Nenek yang tak disebutkan namanya tersebut diperkosa oleh seorang pemuda berusia 37 tahun.
Peristiwa tersebut terjadi di daerah terpencil di desa Chhawla, Dwarka, Negara Bagian Delhi, India.
Terdakwa, Sonu (37), yang bekerja sebagai tukang pipa adalah penduduk Rewla Khanpur.
Polisi telah menangkap tersangka atas tuduhan pemerkosaan sebagaimana dilansir dari The Indian Express, Rabu (9/9/2020).
Baca: Viral Penyelamatan Nenek 87 Tahun, Masih Hidup Meski Terkubur dalam Lumpur Selama 3 Hari
Insiden itu terjadi pada Senin (7/9/2020) malam waktu setempat ketika wanita lanjut usia ( lansia) itu dalam perjalanan menuju desa terdekat.
Dalam perjalanannya, dia kebetulan bertemu dengan terdakwa. Terdakwa lalu menawari nenek tersebut tumpangan dengan kendaraan roda dua.
Bukannya mengantarkan korban ke tujuan, terdakwa malah membawanya ke lapangan terpencil dan memerkosanya.
Wakil Komisaris Polisi Wilayah Dwarka Santosh Kumar Meena mengatakan pemeriksaan kesehatan terhadap korban sudah dilakukan dan keterangannya sudah direkam.
Polisi menyatakan wanita lansia itu kini dinyatakan stabil dan telah keluar dari rumah sakit pada Selasa (8/9/2020).
Baca: Tragis, Seorang Pasien Covid-19 Diperkosa Sopir Ambulans Saat Dibawa ke Rumah Sakit
Sementara itu, Komisi Wanita Delhi (DCW) menyebut insiden tersebut sebagai kasus yang “sangat meresahkan”.
DCW mengatakan penduduk desa setempat bergegas ke tempat kejadian saat mendengar tangisan korban.
Penduduk lantas menangkap pelaku dan memanggil polisi. Laporan pemeriksaan medis mengungkapkan ada beberapa luka dan memar di tubuh korban.
Ketua DCW Swati Maliwal dan anggota DCW Vandana Singh bertemu dengan korban pada Selasa.
“Dari seorang bocah berusia enam bulan hingga seorang wanita berusia 90 tahun, tidak ada yang aman di Delhi,” kata Maliwal.
Baca: Nenek Berusia 70 Tahun Berhasil Wisuda di Jurusan Perhotelan, Ingin Seperti 10 Anaknya yang Sarjana
Dia memastikan bahwa korban akan mendapatkan keadilan. Maliwal juga mengecam pelaku tindakan asusila bukanlah seorang manusia.
“Kasus ini perlu ditelusuri dengan cepat dan keadilan harus diberikan dalam waktu enam bulan,” kata Maliwal.
Diwartakan sebelumnya, seorang nenek (82) dan anaknya (64) selamat setelah terjebak dalam lift rusak di rumahnya, Kota Xi'an, Provinsi Shaanxi, China.
Saat naik ke lantai dua, tiba-tiba mesin lift rumah empat lantai ini mati.
Kedua nenek yang tak disebutkan namanya ini selamat berkat mengumpulkan dan minum air kencing satu sama lain.
Tanpa bantuan alat apapun, mereka inisiatif mengumpulkan air kencing, dan bertahan hidup selama 96 jam.
Satu orang menangkupkan tangan ke bagian vital lainnya sebelum kemudian diminum agar tidak dehidrasi, lapor sebuah media China, dikutip Daily Mail, Senin (20/7/2020).
Begitu seterusnya hingga empat hari lamanya.
Baca: Nenek Ini Tega Buka Masker dan Sengaja Batuk di Depan Bayi hingga Alami Demam, Aksinya Terekam CCTV
Akhirnya, mereka diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran, setelah ada laporan.
Insiden ini terungkap setelah keduanya baru saja keluar dari Rumah Sakit Gaoxin.
Pensiunan dan putrinya ini telah sepenuhnya sembuh dan menceritakan pengalamannya kepada dokter yang kesaksiannya dirangkum media lokal.
Dr Yin yang menangani mereka mengatakan, "Keduanya naik lift ke lantai dua untuk mandi. Setelah mesin mati, ibunya berdiri di atas bahu putrinya dan memecahkan lampu di atas mereka."
Yin menyebut keduanya tanpa dibekali ponsel sama sekali.
"Dia kemudian menarik keluar kawat besi dari lampu, dan menggunakannya untuk membuka celah pintu lift," kata Dr Yin.
"Mereka bergiliran menghirup udara segar dari celah tersebut," tambahnya.
Yin menambahkan keduanya berhasil selamat karena mengonsumsi urin satu sama lain.
Pada hari keempat di dalam lift, keduanya berhasil keluar setelah teriakannya di celah lift tersebut terdengar oleh tetangga, menurut media televisi Shaanxi.
Baca: Nenek Ditebas Pakai Parang oleh sang Cucu karena Dikira Kambing, Polisi Selidiki Kejiwaan Pelaku
Tetangga ini kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Akhirnya, mereka berdua dibawa lari ke rumah sakit terdekat dan berhasil selamat.
Dr Yin mengatakan keduanya tidak akan selamat tanpa minum air seni.
"Kita tahu bahwa air seni kebanyakan mengandung air. Meskipun punya kandungan racung, tetapi ini masih dapat digunakan untuk bertahan hidup sementara," kata Yin.
Keduanya kini telah keluar dari rumah sakit setelah sepenuhnya pulih.
Baca: Kedapatan Mencuri dan Tertangkap Polisi hingga Tiga Kali, Nenek Temu: Saya ini Hobi Mencuri