Demi Kalahkan Joe Biden pada Pilpres 2020, Donald Trump Rela Jika Harus Gelontorkan Uang Pribadi

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Donald Trump berpidato di depan kerumunan selama rapat umum kampanye di Bandara Smith Reynolds pada 8 September 2020 di Winston Salem, North Carolina.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden AS Donald Trump akan melakukan segala cara demi menang dalam Pilpres AS 2020.

Diberitakan Reuters, bahkan Presiden ke-45 AS ini sudi menggelontorkan dana pribadi untuk keperluan Pilpres pada 3 November 2020 mendatang.

Politisi Partai Republik ini mengatakan pada wartawan, kampanye kali ini akan membutuhkan modal dua atau tiga kali lipat dari Pilpres 2016.

Tetapi, jika diperlukan, ia akan menggunakan uang pribadinya.

"Jika harus, saya akan melakukannya," kata Trump.

Tim Kampanye Trump berhasil mengumpulkan dana hingga 1,1 miliar USD hingga akhir Juli.

WINSTON SALEM, NC - 08 SEPTEMBER: Presiden Donald Trump menyapa kerumunan selama rapat umum kampanye di Bandara Smith Reynolds pada 8 September 2020 di Winston Salem, North Carolina. Presiden juga menghentikan kampanye di Florida Selatan pada hari Selasa. Sean Rayford / Getty Images / AFP (Sean Rayford / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP)

Baca: Kian Sengit, Kamala Haris Pojokkan Donald Trump Soal Vaksin: Saya Tidak Akan Percaya Dia

Namun lebih dari 800 juta USD sudah digunakan.

Tim belum mengumumkan perolehan dana untuk periode Agustus 2020.

Sementara Joe Biden berhasil mengumpulkan 364,5 juta USD pada bulan Agustus.

Meski demikian, Donald Trump tetap bertekad harus menang dalam gelaran Pilpres kali ini.

"Apa pun yang diperlukan. Kami harus menang. Ini pemilu terpenting dalam sejarah negara kita,” ujarnya.

Manajer Kampanye Trump, Bill Stepien, mengatakan akan memantau anggaran dengan cermat mulai sekarang.

Stepien mengatakan tim Trump sangat nyaman dan percaya diri soal keuangan.

Trump Ajak Pendukung 'Coblos' Dua Kali

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C, pada 4 September 2020. (DREW ANGERER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Baca: Donald Trump: AS Siap Membantu Menyelesaikan Konflik Antara India dan China

Diberitakan sebelumnya, Trump sempat menjadi sorotan publik karena aksinya.

Donald Trump mendesak para pendukung untuk 'mencoblos' alias memberikan suara dua kali pada Pilpres AS 3 November mendatang.

Pertama melalui surat, dan kedua secara langsung.

Sontak hal ini menjadi kontroversi karena Presiden mendorong aksi kecurangan dalam Pilpres, seperti diberitakan Kontan, Jumat (4/9/2020).

"Biarkan mereka mengirimkannya dan biarkan mereka memilih," kata Trump dalam sebuah wawancara pada Rabu dengan WECT-TV di Wilmington, North Carolina. "Dan jika sistemnya sebaik yang mereka katakan, maka jelas mereka tidak akan dapat memilih secara langsung."

ILUSTRASI - WASHINGTON, DC - 12 AGUSTUS: Presiden AS Donald Trump meninggalkan acara di Ruang Makan Negara di Gedung Putih di Washington, DC. Acara tersebut berfokus pada praktik terbaik untuk melindungi kesejahteraan anak-anak dan guru yang berpotensi kembali ke sekolah selama pandemi virus corona. Doug Mills / The New York Times-Pool / Getty Images / AFP (POOL / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP)

Baca: Serang Balik, Joe Biden Ingin Selamatkan Amerika Serikat dari Kekacauan yang Diciptakan Donald Trump

Halaman
12


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr

Berita Populer