Selain jarang berlaga di Liga Champions, Arsenal juga sudah satu dekade terakhir sangat jarang meramaikan perebutan gelar juara Liga Inggris.
Kepergian sosok pelatih legendaris Arsene Wenger pada pertengahan 2018 lalu pun membuat Arsenal harus mau tidak mau melakukan revolusi.
Setelah kedatangan Unai Emery gagal mengangkat, Arsenal kembali mencoba peruntungan dengan pelatih asal Spanyol, Mikel Arteta.
Hasilnya cukup bagus, Arteta membawa Arsenal juara Piala FA 2020 dan Community Shield ditahun yang sama.
Rupanya, keberhasilan Arteta ini membuat manajemen Arsenal berharap besar pada sosok eks pemain Barcelona, Everton dan Arsenal ini.
Arterta, untuk musim 2020-21 akan menjabat sebagai manajer tim utama, tidak hanya pelatih kepala.
Apa bedanya? Arteta kini memiliki kontrol lebih luas terkait urusan transfer pemain, tak hanya terbatas urusan taktik atau strategi bermain Mesut Ozil cs.
Wewenang ini pernah dimiliki Arsene Wenger selama berkarya di Arsenal.
Sedangkan Unai Emery, tidak diberi wewenang demikian ketika melatih klub berjuluk The Gunners tersebut.
Baca: Lionel Messi Kini Mulai Tersenyum Kembali Ketika Berlatih, Pertanda Mulai Bahagia Lagi di Barcelona?
Baca: Sukses Bawa Arsenal Juara Piala FA, Inilah Catatan Istimewa Mikel Arteta di Musim Pertamanya Melatih
Perubahan ini tentu membawa dampak luas.
Beberapa orang lawas di tubuh Arsenal, terkait urusan transfer kini dilepas.
Arsenal melalui direktur teknis, Eduardo Gaspar memecat beberapa orang penting yang berpengalaman dalam melakukan rekrutmen pemain di Arsenal sejak era Arsene Wenger, karena ingin berlayar dengan koordinasi dari Mikel Arteta yang kini menjadi manajer utama tim.
Salah satu yang menjadi korban pemecatan Arsenal adalah Francis Cagigao yang merupakan mantan kepala pencari bakat pemain.
Padahal, Cagigao telah menjadi pemandu bakat The Gunners selama 24 tahun lamanya.
Catatan kerja Cagigao di klub Meriam London itu pun tak main-main, terutama riwayat ketika ikut dalam proses mendatangkan pemain muda potensial.
Berkat kerja kerasnya, Arsenal berhasil mendatangkan pemain-pemain asal Spanyol yang punya kontribusi positif seperti Cesc Fabregas, Hector Bellerin, Santi Cazorla dan Nacho Monreal.
Pria berusia 51 tahun itu juga mengaku nyaris mendatangkan megabintang Barcelona, Lionel Messi, ke Arsenal ketika dia masih berada di akademi La Masia.
"Arsene Wenger (mantan pelatih Arsenal) telah mengatakan bahwa pada satu tahap kami hampir mengontrak Leo Messi dan meskipun saya tidak akan mengatakan kami dekat, kami ada di sana atau di sekitarnya," kata Cagigao, seperti dilansir dari Tribal Football.
Baca: Arteta Resmi Latih Arsenal: Rekor Pelatih Termuda Klub, Cedera hingga Harapan Arsene Wenger
Baca: CAS Putuskan Manchester City Menang atas UEFA, Manchester United, Chelsea hingga Arsenal Meradang
Selain Cagigao, Brian McDermott, Peter Clark dan Ty Gooden yang merupakan pemandu bakat senior Arsenal juga tak luput untuk dilepas.
Edu akhirnya buka suara untuk menjelaskan alasannya mendepak orang-orang penting di bagian perekrutan pemain.
Pria asal Brasil itu mengatakan ingin bekerja dengan sedikit orang dan memiliki tim khusus dalam hal perekrutan di dalam internal Arsenal.
Terlebih kini ada sosok Mikel Arteta dan Arsenal perlu untuk membantu sang pelatih dalam menentukan arah kebijakan perekrutan pemain yang sesuai dengan strategi atau kebutuhan tim saat ini.
Dia percaya cara ini lebih efektif untuk mendapatkan pemain-pemain yang mereka buru ketimbang berafiliasi dengan pihak-pihak eksternal.
"Semuanya sudah jelas."
"Saya ingin bekerja dengan lebih sedikit orang."
"Saya ingin bekerja lebih banyak dengan StatDNA, yang kami miliki secara internal di sini di klub dan sangat penting. Orang yang ingin saya ajak kerja sama, saya ingin mereka sangat dekat dengan saya. Saya ingin membuat sekelompok orang yang bekerja bersama."
"Saya tidak ingin individu bekerja di satu area atau untuk satu negara. Saya ingin kelompok bekerja bersama. Lebih sedikit orang dengan lebih banyak tanggung jawab," tutur Edu, seperti dilansir dari Bolasport.com.
Musim panas 2020 berjalan tidak bahagia untuk Barcelona dan kapten tim, Lionel Messi.
Bermacam persoalan baik di dalam dan luar lapangan membuat Barcelona bertengkar hebat dengan Lionel Messi.
Penyebab paling utama dari pertengkaran besar kedua kubu adalah beda interpretasi klausul pelepasan 700 juta euro di kontrak kerja antara pihak Lionel Messi dan Barcelona.
Lionel Messi pun dikabarkan sudah pernah menjalin kontak dengan Manchester City untuk keluar dari Barcelona.
Namun, fatwa dari otoritas Liga Spanyol terkait isi kontrak Lionel Messi dengan klausul 700 juta euro-nya yang tetap aktif sehingga membuat sang kapten tak bisa lagi berharap segera pindah dari Barcelona pada musim panas ini.
Lionel Messi akhirnya resmi bertahan di Barcelona untuk musim 2020-21.
Lionel Messi udah mengikuti sesi latihan bareng lagi bersama tim untuk kali pertama menjelang musim baru.
Baca: Tak Perduli Sukses Pertahankan Lionel Messi, Ribuan Fans Teken Mosi Agar Presiden Barcelona Mundur
Baca: Tak Hanya Rombak Skuad Barcelona, Ronald Koeman Pakai Pola Latihan Disiplin hingga Dijuluki Sersan
Rabu (9/9/2020), pelatih Ronald Koeman akhirnya bisa mengumpulkan skuadnya untuk melakoni sesi latihan bersama yang terbagi menjadi dua sesi.
Selain Messi, tampak pula Luis Suarez, Arturo Vidal hingga dua pemain yang kembali dari masa peminjaman, Philippe Coutinho dan Rafinha.
Kemunculan mereka, terutama Messi dan Suarez, dalam satu lapangan menjadi penting sebagai penanda krisis yang mulai terkikis di tubuh Barca.
Dua penyerang andalan El Barca itu diisukan bakal hengkang sebagai bagian korban revolusi tim di bawah asuhan Koeman di musim baru ini.
Lionel Messi sendiri sebelumnya lebih banyak terdiam dan pasang muka datar tanpa ekspresi ketika pertama kali kembali ke tempat latihan Barcelona pada Senin (7/9/2020) lalu.
Messi akhirnya memutuskan bertahan dan sepertinya hal itu membuat Suarez ikut kerasan.
Walau dikabarkan tidak bahagia di klub, mereka justru tertangkap kamera mengikuti latihan sambil mengobrol dan tersenyum lepas.
Seperti halnya diperlihatkan pemain lain semisal Vidal, Coutinho, Gerard Pique, Sergi Roberto, Rafinha, Frenkie de Jong, hingga Ansu Fati.
Suasana adem di tengah hujan pada sesi latihan itu seperti meredam huru-hara yang terjadi di skuad Barcelona selepas akhir musim kemarin.
Suarez, yang diisukan kuat segera gabung ke Juventus, merespons rumor tersebut melalui Instastory.
Baca: Pasang Ekspresi Datar dan Tanpa Senyum, Apakah Lionel Messi Tak Bahagia Bertahan di Barcelona?
Baca: Masalah Lionel Messi Reda, Barcelona Bergegas Rekrut Pemain Baru dari Liverpool, Inter dan Man City
"Sementara berita palsu muncul, saya baik-baik saja (dalam bentuk emotikon)," tulis penyerang Uruguay tersebut.
Adapun Messi sudah bisa bergabung dengan tim setelah melahap sesi latihan individual sehari sebelumnya.
Tampak pula Vidal, yang dikabarkan oleh banyak media di Eropa sudah mencapai kesepakatan personal dengan Inter Milan.
Koeman menyiapkan pasukannya untuk segera mencapai level kebugaran maksimal menjelang duel uji coba pramusim pertama menghadapi Gimnastic de Tarragona, Sabtu (12/9/2020).
Jadwal Liga Spanyol 2020-2021 sudah menanti mereka di depan mata.
Agenda LaLiga musim ini bakal dibuka pada Jumat (11/9/2020) dengan pertandingan Granada vs Athletic Bilbao.
Sementara itu, Barcelona baru melakoni pekan perdana dengan menghadapi Villarreal pada 26-27 September.