Berbagai masalah baik di dalam dan luar lapangan membuat hubungan antara manajemen yang dipimpin Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dengan kapten tim Lionel Messi semakin mendidih.
Namun, kabar kepindahan Lionel Messi dari Barcelona, klub yang sudah hampir dua dasawarsa lebih pria Argentina itu tinggali itu pun kini meredup.
Pertemuan antara agen Lionel Messi yang sekaligus ayahnya, Jorge Messi dengan Bartomeu yang tak membuahkan hasil konkrit untuk Barcelona ternyata juga berdampak pada situasi sang kapten di Barcelona.
Lionel Messi hampir pasti tidak akan pindah ke klub lain pasa musim panas 2020 ini dan Barcelona pun sudah mengumumkan La Pulga agar bertahan.
Dengan ini, maka Lionel Messi dipastikan akan berada di tim Barcelona yang diasuh oleh Ronald Koeman.
Baca: Sadar Barcelona telah Melejitkan Kariernya, Lionel Messi Enggan Bawa Sengketa Kontrak ke Pengadilan
Lantas, kapan Lionel Messi akan kembali bermain dengan seragam Barcelona setelah bersitegang dan hampir pindah dari Camp Nou pada musim panas ini?
Meski belum tahu kapan Messi akan segera diturunkan pasca konflik panas beberapa minggu terakhir, peraih enam Ballon d'Or itu mengalah dan memilih tetap di Barca hingga ujung musim 2020-2021.
Barcelona pun telah mengumumkan Messi bertahan untuk semusim via unggahan di akun resmi Twitter-nya pada Sabtu (5/9/2020).
Baca: Selain Berseteru dengan Lionel Messi, Presiden Barcelona Josep Bartomeu Dilaporkan Terlibat Korupsi
Baca: Barcelona Berpeluang Gagal Lepas Luis Suarez ke Juventus Akibat Permintaan Khusus dari Lionel Messi
"Sekarang saya akan lanjut bersama tim karena presiden klub mengatakan bahwa satu-satunya cara agar saya bisa pergi adalah dengan membayar klausul pelepasan sebesar 700 juta euro dan itu mustahil," kata Messi.
Untuk fan Blaugarna, ini tentu menjadi kabar baik karena bisa kembali melihat Messi berseragam merah-biru.
Laga terdekat Blaugrana adalah pertandingan uji coba melawan Nastic pada 12 September mendatang.
Namun, kecil kemungkinan Messi ikut serta dalam duel di Johan Cruijff ArenA tersebut.
Momen Messi mengenakan seragam Barcelona lagi dalam pertandingan kompetitif akan tersaji 27 September.
Pada tanggal itulah Barcelona bakal memulai kiprahnya di Liga Spanyol dengan menjamu Villarreal di Camp Nou.
Tarik mundur ke belakang, tepatnya pada Agustus lalu, Messi mencoba mengaktifkan klausul yang memungkinkannya pergi secara gratis.
Namun, kubu Barca bersikeras menyebut Messi tak bisa dilepas secara bebas karena baru mengajukan pemberitahuan pada Agustus.
Kubu Blaugrana menilai batas akhir pengajuan pindah itu tetap pada bulan Juni sesuai kontrak awal.
Pihak Liga Spanyol pun ikut mengeluarkan pernyataan yang mendukung Barca.
Mereka menyatakan bahwa klausul pelepasan Messi di Barcelona senilai 700 juta euro (Rp 12,2 triliun) masih berlaku.
Berita tentang rencana hengkangnya Messi dari Barcelona memang sudah tercium sejak beberapa musim terakhir. Namun, tidak sekuat dan sesensitif seperti situasi saat sekarang.
Beberapa variabel kejadian dan serangkaian masalah Barcelona sebelum-sebelumnya, semakin nyata lah sinyal bahwa Lionel Messi akan meninggalkan klub berjuluk Los Cules itu pada musim panas 2020 ini.
Kemana klub yang dituju Messi bahkan sudah diramalkan oleh banyak media di Eropa.
Paling serius adalah kabar mendaratnya Lionel Messi di Inggris bersama Manchester City yang diasuh oleh eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola.
Baca: Kisruh dengan Barcelona Belum Usai, Status Kapten Lionel Messi Keburu Dicopot oleh Ronald Koeman
Baca: Pasca Dialog dengan Presiden Barcelona Berakhir Buntu, Lionel Messi dan Agen Lakukan Rapat Darurat
Selain Messi, empat pemain yang diusik oleh pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman untuk rencana tim musim 2020-2021 juga tak datang.
Keempat pemain tersebut adalah Luis Suarez, Arturo Vidal, Ivan Rakitic, dan Samuel Umtiti.
Pembahasan soal hubungan renggang antara Barcelona dan Lionel Messi terus memanas.
Messi, yang kontraknya akan habis pada 30 Juni 2021, tidak mau memperpanjang masa baktinya di Barcelona.
Kapten Barcelona ini meragukan proyek yang dibangun Josep Maria Bartomeu dan Ronald Koeman.
Adapun Barcelona hanya mau melepas Messi pada bursa transfer musim panas 2020 apabila ada yang mau menebus klausul pelepasan sang megabintang, yakni 700 juta euro (sekitar Rp 12,1 triliun).
Rupanya, Bartomeu dan Koeman memang menginginkan Messi hengkang dari Barcelona.
Expert sepak bola Spanyol, Terry Gibson, mengutarakannya kepada media Inggris, Sky Sports.
Baca: Dikabarkan Mulai Menyerah dengan Barcelona, Mengapa Saga Transfer Lionel Messi Berujung Antiklimaks?
Baca: Jika Pindah, Lionel Messi Dicap Sebagai Pengkhianat Paling Besar di Dunia Sepak bola, Ini alasannya
"Sekarang adalah pertanda bahwa akan ada perang antara Barcelona dan Messi," kata Terry Gibson melansir dari Sky Sports.
"Jika Anda bertanya kepada saya apa yang akhirnya akan terjadi, maka saya pikir Manchester City kini menjadi klub terdepan untuk mendapatkan Messi."
"Sebagian dari diri saya berpikir Bartomeu dan Koeman ingin melihat Messi pergi."
"Mereka ingin menghapus tagihan gaji Messi dan Barcelona perlu dibangun kembali."
"Akan tetapi, saya pikir Manchester City bukan harus membayar 600 atau 700 juta euro, melainkan 100 juta euro."
"Jika Barcelona bisa mendapatkan biaya transfer dari Manchester City, menghapus tagihan gaji Messi, dan mencoba menyalahkan Messi, maka itu merupakan hasil yang diharapkan Bartomeu dan Koeman."
"Saya merasa dengan melewatkan tes medis dan tidak mengikuti sesi latihan, sulit bagi Messi utuk kembali dan bertahan di Barcelona," ucap Gibson menambahkan.
Media Spanyol, AS, menilai tak akan ada klub yang dapat menebus Lionel Messi dengan mahar 700 juta euro.
Saat ini, rekor transfer pemain termahal di dunia masih dipegang oleh Neymar.
Neymar mengguncang dunia sepak bola ketika pindah dari Barcelona ke Paris Saint-Germain pada 3 Agustus 2017.
PSG rela menyerahkan 222 juta euro (sekitar Rp 3,86 triliun) kepada Barcelona demi memboyong Neymar.
Selain mempunyai harga jual yang sangat tinggi, Lionel Messi juga memiliki bayaran selangit.
Menurut laporan dari surat kabar Prancis, L'Equipe, Messi adalah pemain dengan bayaran tertinggi di dunia dengan gaji kotor sebesar 8,3 juta euro (sekitar Rp 144,7 miliar) per bulan.
"Jumlah gaji mencapai 99,6 juta euro per tahun tentu menjadi angka yang sangat besar bagi klub mana pun, tidak peduli seberapa besar potensi keuntungan finansial dari mendatangkan Messi," tulis pernyataan dari AS.
Sebagian artikel tayang di Bolaspot.com berjudul Drama Selesai, Kapan Lionel Messi Main Lagi di Barcelona?