Lionel Messi memutuskan bertahan di Barcelona pada musim 2020-21.
Berbagai masalah baik di dalam dan luar lapangan sempat membuat manajemen yang dipimpin Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu berseteru hebat dengan kapten tim Lionel Messi pada musim panas 2020 ini.
Penyebabnya yang paling utama adalah persoalan beda tafsir pada klausul 700 juta euro antara pihak Lionel Messi dan Barcelona.
Dengan kepastian Lionel Messi bertahan, maka kabar hijrahnya kapten Barcelona itu dari klub yang sudah hampir dua dasawarsa ia bela perlahan meredup untuk sementara waktu.
Sebelumnya, dilangsungkan pertemuan antara agen Lionel Messi yang sekaligus ayahnya, Jorge Messi dengan Bartomeu.
Namun pertemuan tersebut tak membuahkan hasil konkrit untuk Lionel Messi dan Barcelona.
Setelah melewati drama berhari-hari, Lionel Messi akhirnya disebut akan kembali muncul di tempat latihan Barcelona.
Baca: Lionel Messi Resmi Bertahan, Namun Survei Menunjukkan Pendukung Barcelona Justru Tak Suka, Mengapa?
Baca: Jika Tak Bisa Pindah Sekarang, Peluang Lionel Messi Pergi dari Barcelona Bisa Diwujudkan Awal 2021
Barcelona dijadwalkan menjalani latihan hari ini, Senin (7/9/2020), pukul 17.30 waktu Catalunya atau 22.30 WIB.
Sang ikon Lionel Messi pun dikabarkan bakal ikut gabung bersama rekan-rekan setimya di Ciutat Esportiva Joan Gamper.
Messi sempat absen dalam dua sesi latihan terakhir karena masih dalam situasi perselisihan kontrak dengan pihak klub.
Jadi hari ini atau Senin adalah momen perdana pertemuan Messi dengan pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, di tempat latihan.
Sebelumnya, seperti dilaporkan media Deportes Cuatro, Messi sempat berdiskusi empat mata dengan Koeman guna membahas masa depannya di Blaugrana.
Dialog kedua kubu diklaim berlangsung tidak menyenangkan dan dalam situasi panas.
Dalam pertemuan tersebut, Koeman secara blak-blakan dan berani dengan tegas mengatakan bahwa dirinya akan mencabut hak istimewa Messi di Barcelona.
Hak istimewa tersebut yakni pengaruh yang besar dari Lionel Messi dalam menentukan pelbagai arah kebijakan Barcelona, terutama terkait dengan keberlangsungan tim.
Seperti diketahui, Messi memiliki hak dan pengaruh luar biasa mendalamnya seperti pengusulan nama pelatih, "menyetujui" perekrutan pemain baru hingga berbicara soal teknis bermain skuat Barcelona di lapangan.
Di bawah komando Koeman, sosok seperti Lionel Messi bisa jadi tidak akan diposisikan terlalu istimewa seperti musim-musim sebelumnya dan ini berarti La Pulga mau tak mau siap harus untuk menerima konsekuensi 2020-21 bahwa dia tak lagi diperlakukan istimewa.
Di sisi lain, Messi sendiri sudah menyatakan bahwa semangat dan sikapnya tak akan berubah meski sempat berusaha meninggalkan raksasa Catalunya.
"Saya akan lanjut di Barcelona dan sikap saya tak akan berubah, meskipun saya sangat ingin pergi," kata pria kelahiran Rosario itu dalam wawancara kepada Goal.
Drama konflik antara Messi dan Barcelona yang menyedot perhatian dunia sejenak resmi berakhir pada Jumat (4/9/2020) ketika pria kelahiran Rosario, Argentina itu tampil dalam wawancara dengan Goal International.
Dalam wawancara itulah Messi mengkonfirmasi akan bertahan di Camp Nou.
Pemenang enam Ballon d'Or itu menyatakan tak ada pilihan lain kecuali bertahan di Barcelona.
Baca: Drama Konflik Panas dengan Manajemen Berakhir Antiklimaks, Lionel Messi Resmi Bertahan di Bercelona
Baca: Selain Berseteru dengan Lionel Messi, Presiden Barcelona Josep Bartomeu Dilaporkan Terlibat Korupsi
"Saya berpikir dan yakin bahwa saya bebas untuk pergi, presiden klub selalu mengatakan itu bahwa pada akhir musim saya dapat memutuskan apakah akan bertahan atau tidak," kata Messi dalam wawancara dengan Goal.
"Sekarang mereka berpegang teguh pada fakta bahwa saya tak mengatakannya (hengkang via burofax) sebelum 10 Juni."
"Padahal, pada 10 Juni kami masih berkompetisi di La Liga di tengah-tengah virus corona yang mengerikan, dan penyakit ini telah mengubah keseluruhan musim."
"Inilah alasan kenapa saya akan bertahan di klub."
"Sekarang saya akan melanjutkan karier di klub karena presiden mengatakan, satu-satunya cara untuk bisa pergi adalah dengan membayar klausul 700 juta euro, dan ini tidak mungkin," ungkap Messi.
Messi tahu ada cara lain untuk melawan Barcelona, yakni ke pengadilan.
Akan tetapi, Messi menyatakan takkan pernah mau ke pengadilan melawan Barcelona.
Pasalnya, Messi mengaku cinta kepada Barcelona, yang telah memberi dia segalanya sejak tiba di klub itu.
Bagi Messi, Barca adalah klub hidupnya dan telah membuatnya hidup di sana.
"Barca memberi saya segalanya dan saya telah memberikan segalanya."
"Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menyeret Barca ke pengadilan," tegas Messi.
Yang mengejutkan, ternuata keputusan Messi bertahan di Barcelona justru tak disukai oleh mayoritas penggemar fan alias Cules.
Media terkemuka di Spanyol AS, mengadakan suatu survei terhadap keputusan Messi yang memilih untuk tetap di Barcelona pada musim 2020-21.
Baca: Barcelona Berpeluang Gagal Lepas Luis Suarez ke Juventus Akibat Permintaan Khusus dari Lionel Messi
Baca: Dari Griezmann, Coutinho hingga Dybala: Ini Alasan Lionel Messi Bikin Karier Bintang Lain Redup
AS mengajukan pertanyaan; "Apakah Anda setuju dengan keputusan Messi bertahan di Barcelona?"
Dari 26.000 orang yang disurvei dalam jajak pendapat itu, secara mengejutkan 61,6% menyatakan "Tidak", sedangkan hanya 38,4% yang menyatakan "Ya".
Ada berbagai hipotesis mengapa publik Barcelona mulai mengendurkan respek-nya kepada Messi.
Bisa jadi pendukung mulai menganggap Messi tidak sepenuhnya menghargai perlakuan spesial klub terhadap dirinya selama beberapa musim terakhir atau, bisa juga publik menganggap reaksi sang bintang terlalu berlebihan ditengah situasi Barcelona yang seret prestasi musim 2019-20 lalu.
Namun secara moril, survey tersebut mengindikasikan bahwa dukungan pendukung untuk Lionel Messi mulai berkurang.
Menarik, melihat bagaimana rasa antusiasme Messi bermain di Barcelona pada musim 2020-21 nanti, setelah berseteru panjang dengan manajemen Barcelona.
Liga Spanyol musim 2020-2021 akan dimulai Jumat (12/9/2020) kedepan, namun laga perdana Barcelona dengan melawan Girona, baru akan dilangsungkan pada Kamis (17/9/2020).