Rachel Maryam Alami Pendarahan Hebat Saat Lahirkan Anak yang Dinanti selama 8 Tahun

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rachel Maryam

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bintang film dan politisi Rachel Maryam dikabarkan melahirkan, Sabtu (3/10/2020).

Persalinan Rachel Maryam disebutkan berlangsung di RS Ibu dan Anak (RSIA) Bunda, Menteng, Jakarta Pusat.

Kabar persalinan Rachel Maryam itu beredar di media sosial.

Namun, sayangnya kabar kurang baik juga ikut mewarnai kabar kelahiran anak kedua politisi Partai Gerindra ini.

Dilansir gridfame.id, Rachel Maryam dikabarkan mengalami pendarahan hebat saat melahirkan dan hingga kini belum sadarkan diri.

Kabar tersebut diketahui dari unggahan salah satu sahabatnya dengan akun instagram @stevanie_huangg.

Baca: Selamat! Irish Bella Melahirkan Anak Pertama, Diberi Nama Air Rumi Akbar

Baca: Jalanan Menuju Puskesmas Terendam Air, Ibu Hamil Ini Nyaris Melahirkan di Tengah Banjir

Ia juga membagikan kabar ini di media sosial Twitter.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Rachel Maryam akhirnya hamil setelah 8 tahun penantiannya dengan sang suami.

"Alhamdulillah kehamilan kali ini sudah ditunggu selama hampir delapan tahun lebih," kata Rachel didampingi Edwin dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Selasa (19/5/2020).

Namun sayangnya kini Rachel harus kembali berjuang.

Lewat unggahan sang sahabat yang diunggah ulang oleh @lambe_turah, Rachel terlihat tengah dipasang banyak alat bantu.

Rachel Maryam. (TRIBUNNEWS.COM)

Sang sahabat pun meminta doa kepada siapapun yang melihat.

Dilansir dari berbagai sumber, pendarahan yang dialami Rachel terjadi pada saat ia menjalani operasi caesar.

"Rachel di-caesar, terus pendarahan. Ditutup pendarahannya, ditutup perutnya, tiba-tiba pendarahan lagi, hebat pendarahannya," ujar Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (3/10/2020).

Banyak yang mengatakan bahwa Rachel tengah koma.

Namun ternyata ia bukan koma, melainkan sengaja dibuat tertidur oleh dokter.

"Jadi sekarang ini bukan koma, tapi lagi ditidurin sama dokter. Sengaja ditidurin supaya pemulihannya cepat," tambah Wakil Ketua DPR itu.

Baca: Rachel Maryam

Baca: Lagi, Joko Anwar Vs Rachel Maryam Perang Cuitan di Twitter, Kali Ini Soal RKUHP

Sejauh ini belum diperoleh informasi resmi terkait persalinan kedua Rachel Maryam tersebut.

Terakhir mengunggah foto di akun media sosialnya pada Kamis (1/10/2020), Rachel Maryam ditemani suaminya terlihat berada di ruang perawatan rumah sakit.

Saat itu Rachel Maryam menceritakan kehamilan keduanya di tengah masa pandemi Covid-19.

Rachel Maryam (instagram.com/@rachelmaryams)

"Hamil di masa pandemi memiliki tantangan tersendiri," tulis Rachel Maryam pada dua hari menjelang persalinannya.

Sebelumnya, Rachel Maryam yang telah berusia 40 tahun itu begitu bahagia menantikan kehamilan ini.

Rachel Maryam dan Edwin Aprihandono, suaminya, bersyukur atas kehamilan pertama ini setelah 8 tahun menikah.

Kehamilan Rachel Maryam ini terjadi setelah menjalani program bayi tabung.

Baca: Selamat! Katy Perry Baru Saja Melahirkan Putri Pertama yang Dinamai Daisy Dove Bloom

Baca: 7 Hal yang Akan Dialami Wanita Setelah Melahirkan Secara Normal

Saat terakhir diperiksakan ke dokter, janin bayi dalam kandungan Rachel Maryam berkembang baik dan sehat.

"Kami bersyukur sekali," kata Rachel Maryam.

Sebelum lewat program bayi tabung, Rachel Maryam bersama suaminya mencoba hamil lewat proses alami.

"Dua tahun awal pernikahan, kami coba alami. Setelah tahun kedua kami ikhtiar dan mencoba proses bayi tabung," ucap Rachel Maryam.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, kehamilannya ini juga terjadi setelah tiga kali menjalani program bayi tabung di rumah sakit.

"Alhamdulillah bayi tabung yang ketiga ini ada hasil," ujar Rachel Maryam.

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)(GridFame/Wartakotalive)

Sebagian artikel ini telah tayang di gridfame.ic dengan judul Kabar Duka Datang Dari Rachel Maryam Pasca Melahirkan, Sahabat Minta Doa dan di Wartakotalive dengan judul Rachel Maryam Dikabarkan Melahirkan Anaknya di Tengah Pandemi Covid-19.

 


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer