Pertama Kali dalam 38 Tahun, Pembalap Honda Tak Mampu Raih Podium di 5 Seri MotoGP

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, pada sesi latihan bebas ketiga di MotoGP Styria, 22 Agustus 2020.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Cederanya pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, membuat Honda benar-benar kesusahan di MotoGP 2020.

Dalam MotoGP 2020 yang sudah berlangsung lima seri, tidak ada satu pun pembalap Honda yang mampu meraih podium.

Stefan Bradl yang menggantikan Marc Marquez juga tidak bisa memberi banyak sumbangsih kepada Honda.

Dikutip dari website resmi MotoGP, absennya Honda di podium dalam lima seri MotoGP merupakan yang pertama kalinya dialami pabrikan Jepang dalam 38 tahun terakhir, yakni setelah musim 1982.

Marquez dapat dikatakan sangat berjasa bagi Honda karena karena meraih enam gelar juara dunia MotoGP dalam tujuh tahun dan memenangkan 56 balapan.

Namun, Marquez harus absen dari balapan setidaknya selama dua bulan karena harus memulihkan cedera.

Baca: Maverick Vinales Jelaskan Soal Insiden Rem Motor Meledak dan Blong di MotoGP Styria

Baca: Takaaki Nakagami

Foto: Marc Marquez saat kualifikasi MotoGP Jerez 2020, Sabtu (18/7/2020) (JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN)

Pada beberapa seri MotoGP musim ini, pembalap LCR Honda Takaaki Nakagami terlihat tampil cukup bagus.

Dia sempat finis di posisi keempat pada MotoGP Andalusia.

Saat ini, dia juga menjadi pembalap Honda terbaik, berada di posisi keenam dengan 46 poin.

Nakagami berada di bawah Maverick Vinales dan di atas Valentino Rossi.

Sementara itu, adik sekaligus rekan setim Marc Marquez, Alex Marquez, berada di posisi ke-15.

Dia sempat menunjukkan perkembangan bagus pada MotoGP Andalusia lalu.

Baca: Sebut Johann Zarco Setengah Pembunuh di MotoGP Austria, Franco Morbidelli Kini Minta Maaf

Pembalap LCR Honda, Takaaki Nakagami, mempersiapkan dirinya untuk sesi latihan ketiga di MotoGP Syria, 22 Agustus 2020. (JOE KLAMAR / AFP)

Memulai balapan dari posisi ke-21, Alex berhasil finis di posisi ke-8.

Repsol Honda saat ini menjadi tim dengan poin terkecil, yakni 15.

Tim pabrikan itu terpaut delapan poin dari tim di atasnya, Aprilia Racing.

Tentu saja ini berkebalikan dari musim lalu ketika mereka sangat digdaya.

Maverick Vinales Jelaskan soal Insiden Rem Motor 'Meledak' dan Blong di MotoGP Styria

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengalami insiden rem motor blong pada MotoGP Styria 2020, Minggu (23/8/2020).

Pada MotoGP Styria, Maverick Vinales memulai balapan dari posisi keenam.

Namun, pada lap awal, Maverick Vinales disalip pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, dan kemudian melorot di posisi ke-10 pada lap ke-10.

Saat itu, Maverick Vinales mulai kehilangan tekanan remnya.

Masalah itu tampak teratasi dengan sendirinya sebelum kembali memburuk.

Pembalap Spanyol itu mengangkat tangan pada lap ke-13 untuk memberi tahu bahwa ada masalah.

Baca: Pecah Telur, Maverick Vinales Jadi Polesitter Yamaha Pertama di MotoGP Austria sejak 1988

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, berhasil menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi MotoGP Austria 2020, Sabtu (15/8/2020) (JOE KLAMAR / AFP)

Baca: Maverick Vinales

Pada lap ke-17 saat akan memasuki Tikungan 1, rem depannya "meledak".

Dia memilih opsi "paling aman", yakni melompat dari motor YZR-M1.

Motor itu kemudian menabrak pembatas dan terbakar, dan bendera merah dikibarkan.

Rekan setim Valentino Rossi itu buka suara mengenai insiden yang dialaminya di Red Bull Ring.

"Aku cukup cepat, aku merasa fantastis pada lap-lap awal, aku menekan Dovi, tetapi karena kami tidak memiliki top speed, kamu dapat melihatku tak bisa menyalip," kata Vinales.

Baca: Pecah Telur, Maverick Vinales Jadi Polesitter Yamaha Pertama di MotoGP Austria sejak 1988

"Aku menyalip sekali dan berkata 'oke, sekarang aku nisa melaju di depan', tetapi dia dia menyalipku di lintasan lurus dengan sangat mudah."

"Aku hanya menunggu untuk mendapat waktu, tetapi kemudian aku mulai kehilangan tekanan rem depan, aku sekali keluar [dari lintasan]."

Vinales mengatakan dirinya membuat tiga lap time yang sangat lambat, 1 menit 26 detik, kemudian bisa mencapai 1 menit 24 detik.

Remnya kemudian tidak bekerja dan Quartararo, Valentino, dan Petrucci menyalipnya.

"Tiba-tiba remnya menjadi baik. Jadi, aku bisa mendapat 1 menit 22 detik, rata-rata 1 menit 24 detik," katanya.

Baca: Dani Pedrosa Disebut sebagai Orang di Balik Kesuksesan KTM di MotoGP Brno

Namun, dia mengatakan pada saat memasuki Tikungan 1 remnya meledak dan tak bisa melakukan apa pun.

Vinales mengaku ini kali pertama dia mendapat masalah rem selama kariernya di MotoGP.

"Mungkin [tekanan remnya] sedikit menurun."

"Aku memainkan tuas [untuk mengaturnya], tetapi aku harus mengaturnya di tikungan demi tikungan sehingga aku tak bisa melakukan apa pun."

Meski Sirkuit Red Bull Ring terkena dengan zona hard braking-nya, Vinales merasa ini bukan penyebab remnya blong.

(Tribunnewswiki/Tyo)



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer