Tortikolis

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi adanya sakit leher


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tortikolis merupakan gangguan otot leher yang menyebabkan kepala tampak miring.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh bawaan saat lahir, kerusakan otot leher atau karena gangguan peredaran darah.

Tortikolis kronis dapat menimbulkan rasa nyeri, sehingga penderitanya sulit melakukan kegiatan sehari-hari.

Tortikolis umumnya merupakan kondisi bawaan sejak lahir yang disebut tortikolis otot kongenital.

Namun, kondisi ini juga bisa terjadi setelah lahir karena masalah medis tertentu, disebut tortikolis yang didapat, contohnya gangguan pada otot leher.

Kondisi ini kadang kala dapat hilang tanpa diobati, meski ada juga kemungkinan akan muncul kembali.

Langkah penanganan perlu segera dilakukan begitu seorang anak terdiagnosis menderita tortikolis. (1)

Penanganan dini dapat meningkatkan keberhasilan penyembuhan bagi penderita, serta mencegah komplikasi jangka panjang.

Terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang alami tortikolis, antara lain: (2)

  • Memiliki sejarah anggota keluarga yang mengidap tortikolis.
  • Mengonsumsi obat-obatan yang mempengaruhi area tubuh tertentu.
  • Pernah mengalami luka, seperti pada leher. 

Baca: Mendengkur

Baca: Cegukan

  • Penyebab


Tortikolis dapat disebabkan oleh kondisi bawaan sejak lahir yang biasanya berkembang dalam janin karena posisi kepala bayi berada di posisi yang salah atau karena kerusakan pada otot leher serta gangguan suplai darah ke leher.

Kondisi ini juga dapat disebabkan karena cedera otot atau cedera pada sistem saraf.

Tortikolis yang diakibatkan oleh kelainan struktur otot dan atau tulang, umumnya akan bersifat permanen (tortikolis permanen).

Infeksi telinga atau pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher juga dapat menyebabkan tortikolis temporer (sementara), yang biasanya pulih dalam beberapa hari jika penyebabnya diatasi.

Namun seringkali penyebabnya tidak diketahui (tortikolis idiopatik). (3)

  • Gejala


Selain membuat tampilan penderita seperti itu, tortikolis juga menyebabkan gejala-gejala seperti:

  • Terbatasnya gerakan kepala.
  • Kaku otot leher.
  • Sakit leher.
  • Bengkak otot leher.
  • Tremor kepala.
  • Sakit kepala.
  • Salah satu sisi bahu terlihat lebih tinggi. (4)

Baca: Polip Hidung

Baca: Kanker Tenggorokan

  • Pengobatan


Penanganan tortikolis perlu dilakukan secepat mungkin untuk mencegah komplikasi dalam jangka panjang.

Untuk tortikolis kongenital, penanganan utama yang bisa dilakukan adalah peregangan otot leher.

Dapat dilakukan peregangan secara pasif pada penderita atau memakai alat penyangga untuk mempertahankan posisi tubuh tertentu.

Dokter juga dapat mengajarkan beberapa gerakan pada orang tua yang bisa dilakukan bersama penderita.

Gerakan tersebut dapat membantu memanjangkan otot leher yang mengeras atau pendek, serta menguatkan otot leher pada sisi yang satunya.

Perawatan ini sering kali berhasil, terutama jika perawatan diawali sejak usia 3 bulan.

Jika perawatan ini belum dapat mengatasi kondisi, maka diperlukan prosedur operasi untuk memperbaiki posisi otot leher. Prosedur ini baru bisa dilakukan setelah penderita mencapai usia prasekolah.

Sementara tortikolis yang disebabkan kerusakan sistem saraf, tulang belakang, atau otot, dapat ditangani sesuai penyebabnya.

Pilihan penanganan yang bisa dilakukan antara lain adalah dengan menggunakan pemanas atau memijat leher untuk meredakan rasa nyeri, melakukan latihan peregangan atau menggunakan penyangga leher untuk mengatasi otot yang tegang, serta menjalani fisioterapi.

Di samping penanganan tersebut, dokter juga dapat memberi obat pada pasien guna meredakan gejala.

Obat tersebut meliputi obat pelemas otot (misalnya baclofen ), obat pereda nyeri, serta suntikan botulinum toxin atau botox yang diulang tiap beberapa bulan.

Jika upaya tersebut belum mendatangkan hasil, maka dokter dapat menganjurkan prosedur operasi.

Tujuan prosedur ini adalah untuk memperbaiki tulang belakang yang tidak normal, memperpanjang otot leher, memotong otot atau saraf leher, serta menggunakan stimulasi otak dalam untuk mengganggu sinyal saraf, yang dilakukan pada distonia tengkuk yang sangat parah. (5)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Tortikolis


Penyebab Gangguan otot leher


Gejala atau Ciri Leher kaku yang menyebabkan kepala miring


Sumber :


1. www.halodoc.com
2. www.sehatq.com
3. www.alodokter.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer