Belasan Petugas Medis Berkontak Langsung dengan Korban Kecelakaan yang Ternyata Positif Covid-19

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Staf medis di Mulhouse,

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Belasan petugas medis telah berkontak dengan seorang korban kecelakaan yang positif virus corona.

Hal tersebut diketahui usai para tenaga medis tersebut melihat hasil swab pasien.

Kejadian tersebut terjadi di  Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.

Kala itu ada korban kecelakaan yang dilarikan ke RSUCM pada 10 September 2020.

Baca: GPMB : Peringatan Pandemi Berikutnya Muncul Saat Kematian Akibat Covid-19 Dekati Angka 1 Juta Jiwa

Baca: Pemerintah Siapkan Hotel Bintang 2 dan 3 di DKI Jakarta Sebagai Tempat Karantina OTG Covid-19

Menurut penuturan Kepala Bagian Umum dan Hubungan Masyarakat RSUCM Aceh Utara Jalaluddin, Selasa (15/9/2020), sesuai protokol yang ada korban kecelakaan tersebut diambil tas swabnya saat masuk rumah sakit.

"Sesuai protokol diambil sampel swab," tutur Jalaluddin.

Ilustrasi kecelakaan sepeda motor (https://www.lifehacker.com.au/ via kompas)

Kondisi pasien kritis

Tim medis juga langsung mengambil langkah operasi dikarenakan kondisi pasien saat itu sedang dalam masa kritis.

Dalam operasi tersebut, ternyata ada belasan tenaga medis RSUCM Aceh Utara yang ikut terlibat di dalamnya.

Jadi para tenaga medis ini berkontak langsung dengan pasien kecelakaan itu.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, hasil swab pasien kecelakaan tersebut menunjukkan positif terpapar virus corona.

FOTO: Ilustrasi sejumlah dokter sedang melakukan operasi (Unsplash - National Cancer Institute @nci)

Jalaluddin mengatakan, adanya hasil swab tersebut belasan tenaga medis yang turut membantu pasien itu di IGD maupun di ruang operasi dikarantina.

"Ternyata begitu hasilnya keluar, pasien itu positif. Maka kita karantina belasan tenaga medis yang turut membantu pasien itu di IGD maupun di ruang operasi," kata Jalaludin.

Isolasi mandiri juga diberlakukan bagi para tenaga medis yang ikut berkontak langsung dengan pasien.

Jalaludin menuturkan, tenaga medis isolasi di rumah masing-masing.

"Mereka diisolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing," tutur Jalaludin.

Tindakan selanjutnya yang dilakukan adalah mensterilkan UGD.

Rumah sakit juga menutup sementara ruang-ruang yang pernah digunakan untuk merawat pasien kecelakaan yang ternyata positif Covid-19 itu.

Ruang lain yang juga ikut disterilkan dengan ditutup sementara adalah ruang instalasi gawat darurat.

  

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Korban Kecelakaan Ternyata Positif Covid-19, Belasan Petugas Medis Telanjur Berkontak Langsung



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer