Gibran Blak-blakan Bisa Geser Achmad Purnomo di Pilkada Solo, Najwa Shihab: Tak Dapat Keistimewaan?

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Gibran bantah langkahnya di Pilkada Solo dipermudah

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, blak-blakan mengapa dirinya bisa menggeser Achmad Purnomo di internal PDI Perjuangan.

Pernyataan itu diungkapkan oleh putra sulung Presiden Jokowi ketika menjadi narasumber Mata Najwa, Rabu (30/9/2020).

Najwa Shihab mengawali pertanyaan dengan alasan Gibran maju dalam Pilkada Solo 2020.

"Ketika memutuskan sekarang, kenapa harus sekarang kenapa tidak menunggu ayahanda selesai menjabat sebagai presiden?" tanya Najwa Shihab, dikutip TribunPalu.

Dengan tegas, Gibran menjawab bahwa saat ini dirinya sudah siap untuk mengikuti kontestasi tersebut.

"Ya itu tadi karena saya sudah merasa siap mbak, itu aja," jawab Gibran.

Baca: Kampanye Virtual, Ini Solusi Gibran untuk Warga Solo yang Kena Dampak Pandemi Covid-19

ILUSTRASI - Gibran Rakabuming Raka ditemui usai Musyawarah Ranting di PAC Pasar Kliwon, Kota Solo, Jumat (7/8/2020). (TRIBUNSOLO.COM/Ilham Oktafian)

Kemudian Najwa mulai menyinggung soal faktor lain, yakni anak presiden.

Tak bisa dipungkiri, banyak pihak menduga faktor itulah yang membantu memuluskan langkah Gibran.

"Apakah mempertimbangkan faktor-faktor lain, karena justru sekarang masih menjabat jadi mau mencoba, supaya bisa lebih dimudahkan," papar Najwa Shihab.

Namun, Gibran menampik mendapatkan kemudahan apa pun untuk mengikuti Pilkada Solo 2020.

Gibran mengaku bahwa capaian itu ia lewati dengan berbagai proses.

Tak hanya itu, Gibran juga mengatakan bahwa dirinya sudah melengkapi semua persyaratan seperti calon lain.

"Enggak, apa sih yang dimudahkan? Semua proses sudah saya lalui, semua persyaratan juga sudah saya penuhi, tidak ada tahapan yang saya lompati, kalau dimudahkan jelas tidak ada," ujar Gibran.

Najwa Shihab kemudian menyinggung soal Achmad Purnomo.

Publik menilai penggeseran Achmad Purnomo di internal PDIP juga tak bisa dilepaskan dari Jokowi.

Baca: Perbandingan Aset Kekayaan, Bobby Nasution Menantu Jokowi Rp 54,8 M, Gibran Rp 33,7 M Lebih Sedikit

Putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, memberikan pidato politik di depan pendukungnya usai menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Solo 2010 ke kantor DPD PDIP Jawa Tengah, di Semarang, Kamis (12/12/2019). Gibran mendatangi kantor DPD PDIP Jateng dengan dikawal oleh ribuan pendukungnya. (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

"Tidak ada keistimewaan ketika dapat tiket maju calon partai padahal baru daftar sebagai kader, sebelumnya tidak terlibat sama sekali kegiatan partai, malah kader lama yang pernah jadi pejabat daerah, sudah dapat rekomendasi tidak jadi masuk, digantikan Mas Gibran, itu tidak bisa dibilang keistimewaan?" cecar Najwa Shihab.

Gibran menjawab pertanyaan tersebut.

Menurut Gibran, siapa akan diusung partai untuk maju dalam Pilkada Solo 2020 adalah hak Ketua UMUM PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Lho kalau rekomendasi itu haknya ibu ketua umum, ya itu keputusannya ada di ibu ketua umum," jawab Gibran.

Seolah tak percaya, Najwa Shihab menanyakan apakah keistimewaan seperti itu juga bisa didapatkan oleh rakyat biasa.

"Kira-kira kalau pengusaha muda di Solo tidak punya pengalaman sama sekali, mau maju sebagai wali kota tapi bukan anak presiden, kira-kira bisa dapat rekomendasi itu?" kata Najwa Shihab.

Baca: 16 Pertanyaan Telak Najwa Shihab untuk Menkes Terawan, Dua Pertanyaan Pamungkas: Siap Mundur Pak?

Menjawab pertanyaan itu, Gibran mengatakan semua harus dilihat dari progresnya.

Gibran kembali menegaskan bahwa dirinya telah melewati semua proses dan melengkapi persyaratan.

"Ya kita lihat dulu, saya kan daftarnya lewat DPD Jawa Tengah, waktu itu Pak Purnomo yang diusung dari DPC, ya kita lihat dong Mbak progress-nya seperti apa, saya sudah melewati semua proses," papar Gibran.

Kemudian Gibran menyoroti elektabilitasnya yang memang lebih tinggi.

Buatnya, hal itu tak luput dari penilaian Megawati.

Baca: Ditanya Najwa Shihab Bisakah Calon Presiden dari Keturunan Arab, Ini Jawaban Ahok

"Dan ketika awal 2020 sampai rekomendasi turun, elektabilitas saya sudah melebihi Pak Purnomo, ya itu mungkin salah satu pertimbangan juga dari ibu ketua umum."

"Gini lho Mbak, awal-awal saya cuma punya 13% lalu saya berjuang sampai dapat 55% itu di bulan Juni, jadi ini prosesnya," jelas Gibran

Gibran menegaskan bahwa dirinya tidak mendapat keistimewaan apapun meski dirinya adalah anak dari Presiden Jokowi.

"Jadi Anda mau mengatakan menjadi anak presiden tak mendapatkan keistimewaan apa pun terhadap proses pencalonan Anda di Kota Solo, Mas?" tanya Najwa Shihab.

"Ya, saya rasa tidak," pungkas Gibran.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur) (TribunPalu)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer