Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyanyi asal Barbados ini lahir dengan nama Robyn Rihanna Fenty, pada 20 February 1988.
Rihanna merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, ibunya merupakan seorang akuntan bernama Monica Fenty dan ayahnya, Robert Fenty adalah seorang supervisor gudang.
Masa kecil Rihanna diwarnai dengan kebiasaan buruk sang ayah yang kecanduan alkohol dan kokain.
Kemudian kedua orang tuanya bercerai saat ia berusia 14 tahun.
Selain itu, Rihanna juga berjuang dari sakit kepala yang menyebabkan kelumpuhan selama masa kanak-kanaknya.
Kondisi tersebut berusaha disembunyikan dari teman-teman sekelasnya agar mereka tidak mengiranya sebagai anak yang abnormal.
Baca: Beyoncé Giselle Knowles
Baca: Tim Cook
Karier
Menginjak usia remaja, Rihanna memilih kegiatan bernyanyi sebagai pelepasan masalah yang ia hadapi di rumah.
Ketika usia 15 tahun, ia membentuk kelompok bernyanyi dengan dua orang teman kelas perempuannya.
Mereka mengikuti audisi musik produser Evan Rodgers yang sedang diadakan di tempat tinggal mereka di Barbados.
Rogers sangat terpesona dengan Rihanna yang cantik dan berbakat di usia yang sangat muda.
Penampilan tersebut membuat kedua temannya tak lagi dilirik.
Tak sampai satu tahun setelah itu, di usianya yang ke 16 tahu, Rihanna meninggalkan Barbados untuk tinggal bersama Rogers dan istrinya di Connecticut.
Ia mulai merekam album demo sebagai langkah awal memulai kariernya di AS.
Tahun 2005, Rogers membuat Rihanna mengikuti audisi untuk Def Jam Records yang saat itu baru dipimpin rapper legendaris Jay-Z.
Pda saat mengikuti audisi, Rihanna mengaku gugup melihat sang rapper duduk di depannya.
Begitu selesai bernyanyi, ternyata Jay-Z juga sama terpukau dengan penampilan tersebut dan tak pikir panjang langsung mengontrak Rihanna saat itu juga.
Delapan bulan setelah audisi, tepatnya Agustus 2005, Rihanna merilis single pertamanya dengan judul Pon de Replay, sebuah lagu klub yang dibumbui dengan musik reggae dan berhasil menduduki peringkat 2 chart single Billboard sekaligus menancapkan namanya sebagai artis pendatang baru.
Tak lama kemudian Rihanna langsung merilis album pertamanya dengan tajuk Music of the Sun dan berhasil menduduki tangga nomor 10 di chart album Billboard.
Tahun 2007 menjadi tahun yang penting bagi penyanyi muda itu. Ia melakukan transformasi musik dari pop remaja menjadi superstar dan simbol seks di album ketiganya, Good Girl Gone Bad.
Di album inilah single-nya yang berjudul Umbrella digaungkan di mana-mana dan membuat namanya semakin bersinar.
"Umbrella" menduduki puncak tangga lagu single Billboard dan membuat Rihanna meraih Grammy Award pertamanya untuk Kolaborasi Rap / Sung Terbaik.
Film
Tahun 2012 Rihanna melebarkan sayapnya ke dunia layar lebar dengan membintangi film fiksi ilmiah, Battleship.
Kemudian mengisi suara karakter utama dalam film animasi blockbuster Home (2015).
Pada tahun 2017, Rihanna tampil berulang kali di musim 5 Bates Motel, dan mendapatkan peran penting dalam film fiksi ilmiah Valerian and the City of a Thousand Planets.
Tahun itu, penggemar juga melihat sekilas superstar pop mereka bersama Sandra Bullock , Cate Blanchett dan Anne Hathaway dalam trailer untuk Ocean's 8 , spin-off yang dipimpin wanita dari Trilogi Ocean's populer yang tayang di bioskop pada Juni 2018. (1)
Brand Fenty
Tak hanya di dunia musik dan film, penyanyi lagu Umbrella ini juga terjun ke industri kecantikan. Ia sempat berkolaborasi di beberapa koleksi kosmetik di awal tahun 2010-an.
Hingga pada tahun 2017, ia meluncurkan label kosmetik miliknya sendiri dengan nama Fenty Beauty.
Merek kosmetik ini disambut dengan antusias oleh penggiat dunia kecantikan.
Merek ini disambut dengan antusias oleh para penggemar dan dipuji karena inklusivitasnya dalam menawarkan 40 warna alas bedak yang berbeda.
Pada 2019 diumumkan bahwa Rihanna bermitra denganLVMH Moët Hennessy — Louis Vuitton untuk menciptakan lini fesyen Fenty.
Dengan demikian, dia menjadi wanita kulit berwarna pertama yang bergabung dengan rumah mode di LVMH, yang merupakan perusahaan produk mewah terbesar di dunia. Koleksi pertama Fenty dirilis akhir tahun itu. (2)
Selain itu, Fenty juga menghadirkan produk perawatan kulit dengan nama Fenty Skin.
Kontroversi
Rihanna menuai kritik karena memakai lagu yang mengandung narasi dari hadis Islam dalam peragaan busananya, Savage X Fenty, pada Jumat (2/10/2020).
Kritik dilayangkan di sejumlah video peragaan busana tersebut yang tersebar di jejarin media sosial.
Dalam sejumlah rekaman, terdengar lagu bertajuk Doom berkumandang untuk mengiringi Rico Nasty berlenggok di atas pentas.
Lagu yang dibuat oleh produser asal London, Coucoou Chloe, tersebut menyuguhkan audio remix dari satu hadis mengenai pertanda hari penghakiman dan kiamat.
Setelah video-video itu tersebar, para warganet Muslim langsung berang. Mereka mengatakan bahwa hadis itu sangat penting dalam ajaran agama Islam.
"Saya rasa Islamofobia sudah menjadi sesuatu yang normal jika orang mulai menyebut kami dramatis karena agama kami tak dihormati. Hadis adalah sabda suci yang membimbing Muslim dan sama pentingnya dengan Alquran. Rihanna seharusnya tahu itu," ujar salah satu warganet yang dikutip NME.
Masih senada, warganet lainnya berkata, "Rihanna, mengapa etikamu begitu buruk dan apa-apaan ini? Anda menghina hadis. Di mana otakmu? Kami Muslim sangat marah dan kecewa. Alquran dan hadis adalah pembimbing Muslim. Mengapa Anda seperti ini?"
Sementara itu, warganet lainnya menyoroti Rihanna yang selama ini mengedepankan inklusi dalam tiap karya dan acaranya.
"Acara Rihanna ini seharusnya menjadi lambang inklusi, tapi dia malah benar-benar mengasingkan komunitas Muslim dan menghina hadis. Ini merupakan contoh nyata bagaimana merek fesyen dan media tak pernah menganggap kami sebagai audiensnya," kata warganet itu.
Sebelumnya, Rihanna juga menjadi perbincangan karena menggunakan model berjilbab di salah satu kampanye kecantikan untuk merek kosmetiknya, Fenty Beauty.
Namun, sekarang ditunjukkan bahwa dia tidak bisa mengedukasi dirinya sendiri dirinya sendiri tentang agama sang model. (3)