Diharapkan, tangan dingin Shin Tae-yong mampu membuat Timnas Indonesia mengalami peningkatan kualitas.
Betapa tingginya tingkat kepercayaan PSSI terhadap Shin Tae-yong terbukti dengan diangkatnya mantan pelatih Korea Selatan itu untuk menukangi Timnas Indonesia Senior hingga U-19.
Shin Tae-yong sendiri saat ini belum mampu menunjukkan apa yang ia poles jika ditinjau dari segi hasil laga di lapangan, misal di Timnas Indonesia U-19.
Shin Tae-yong saat ini belum bisa menjamin kemenangan Timnas Indonesia U-19 di setiap laga uji coba yang mereka jalani selama pemusatan latihan atau Trining Center (TC) di Kroasia.
Selama menjalani beberapa laga uji coba, baik di Kroasia, skuad Garuda Muda dikatakan masih lebih banyak meraih hasil kalah dan secara permainan belum terbentuk identitas yang jelas.
Meski secara karakter permainan belum terbentuk, ada beberapa hal positif ditunjukkan Timnas Indonesia U-19 kala mereka tampil menghadapi Arab Saudi dan Qatar beberapa waktu lalau di Kroasia.
Beberapa peningkatan dari mulai aspek fisik, stamina, keterampilan menggocek bola dan lemparan dalam dari Timnas Indonesia U-19 mulai terlihat ada perbaikan, meski secara teknik dan karakter permainan belum terlihat dari polesan Shin Tae-yong.
Namun, di mata pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada tangan dingin justru Shin Tae-yong cocok dengan Bagus Kaffa dkk.
Baca: Pacu Semangat Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong Sebut di Korsel Latihan Tak Berhenti Hingga Mati
Baca: Isu Naturalisasi Pemain Brasil di Timnas Indonesia, Forum Suporter Sebut PSSI Selalu Buat Kegaduhan
Rudy mengatakan bahwa kelemahan Timnas Indonesia U-19 perlahan mulai tercover, terutama terkait fisik dan stamina.
"Saya pikir gaya coach Shin (Tae-yong) cocok, daripada main bagus possession dan kalah beruntung di adu penalti, mungkin berkaca main gaya itu," kata Rudy dilansir Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com berjudul Polesan Tangan Dingin Shin Tae-yong Dinilai Cocok dengan Timnas U-19 Indonesia.
Selama memimpin pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong memang tegas menegakkan kedisiplinan dalam berlatih.
Sebagaimana diketahui, untuk memperbaiki stamina dan fisik pemain, pelatih 51 tahun itu sering memberikan porsi latihan berat.
Bahkan, latihan dibawah era Shin Tae-yong sampai membuat beberapa pemain pingsan ketika latihan.
Menu latihan dari Shin Tae-yong sangat intens dan keras, demi membentuk fisik dan stamina para pemain Timnas Indonesia U-19.
Namun kerja keras mereka terbayarkan dengan permainan apik yang disuguhkan kala menjalani uji coba lalu.
"Dari latihan taktik dan cara berpikirnya sangat terlihat progres, terutama disiplin. Tidak ada pemain yang jalan kaki, semua lari," kata Rudy,
"Fisik sudah terbentuk, prinsip bermain sudah paham. Nanti pelatih gampang mau menggunakan taktik apa saja," ujar Rudy menilai gaya kepelatihan Shin Tae-yong.
"Yang paling penting prinsip sepak bolanya, tampaknya anak-anak U-19 sudah disiplin sekali. Kapan bertahan, ketika menyerang, semua lini proaktif," tukasnya.
Pekan ini, Timnas Indonesia U-19 akan melakoni laga uji coba keenam dalam satu bulan melawan Bosnia Herzegovina pada Jumat (25/9/2020).
Kemudian tiga hari setelahnya, Garuda Nusantara akan menjalani laga uji coba terakhir di Kroasia dengan melawan Dinamo Zagreb.
Sesudah menuntaskan TC di Kroasia, pada Oktober mendatang Timnas Indonesia U-19 akan kembali melanjutkan TC di Turki.
Meski secara taktik belum terlihat optimal, salah satu yang menjadi sorotan dari Timnas Indonesia U-19 adalah fisik pemain, terutama stamina.
Beberapa kali Shin Tae-yong menyoroti buruknya stamina dan daya tahan para pemain Timnas Indonesia U-19.
Mantan pelatih Korea Selatan itu pun bahkan pernah menyiratkan, para pemain tak masalah jatuh pingsan ketika berlatih, mengingat lebih baik kapasitas individu dideteksi awal.
Baca: Istimewa, Teknik Lemparan Jauh Bek Timnas Indonesia U-19 Ini Mirip Pemain Legendaris Liga Inggris
Baca: Shin Tae-yong Sorot 2 Evaluasi Penting Timnas Indonesia U-19 Pasca Babak Belur di Turnamen Uji Coba
Hasilnya, cukup terlihat ada progres di Timnas Indonesia U-19.
Meski hanya menang sekali semenjak uji coba, ada perkembangan yang terlihat dari Pratama Arhan dkk.
Mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada, sangat senang dengan perkembangan yang ditunjukkan oleh timnas U-19 Indonesia.
Rudy menilai kehadiran Shin Tae-yong memberikan perubahan yang signifikan bagi Bagas Kaffa dkk.
Salah satu yang menjadi perhatian utama Rudy adalah fondasi tim Garuda Nusantara yang semakin baik.
Hal itu terlihat pada kedisiplinan para pemain timnas U-19 Indonesia berlari mengejar bola.
Bahkan dalam laga uji coba pertama kontra Qatar, Kamis (17/9/2020), gelandang sayap Muhammad Supriadi sempat tergeletak kelelahan usai melakukan sprint dari tengah lapangan.
Menurut Rudy, fondasi itu sangat membantu pemain menerima materi tentang taktik dari tim pelatih.
"Dari latihan taktik dan cara berpikirnya sangat terlihat progress, terutama disiplin," kata Rudy dilansir dari Bolasport.com.
"Tidak ada pemain yang jalan kaki, semua lari," ucap pelatih yang mengawali karier kepelatihannya di Australia, Monbulk Rangers, itu.
Saking disiplinnya Shin Tae-yong, Rudy pernah mendengar satu nasihatnya kepada para pemain timnas Indonesia yang cukup mencengangkan.
Baca: Kevin Diks, Bek Fiorentina Berdarah Belanda-Maluku Ini Nyatakan Ingin Bermain di Timnas Indonesia
Baca: Masih Lanjutkan TC di Kroasia selama September Ini, Berikut Jadwal Resmi Laga Timnas Indonesia U-19
Menurut Rudy, juru taktik asal Korea Selatan itu sempat mencotohkan para pemain Korea yang tak akan pernah berhenti berlari sebelum meninggal.
"Pantas pernah dengar waktu TC timnas senior coach Shin pernah bilang di Korea kalau pemain belum mati tidak ada yang berhenti berlari," ucapnya.
"Fisik sudah terbentuk, prinsip bermain sudah paham. Nanti pelatih gampang mau menggunakan taktik apa saja," katanya.
Timnas U-19 Indonesia sendiri masih akan terus berlatih di Kroasia hingga akhir September mendatang.
Witan Sulaeman cs juga masih memiliki dua laga uji coba yang belum dilakoni yakni melawan Bosnia Herzegovina dan Dinamo Zagreb.