Seorang Pemuda Bacok Ibunya di Kepala dan Leher dengan Parang, Berakhir Babak Belur Dihajar Warga

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Penganiayaan Ilustrasi penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pemuda telah menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga nyaris tewas.

Pemuda tersebut adalah PH (22) yang menganiaya sang ibu FH (50).

Akibat dari perbutannya tersebut PH babak belur dihajar massa.

Kejadian pengadiayaan terhadap ibu kandung tersebut terjadi di Desa Waraka, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah.

Baca: Video Viral 5 Pemuda Lantunkan Adzan dalam Alunan Model yang Berbeda, Tuai Pujian

Baca: Video Viral Petugas Protokol Kesehatan Covid-19 Terlibat Baku Hantam dengan Pemuda Tak Pakai Masker

Ilustrasi penganiayaan. (net)

Kronologi

AKBP Rosita Umasugi, selaku Kapolres Maluku Tengah menceritakan, kejadian tersebut berawal saat pemuda tersebut minta uang.

PH meminta uang pada korban untuk berangkat ke Ambon.

Tapi korban tidak memberikan uang pada pelaku.

Akibatnya pelaku langsung marah dan menyerang korban.

Sang ibu yang dianiaya tersebut mengalami luka cukup parah di sekujur tubuhnya.

Korban juga mendapatkan bacokan di bagian tangan dan kepala.

Baca: Pertemanan Facebooknya Diblokir, Seorang Suami di Lampung Aniaya Istrinya hingga Babak Belur

Baca: Kasus Penganiayaan Bocah Autis di Kulon Progo, Korban Dianiaya dan Dipasung di Kandang Kambing

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, Rosita mengatakan, pelaku meminta uang pada sang ibu, namun ibunya menjawab tak ada uang, Senin (14/9/2020).

Lantas pelaku langsung memukuli ibunya.

“Jadi, korban bilang ke anaknya kalau mau ke Ambon harus urus surat-surat dulu karena ada PSBB di Ambon, lalu pelaku ini minta uang dari ibunya tapi ibunya bilang tak ada uang, saat itu pelaku langsung memukuli ibunya,” kata Rosita.

Penganiayaan tersebut masuh berlanjut.

Ilustrasi uang (pixabay.com)

Pelaku yang tak puas menghajar ibunya dengan kepalan tangan langsung mengambil parang.

Pelaku mengejar ibunya yang melarikan diri keluar rumah.

Pemuda ini langsung membacok kepala sang ibu dan tangan korban yang membuat ibunya tersebut jatuh.

Warga yang melihat peristiwa tersebut, langsung mendatangi rumah korban.

Lantas korban dibawa ke RSUD Masohi.

Baca: Lagi Bermesraan di Sawah, Dua Remaja di Solo Didatangi Polisi Gadungan, Diperas dan Dianiaya

Baca: Seorang Suami di Palembang Aniaya Istrinya karena Pulang Mengemis Tak Bawa Uang

Dikejar warga

Akibat perbuatannya tersebut, para warga dibuat marah.

Rosita menjelaskan, pelaku melarikan diri ke arah pantai dan dikejar warga.

“Warga yang marah ikut menghajar korban, beruntung aparat Polsek dan Koramil segera datang untuk mengamankan pelaku,” jelas Rosita.

Akhirnya pelaku dibawa ke Masohi lewat jalur laut dengan menaiki speedboat karena membuat para warga marah.

Rosita mengatakan, PH juga sudah diamankan di kantor Polres Maluku Tengah saat ini.

Pelaku, imbuh Rosita, juga sempat dirawat di RSUD.

“Pelaku ini sempat dirawat di RSUD juga tapi demi keselamatannya, dia telah diamankan di Polres, karena keluarga besar korban memang tidak terima dengan perbuatannya itu,” tutup Rosita.

(TRIBUNNEWSIWKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Minta Uang Tak Diberi, Pemuda Ini Bacok Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer