Sebelum Banjir Menerjang, Warga Kabupaten Sukabumi Dengar Suara Benturan Keras

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gelondongan kayu berserakan di aliran Sungai Cibuntu, Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020). Banjir bandang menerjang Cicurug, Sukabumi, Senin (21/9/2020) petang.

Herman menambahkan pada Selasa (22/9), korban pertama atas nama Jeje (58) ditemukan di daerah Tenjojaya dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian korban kedua atas nama Hasyim (70) ditemukan di daerah Parungkuda dalam keadaan meninggal dunia.

Sedangkan korban ketiga atas nama Anang (25) masih dalam pencarian.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat wilayah yang terdampak di Kabupaten Sukabumi ini yaitu di Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.

Lima desa yang terdampak di Kecamatan Cicurug antara lain Desa Pasawahan (Kampung Cibuntu), Desa Cisaat (Kampung Cipari), Desa Mekarsari (Kampung Lio dan Nyangkowek), dan Desa Bangbayang (Perum Setia Budi), Kelurahan Cicurug (Kampung Aspol).

Sedangkan desa terdampak di Kecamatan Parungkuda berada di Desa Langensari (Kampung Bojong Astana) dan Desa Kompa (Kampung Bantar).

Pusdalops BNPB masih memonitor situasi pascabanjir bandang di tiga kecamatan terdampak.

(Tribunnewswiki.com/Kompas.com/Tribunjabar.id)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kesaksian Warga Saat Banjir Bandang Sukabumi, Diawali Suara Benturan Keras dan di tribunjabar.id dengan judul Banjir Bandang Sukabumi, 3 Kecamatan Terdampak dan 10 Jembatan Rusak, Gubernur: Kepala Daerah Siaga



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer