Hipertiroidisme

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hipertiroidisme adalah keadaan yang disebabkan akibat kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid yang berlebihan.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hipertiroidisme adalah keadaan yang disebabkan akibat kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid yang berlebihan.

Hipertiroidisme umumnya menimbulkan gejala seperti iritabilitas, disforia, tidak tahan panas, palpitasi, dan keringat yang berlebihan.

Selain itu, berat badan menurun namun nafsu makan meningkat, diare, polyuria, serta dapat juga terdapat benjolan yang membesar di leher yang ikut bergerak saat menelan.

Ilustrasi. Hipertiroidisme umumnya menimbulkan gejala seperti iritabilitas, disforia, tidak tahan panas, palpitasi, dan keringat yang berlebihan (pixabay.com)

Baca: Sinusitis

  • Penyebab dan Faktor Risiko


Berdasarkan etiologinya hipertiroidisme dapat dibagi menjadi beberapa kategori, secara umum hipertiroidisme yang paling banyak ditemukan adalah penyakit Graves, toxic adenoma, dan multinodular goiter.

Penyakit Graves merupakan penyebab hipertiroidisme yang paling utama (60%-80%).

Faktor-faktor risiko seseorang untuk terkena hipertiroidisme sebagai berikut:

  • Memiliki riwayat gangguan tiroid sebelumnya seperti goiter atau pernah menjalani operasi kelenjar tiroid.
  • Memiliki riwayat penyakit autoimun seperti diabetes melitus dan gangguan hormonal.
  • Adanya riwayat gangguan tiroid di keluarga.
  • Mengkonsumsi iodin dalam jumlah berlebihan secara kronik.
  • Menggunakan obat-obatan yang mengandung iodin seperti amiodarone.
  • Berusia lebih dari 60 tahun

Baca: Labirinitis

  • Diagnosis


Diagnosis hipertiroidisme ditegakkan tidak hanya berdasarkan gejala dan tanda klinis yang dialami pasien, tetapi juga berdasarkan hasil laboratorium dan radiodiagnostik, perlu dilakukan pemeriksaan kadar TSH serum, T3 bebas, T4 bebas, dan iodin radioaktif.

  • Pencegahan


Rutin melakukan check up kesehatan, hindari merokok, dan konsumsi makanan yang sehat serta mengandung kalsium dan vitamin D.

Tujuan terapi baik dengan penggunaan obat anti tiroid, iodine radioaktif maupun tiroidektomi adalah menurunkan kadar hormon tiroid pasien ke level normal serta mencapai kondisi remisi.

Ilustrasi sakit di leher akibat Hipertiroidisme (Kompas.com)

Kondisi remisi pada pasien hipertiroid dapat tercapai apabila kadar hormon tiroid pasien dapat dijaga pada rentang euthyroid.

Hal ini dapat digunakan dengan obat antitiroid, Iodine radioaktif hingga tiroidektomi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi


Penyakit Hipertiroidisme


Penyebab Kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid yang berlebihan


Gejala Iritabilitas, disforia, tidak tahan panas, palpitasi, dan keringat yang berlebihan


Sumber :


1. www.halodoc.com/kesehatan/hipertiroidisme


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer