Indonesia Terancam Resesi, Berikut Tips Keuangan Hadapi Era Krisis, Berlaku juga untuk Generasi Muda

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi menabung. Resesi ekonomi disebut akan datang ke Indonesia pada kuartal III 2020.

Jika Anda belum melakukannya, sekaranglah waktunya untuk meninjau kembali pengeluaran yang sudah dilakukan mulai dari listrik, telepon, layanan internet hingga hipotek. 

Di saat pandemi seperti sekarang, ini berarti pengeluaran Anda akan sedikit berbeda dari biasanya, jadi kembalilah ke awal tahun ini untuk melihat pengeluaran yang tidak perlu tersebut.

Bagi yang sudah bekerja, mulai sekarang siasati pengeluaran tak perlu bisa dimulai dengan lebih rutin mencatat pengeluaran sehari-hari.

Jika Anda masih kuliah atau bersekolah, hemat lah pengeluaran untuk hal-hal tidak perlu seperti nongkrong atau mengurangi aktifitas belanja dan wisata untuk membuat isi kantong tidak mudah cepat terkuras habis.

3. Pangkas tagihan dan rem keinginan mengajukan kredit

Jika Anda membayar bunga apa pun pada kartu kredit Anda, inilah saatnya berhenti.

Beralih ke kartu saldo 0% dapat memberi Anda waktu hingga 30 bulan untuk melunasi hutang Anda tanpa bunga apa pun, selama Anda menjaga pembayaran minimum.

Jangan pernah menggunakan kartu ini untuk berbelanja.

Tujuan utama adalah melunasi tagihan kartu kredit.

Selain itu, tunda atau berpikir satu dua tiga kali terlebih dahulu jika ingin mengajukan hutang atau mengkredit suatu barang/jasa dengan pelunasan jangka panjang ditengah kondisi serba tak menentu seperti saat ini.

Baca: Jika Nanti Indonesia Resesi, Menko Maritim Luhut Binsar: Bukan Akhir Segalanya

Baca: Breaking: Terburuk Sejak 1998, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal 2 2020 Minus 5,32 Persen. Siap Resesi?

4. Bangun bisnis sampingan dan investasi

Jika Anda memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan, sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk memulai pekerjaan sampingan.

Anda dapat melakukan beberapa pengajaran online seperti mengajar bahasa atau alat musik, atau menjual makanan untuk penghasilan tambahan. 

Kemampuan menambah jalur penghasilan diluar pekerjaan utama atau skill/kealian utama ditengah era yang tak menentu ini sangatlah krusial.

Mulai lah berbisnis dari sekarang.

Selain itu, Anda juga bisa mulai dari sekarang untuk belajar menabung reksadana atau mulai terjun ke investasi saham secara kecil-kecilan, agar meningkatkan awareness terkait perencanaan keuangan.

Pengertian Resesi

Dilansir oleh Forbes,  pada 1974, ekonom Julius Shiskin mendefinisikan resesi ekonomi sebagai penurunan produk domestik bruto (PDB) yang terjadi selama dua kuartal berturut-turut.

Resesi dapat terjadi karena penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Sementara para ahli menyatakan, resesi artinya ketika suatu negara mengalami PDB negatif, kenaikan tingkat pengangguran, penurunan penjualan ritel, dan kontraksi di pendapatan manufaktur untuk periode waktu yang panjang.

Halaman
1234


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer