Selain Berseteru dengan Lionel Messi, Presiden Barcelona Josep Bartomeu Dilaporkan Terlibat Korupsi

Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Josep Maria Bartomeu, Presiden Barcelona.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Manajemen Barcelona dan Lionel Messi masih berkutat dengan perselisihan terbesar mereka.

Berbagai masalah baik di dalam dan luar lapangan membuat relasi antara manajemen yang dipimpin Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dengan kapten tim Lionel Messi semakin memanas.

Kabar kepindahan Lionel Messi dari Barcelona, klub yang sudah hampir dua dasawarsa lebih pria Argentina itu tinggali itu punkini  semakin realistis.

Namun, di luar masalah Lionel Messi yang ingin hengkang, ternyata Presiden Barcelona, Josep Bartomeu juga diterpa isu lain.

Polisi Catalunya telah menyampaikan laporan ke pengadilan Barcelona yang menuduh Bartomeu melakukan korupsi.

Menurut laporan berita Mundon, tuduhan tersebut terkait dengan kasus yang dikenal sebagai 'Barcagate' dan mengklaim bahwa Bartomeu secara pribadi memperoleh keuntungan finansial dari kesepakatan yang dilakukan atas nama klub.

Baca: Barcelona Berpeluang Gagal Lepas Luis Suarez ke Juventus Akibat Permintaan Khusus dari Lionel Messi

Josep Maria Bartomeu (Twitter/@jmbartomeu dan barcabalugranes.com)

Kisah 'Barçagate' muncul sehubungan dengan dokumen yang dilaporkan menunjukkan cara kerja internal dan transaksi keuangan klub, yang menyebabkan keributan di media Spanyol.

Awal tahun ini, laporan dari Cadena Ser mengungkapkan dokumen tersebut yang tampaknya menunjukkan manajemen Barcelona membayar pihak ketiga atau tenaga buzzer untuk menggoreng reputasi individu atau elemen El Barca di sosial media, termasuk pemain mereka sendiri Lionel Messi dan Gerard Pique.

Terlepas dari kebenaran laporan tersebut, kini Lionel Messi dan Gerard Pique memang menjadi pihak yang bertentangan dengan Bartomeu.

Sosok yang identik dengan masa lalu klub seperti Xavi Hernandez, Carles Puyol dan Pep Guardiola juga termasuk di antara mereka yang diduga menjadi sasaran, bersama dengan calon presiden Agusti Benedito dan Victor Font.

Pihak ketiga yang dimaksud dalam kasus 'Barcagate' adalah perusahaan I3 Ventures, yang diduga digunakan untuk mempromosikan pesan mereka sendiri baik di Twitter dan Facebook untuk mendiskreditkan orang lain.

Bartomeu telah membantah laporan tersebut, tetapi polisi Catalan sekarang mengatakan bahwa sosok berusia 57 tahun itu diduga membayar enam kali lebih tinggi dari nilai pasar untuk menyewa I3 Ventures, dan pihak berwenang sekarang sedang menyelidiki motif di balik kelebihan pembayaran tersebut.

Baca: Kisruh dengan Barcelona Belum Usai, Status Kapten Lionel Messi Keburu Dicopot oleh Ronald Koeman

Laporan polisi, menurut El Mundo, menunjukkan "adanya kemungkinan kejahatan yang berkaitan dengan administrasi ilegal dan contoh konkret dari bantuan perdagangan manusia".

Kepolisian Catalan sudah meminta perwakilan FC Barcelona untuk memberikan bukti.

Namun, sampai berita ini tayang pihak Barcelona belum memberikan tanggapan sehubungan dengan kasus tersebut.

Bartomeu dan Koeman sekongkol depak Messi

Relasi antara manajemen Barcelona dengan Lionel Messi semakin buruk.

Hal ini ditandai dengan ketiadaan sosok Lionel Messi di skuad Barcelona ketika menjalani tes PCR COVID-19 jelang pembukaan pramusim, Minggu (30/8/2020) pukul 10.15 waktu setempat.

Sebelumnya, hubungan antara Lionel Messi dan Barcelona memanas.

Setelah Ronald Koeman berbicara empat mata dan meminta sang kapten untuk tidak lagi merasa dispesialkan, pihak Lionel Messi pun mengirim surat faks permintaan pemutusan kontrak pada pekan lalu.

Berita tentang rencana hengkangnya Messi dari Barcelona memang sudah tercium sejak beberapa musim terakhir. Namun, tidak sekuat dan sesensitif seperti situasi saat sekarang.

Beberapa variabel kejadian dan serangkaian masalah Barcelona sebelum-sebelumnya, semakin nyata lah sinyal bahwa Lionel Messi akan meninggalkan klub berjuluk Los Cules itu pada musim panas 2020 ini.

Baca: Demi Lionel Messi Tetap Bertahan di Barcelona, Presiden Josep Bartomeu Siap Mundur dari Jabatannya

Baca: Dikabarkan Mulai Menyerah dengan Barcelona, Mengapa Saga Transfer Lionel Messi Berujung Antiklimaks?

Kemana klub yang dituju Messi bahkan sudah diramalkan oleh banyak media di Eropa.

Paling serius adalah kabar mendaratnya Lionel Messi di Inggris bersama Manchester City yang diasuh oleh eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola.

Selain Messi, empat pemain yang diusik oleh pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman untuk rencana tim musim 2020-2021 juga tak datang.

Keempat pemain tersebut adalah Luis Suarez, Arturo Vidal, Ivan Rakitic, dan Samuel Umtiti.

Pembahasan soal hubungan renggang antara Barcelona dan Lionel Messi terus memanas.

Lionel Messi (kanan) bersama Presiden FC Barcelona Josep Bartomeu dalam momen penandatanganan kontrak baru hingga 2021 di Barcelona, 25 November 2017. (AFP)

Messi, yang kontraknya akan habis pada 30 Juni 2021, tidak mau memperpanjang masa baktinya di Barcelona.

Kapten Barcelona ini meragukan proyek yang dibangun Josep Maria Bartomeu dan Ronald Koeman.

Adapun Barcelona hanya mau melepas Messi pada bursa transfer musim panas 2020 apabila ada yang mau menebus klausul pelepasan sang megabintang, yakni 700 juta euro (sekitar Rp 12,1 triliun).

Rupanya, Bartomeu dan Koeman memang menginginkan Messi hengkang dari Barcelona.

Expert sepak bola Spanyol, Terry Gibson, mengutarakannya kepada media Inggris, Sky Sports.

"Sekarang adalah pertanda bahwa akan ada perang antara Barcelona dan Messi," kata Terry Gibson melansir dari Sky Sports.

"Jika Anda bertanya kepada saya apa yang akhirnya akan terjadi, maka saya pikir Manchester City kini menjadi klub terdepan untuk mendapatkan Messi."

"Sebagian dari diri saya berpikir Bartomeu dan Koeman ingin melihat Messi pergi."

"Mereka ingin menghapus tagihan gaji Messi dan Barcelona perlu dibangun kembali."

"Akan tetapi, saya pikir Manchester City bukan harus membayar 600 atau 700 juta euro, melainkan 100 juta euro."

"Jika Barcelona bisa mendapatkan biaya transfer dari Manchester City, menghapus tagihan gaji Messi, dan mencoba menyalahkan Messi, maka itu merupakan hasil yang diharapkan Bartomeu dan Koeman."

"Saya merasa dengan melewatkan tes medis dan tidak mengikuti sesi latihan, sulit bagi Messi utuk kembali dan bertahan di Barcelona," ucap Gibson menambahkan.

Media Spanyol, AS, menilai tak akan ada klub yang dapat menebus Lionel Messi dengan mahar 700 juta euro.

Lionel Messi dan Neymar, pernah membentuk kolaborasi luar biasa di Barcelona. Messi hampir selalu meminta Barcelona memulangkan Neymar, namun manajemen belum mampu wujudkan transfer tersebut. (AFP)

Saat ini, rekor transfer pemain termahal di dunia masih dipegang oleh Neymar.

Neymar mengguncang dunia sepak bola ketika pindah dari Barcelona ke Paris Saint-Germain pada 3 Agustus 2017.

PSG rela menyerahkan 222 juta euro (sekitar Rp 3,86 triliun) kepada Barcelona demi memboyong Neymar.

Selain mempunyai harga jual yang sangat tinggi, Lionel Messi juga memiliki bayaran selangit.

Menurut laporan dari surat kabar Prancis, L'Equipe, Messi adalah pemain dengan bayaran tertinggi di dunia dengan gaji kotor sebesar 8,3 juta euro (sekitar Rp 144,7 miliar) per bulan.

"Jumlah gaji mencapai 99,6 juta euro per tahun tentu menjadi angka yang sangat besar bagi klub mana pun, tidak peduli seberapa besar potensi keuntungan finansial dari mendatangkan Messi," tulis pernyataan dari AS.

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Sebagian artikel tayang di Bolaspot.com berjudul Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu Dituduh Melakukan Korupsi



Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr

Berita Populer