Pada laga kedua kontra Kroasia, Saddam bermain kurang dari 45 menit karena mengalami cedera.
Ia pun ditarik keluar dan digantikan oleh Braif Fatari.
Dalam laga itu, Timnas Indonesia U-19 kalah dengan skor 1-7 dari Kroasia.
"Saya sangat senang bisa diberikan menit bermain dari coach Shin Tae-yong."
"Saya dan teman-teman dapat pelajaran berharga dari pertandingan kemarin," ucap Saddam.
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-19 akan melawan Arab Saudi pada laga ketiga International U-19 Turnament 2020 pada 11 September 2020.
Kemudian, turnamen mini tersebut berakhir dan Timnas Indonesia U-19 diagendakan melakoni tiga laga uji coba kontra Qatar, Bosnia Hergezovia, dan Dinamo Zagreb.
Kekalahan telak 1-7 dari Kroasia membuat pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong angkat suara.
Sebenarnya, Timnas Indonesia U-19 terus melakukan peningkatan dari segi fisik jika dari pengamatan Shin Tae-yong selaam TC di Kroasia.
Namun, menurut Shin, para pemain Timnas Indonesia U-19 mengatur nafasnya sendiri untuk bermain selama 90 menit.
Rupanya, banyak pemain Timnas Indonesia U-19 yang memaksakan diri agar fisik dan staminanya bisa terus awet hingga akhir laga.
Baca: Skandal Langgar Protokol Covid-19 dan Bawa Perempuan ke Hotel, 2 Pemain Timnas Inggris Ini Dihukum
Baca: Ini Alasan Shin Tae-yong Tinggalkan 4 Pilar Timnas Indonesia U-19, termasuk Pemain Keturunan Inggris
Padahal, Shin ingin agar para pemain berlaga dengan maskimal dan intensitas lebih tinggi demi mengukur daya stamina masing-masing, sehingga tim pelatih bisa memberikan treatment latihan menyesuaikan kondisi individu.
Pada laga pertama turnamen International U-19 Friendly Tournament 2020, Timnas Indonesia U-19 harus kalah 0-3 dari Bulgaria.
Sempat mengimbangi Bulgaria hingga menit 77, selanjutnya timnas justru kebobolan 3 gol tepatnya pada menit ke-78, 83 dan 84.
Faktor stamina kembali menjadi sorotan Shin Tae-yong pasca-laga ini.
Kebobolan di menit-menit akhir merupakan bukti bahwa konsentrasi para pemain Timnas Indonesia U-19 menurun akibat fisik yang belum baik.
Pasca-laga kontra Bulgaria, Shin Tae-yong pun mengkritik stamina pemain-pemain Timnas Indonesia U-19.
Menurut Shin, para pemain tidak memaksimalkan stamina mereka.
Jika setiap pemain memaksimalkan stamina, maka mereka tidak akan kuat bermain selama 90 menit.
Yang terjadi adalah para pemain mengatur nafas mereka sendiri untuk bisa bertahan selama 90 menit.
"Tentang kemarin habis latihan itu, kami bicara dengan pemain."