Kabar ini menjadi titik terang yang dinantikan pemburu beasiswa.
Pasalnya, LPDP sempat tak ada kepastian karena adanya pandemi Covid-19.
Informasi ini dibagikan lewat akun resmi @lpdp_ri.
"Penantianmu panjangmu akhirnya terbayarkan sebentar lagi #LPDPrens. Persiapkan diri yang terbaik karena sebentar lagi pendaftaran beasiswa LPDP akan kembali dibuka," tulis LPDP.
Pendaftaran LPDP dibuka pada hari ini, Selasa 6 Oktober 2020.
"Catat dan tandai kalendermu ya! Mulai 6 oktober 2020, kamu dapat melakukan registrasi online melalui beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.
Jangan sampai kamu melewatkan kesempatan untuk turut menjadi bagian dari kami dalam membangun negeri," lanjut LPDP dalam postingan tersebut.
Baca: Info Beasiswa S1 S2 di Prancis, Dapat Biaya Kuliah Hingga Rp 174 Juta, Cek Syarat dan Cara Daftar
Diberitakan Kompas.com, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendaftaran LPDP 2020.
Beasiswa yang akan dibuka terdiri dari dua, yaitu Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia dan Beasiswa Pendidik.
Adapun masing-masing beasiswa diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu.
Beasiswa Perguruan Tinggi Dunia diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang telah memperoleh Letter of Admission/Acceptance Unconditional dari Perguruan
Peringkat Utama Dunia untuk mempuh jenjang pendidikan magister dan doktoral.
Sedangkan, Beasiswa Pendidik merupakan berasiswa jenjang magister bagi guru tetap pada sekolah di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Selain itu, juga beasiswa doktoral bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah naungan Kemendikbud dan Kementerian Agama.
Baca: Info Beasiswa Emile Boutmy Jenjang S1 & S2 dari Sciences Po Prancis, Deadline Desember 2020
Dihubungi Kompas.com, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan pembukaan pendaftaran dimulai pada 6 Oktober 2020 mendatang.
Pendaftaran akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan, atau berakhir pada 20 Oktober 2020.
Penelurusan Kompas.com, pendaftaran hanya dapat dilakukan dalam rentang waktu yang disediakan LPDP tersebut.
Dwi Larso menjelaskan, Beasiswa Pendidik dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia dapat diikuti oleh calon pendaftar yang telah diterima di salah satu universitas dalam daftar LPDP.
"Mengingat pandemi, pembukaan kali ini hanya terbatas untuk calon yang sudah punya LoA untuk perkuliahan tahun depan," ujar dia.
Baca: Info Beasiswa Dalam Negeri untuk Mahasiswa, Dapat Bantuan Dana Hingga Rp 1,2 Juta, Simak Syaratnya
Dwi Larso menegaskan, pihaknya tidak memberikan kuota penerima beasiswa LPDP tahun ini.
Menurut dia, pendaftar yang memenuhi syarat akan diseleksi. "Kami tidak menetapkan kuota.
Bagi yang memenuhi syarat, silakan mendaftar. Nanti ada proses seleksi," tuturnya.
Pendaftaran online dapat diakses melalui laman resmi beasiswalpdp. kemenkeu.go.id.
Pelamar harus mempunyai akun, di mana alamat e-mail dan password yang dibuat akan digunakan untuk login ke laman tersebut.
Berikut cara mendaftarnya:
1. Pendaftaran beasiswa dilakukan melalui laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.
2. Setelah itu, buat akun menggunakan e-mail dan password yang akan digunakan untuk login.
3. Akun berisi informasi terkait data diri seperti nama, nomor KTP, tempat dan tanggal lahir, foto terbaru, hingga nomor handphone.
4. Setelah itu, verifikasi akun dengan link yang dikirimkan melalui alamat e-mail.
5. Isi data diri dan data keluarga yang ada di akun dengan lengkap dan benar.
6. Setelah seluruh data terisi, pilih menu beasiswa kemudian klik daftar beasiswa dan ikuti petunjuk yang ada.
Nantinya, LPDP akan mengeluarkan informasi lebih lanjut mengenai beasiswa yang dibuka bersamaan dengan dibukanya registrasi online.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dibuka 6 Oktober, Berikut Hal-hal yang Harus Diketahui tentang Beasiswa LPDP"