penyanyi Muda yang Berkesempatan Disutradarai Oleh Tompi

  • Masa Kecil


Sebagai anak tunggal dalam keluarga yang dekat dengan musik, darah musisi turun dari sang bunda.

Anak tunggal dari pasangan Fenny dan Henry Widjaja ini sejak kecil sering memperhatikan ibunya yang mahir bernyanyi dan bermain musik.

Hal tersebut membuat Amanda kecil jadi suka bernyanyi dan sejak sekolah dasar sudah mahir bermain piano.

Bahkan ia sudah mahir membuat musik yang kerap ia pertunjukkan dalam acara-acara tertentu.

"Orangtuaku sih daridulu suka musik jadi aku tumbuh di rumah dengan mamaku yang suka nyanyi dan itu sangat menginspirasi aku untuk belajar piano dan nyanyi," kata Amanda Fedora kepada Tribunnews.com, Jumat (9/10/2020).

"Tapi daridulu aku suka nyanyi dan tiap kali kalau aku datang ke event aku sangat suka membuat musik dan dibawa dalam event itu," ucap Amanda.

Usia 6 tahun jari-jari Amanda Fedora sudah mulai menari di atas not-not piano.

Hingga akhirnya di usia 13 ia mulai menyentuh harpa.

"Umur 6 tahun lah aku pertama belajar piano lalu di umur 13 tahun aku mau belajar instrumen lain lalu aku belajar harpa," terang Amanda.

Kemahiran Amanda membuatnya kerap berangkat ke Cina untuk mengikuti beberapa pertunjukkan.

"Chinese piano aku juga bisa, ak suka pergi ke Cina untuk lomba Chinese Orchestra. Umur 12 tahun kalau nggak salah aku ke sana," kata Amanda.

Sejak kecil Amanda sangat menyukai musik yang bergenre popballad, namun seiring ia beranjak remaja dan dewasa, Amanda mulai menikmati musik bergenre EDM.

"Aku lebih ke popballad dan agak sendu gitu kan, sebetulnya aku suka denger lagu edm yg pake mesin musik lebih modern," bebernya.

Apa yang ia pelajari saat kecil tak sia-sia di usia belia seperti saat ini Amanda sudah memiliki sebuah single yang bisa didengarkan semua orang.

Sejak Kelas 4 SD Sudah Menulis Lagu

Kemampuan bermusik Amanda Fedora tak hanya dalam bermain alat musik saja.

Ia juga pandai dalam menulis lagu.

Bahkan sejak duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar, Amanda Fedora sudah bisa menulis sebuah lagu utuh dengan instrumen piano.

"Aku nulis lagu sejak kelas 4 SD sih," ujar Amanda.

Amanda kecil sudah mengetahui apa itu cinta sehingga membuat dirinya bisa mengeksresikan perasaannya itu dalam sebuah lagu.

"Pertama kaya tentang cinta terus sahabat lama-lama aku masukin pengalaman-pengalaman hidup terus mencari kebahagiaan," tuturnya.

Amanda malu ketika mengingat bagaimana ia merasakan cinta monyet saat masih duduk di Sekolah Dasar.

Cinta monyet itulah yang membuat Amanda mencurahkan isi hatinya dalam sebuah lagu.

"Aduh itu soal aku suka cowok, aduh malu-maluin banget," ucap Amanda sembari tertawa.

"Yaa aku juga sebetulnya curhat ke temen, tapi curhatan itu aku jadiin lagu di depan piano dan aku bilang ke temen aku ‘hey aku bikin lagu nih’ waktu itu. Cuman pakai piano aja," jelasnya.

Amanda Fedora, Penyanyi Muda yang Berkesempatan Disutradarai Oleh Tompi

Amanda juga sudah memiliki judul untuk lagu cinta di masa kecilnya itu.

Meskipun malu-malu ia pun mau membeberkan apa judul lagunya.

"Udah ada, Middle Of The Night duuh jijik banget," ucap Amanda.

Ia belum terpikirkan apakah lagu tersebut nantinya akan ia jadikan karya berikutnya yang akan dirilis.

Baca: Sinopsis Pretty Boys, Film Debut Tompi tentang Kegelisahan di Balik Dunia Pertelevisian Indonesia

Jika iya, Amanda mengaku harus membenarkan beberapa lirik yang ia anggap masih keliru.

Sebab lagu tersebut ia tulis full dalam bahasa Inggris.

"Iyaa jadi lagu utuh itu, tapi belum aku bawa ke industri. Karena kan dulu vocabullary aku masih agak parah, jadi aku benerin dulu liriknya," beber Amanda.

"Aku terbiasa ngomong inggris, bahasa Indonesia bisa, tapi sudah terbiasanya buat dengan bahasa Inggris," terangnya.

  • Karier Musik


Seiring berjalannya waktu, Amanda Fedora yang mengaku dirinya pemalu mulai berani untuk terjun di industri musik Indonesia.

Amanda mengaku awalnya tak berniat untuk terjun ke industri.

Sampai suatu saat di masa pandemi Covid-19 ia dikenalkan ke beberapa orang yang siap membantunya menjadi penyanyi kenamaan di Indonesia.

"Sebetulnya aku nggak rencanain sih aku cuma mau bikin musik untuk bersenang-senang tapi sejak karantina kan aku bosen banget jadi aku membuat musik hingga akhirnya dikenalin ke manajemen," jelas Amanda.

Masih terbilang baru di industri musik Indonesia, Amanda mengaku belum mendapatkan cibiran atau pandangan negatif tentang dirinya.

"Nggak sampai kaya gitu sih (dinyinyirin) nggak sampai orang ngomongin aku sih, sejauh ini semua orang menyukai musik aku dan aku bersyukur atas itu," ungkapnya.

Strombreaker yang menjadi lagu debutnya ditulis sendiri oleh Amanda. Ia bercerita Strombreaker merupakan lagu yang bercerita tentang seseorang yang melalui masa sulitnya seperti sebuah pemecah badai.

"Iya itu aku bikin sendiri tentang bagaimana melalui waktu yg buruk jadi stormbreaker itu semacam analogi untuk masalah-masalah," jelas Amanda.

"Ya semacam itu. Semua orang pasti pernah melalui hal buruk dalam hidup dan pada akhirnya kita harus melalui itu," tuturnya.

Rupanya lagu itu sudah dibuat Amanda sejak tahun 2018 silam, dan di tahun 2020 ini ia baru merilisinya dengan sedikit polesan.

"Nggak tahu kayanya 2018 tapi aku nggak mikir sampai seriusin bikin lagu sampai karantina (PSBB) kemarin rilis. Jadi ini semacam berkah yaa," ungkap Amanda.

Lagunya pun mendapat sambutan baik dari orang terdekatnya, bahkan komentar di musik videonya diakui Amanda sebagain besar positif.

Teman-teman aku suka sih, aku udah lihat beberapa komen di YouTube semuanya positif jadi semoga lebih banyak orang yang suka lagu ini," jelasnya.

Lagu itu pun menarik perhatian Tompi sehingga tertarik untuk membuatkannya musik video.

Kerjasama Bareng Tompi

Musik video single debut Amanda Fedora digarap langsung oleh Tompi yang memang belakangan ini aktif sebagai sutradara.

Amanda pun menceritakan bagaimana keseruan syuting di bawah arahan dari Tompi.

Penyanyi 18 tahun itu merasa diarahkan dengan baik oleh Tompi karena pada dasarnya Amanda mengaku tak bisa berakting.

"Itu seru banget sebetulnya, dan aku tuh gak ada background akting ataupun dance kan," ungkap Amanda.

"Tapi dia bisa bikin aku mengekspresikan emosi aku, jadi aku rasa banyak yang lebih menyenangkan selain musik, menyenangkan lah meskipun masih agak kagok akunya," jelasnya.

Baca: Tompi Ungkap Alasannya Jadi Sutradara Pretty Boys, Vincent Justru Pamit Undur Diri

Amanda pun mengaku sangat gugup lantaran harus berakting di hadapan Tompi dan beberapa kru lainnya.

Amanda Fedora, Penyanyi Muda yang Berkesempatan Disutradarai Oleh Tompi

Terlebih ini kali pertama Amanda Fedora menjalani proses syuting video klip dan harus berakting di hadapan banyak orang.

"Yaaa nerves banget, selama syuting aku nggak nyangka akan banyak orang dan staff yang terlibat, yaudah aku akting dan banyak yang liatin aku. Aku jadi sadar kalau bikin musik video gak segampamg yang aku pikir," beber Amanda.

"Iyaa ini tuh pertama syuting musik video," ucapnya.

Bagi Amanda, Tompi adalah sosok yang ramah.

Namun, ketika mulai syuting, Tompi tak segan meneriaki Amanda untuk memberikan semangat.

"Dia sangat friendly, tapi kadang kalau aku kelihatan malu-malu dia teriakin ‘Amanda jangan malu ayo ekspresiin diri kamu’ aku yang kayak aduuh aduuh aduuh," ungkap Amanda.

Pertemuan singkat dengaj Tompi di lokasi syuting tak disia-siakan Amanda untuk memetik banyak pelajaran.

Bahkan ia mendapat pujian dari Tompi tentang bakatnya yang memiliki potensi untuk bersaing di industri musik.

"Yaa dia bilang aku ada potensi di industri, itu kenapa dia mau menyutradarai musik video aku. Aku seneng banget pas dia ngomong gitu," tuturnya.

"Aku belajar agar gak malu-malu untuk berakting dalam pembuatan musik video, emosi dalam lagu kan bisa kita sampaikan dengan bernyanyi, tapi kalau akting harus di ekspresikan juga. Jadi aku belajar bagaimana mengekpresikan emosi aku dalam sebuah set," jelas Amanda.

Untuk Amanda yang baru akan terjun ke dunia musik, ia mendapat banyak nasihat dari Tompi, khususnya soal industri musik yang sangat kompetitif.

"Yaa aku nanya soal industri musik, dia bilang kalau indastri ini tuh sangat kompetitif. Dan kira harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan, aku juga diajarkan untuk mengatur kepribadian diri untuk di industri ini," terang Amanda.

Ada keinginan dari Amanda untuk berkolaborasi dengan Tompi, namun diakuinya ia masih takut untuk mengajak.

"Mau, tapi gak berani ngajakin," katanya sembari tertawa.

Amanda kini sedang mempersiapkan karya-karya terbarunya yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Sembari menjalani perkuliahan secara online di The Savannah College of Art and Design, Amerika Serikat.

(Tribunnews.com, Bayu Indra Permana)




Info Pribadi


Nama Lengkap Amanda Fedora Widjaja


Orang Tua Henry Widjaja


Fenny


Karya Strombreaker (2020)


Pendidikan SD Bina Bangsa


SMP Pelita Harapan


SMA Pelita Harapan


The Savannah College of Art and Design, Amerika Serikat


Sumber :


1. Tribunnews.com


Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer