Tingkat Kematian Anak Akibat Covid-19 di Indonesia Termasuk Paling Tinggi di Kawasan Asia Pasifik

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi masker pada anak

Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) juga mengatakan terkait tingginya kasus kematian pada anak akibat Covid-19 di Indonesia.

Nahar, selaku Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengatakan jumlah angka kematian akibat paparan virus corona pada anak di Tanah Air termasuk paling tinggi.

Dalam webinar bertema "Percepatan Pengembangan PATBM di Masa Pandemi Covid-19 Tahap II", Senin (24/8/2020), Nahar menyampaikan, para pejabat tingkat desa untuk terus memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada masyrakat.-

"Maka ini saya berharap betul di tingkat desa, kelurahan, untuk terus menggelorakan tentang disiplin melaksanakan protokol kesehatan," ungkap Nahar.

Nahar juga mengatakan, dia berharap agar anak yang yang ditinggal orangtua karena terinfeksi virus corona tetap mendapatkan pemantauan dari pemerintah desa.

Hal tersebut dikarenakan tumbuh kembang anak yang ditinggalkan oleh orangtua yang meninggal akibat Covid-19 atau pun sedang terkena covid-19 wajib untuk tetap dipantau.

Nahar pun mengimbuhkan, tumbuh kembang anak tidak terhambat karena kehilangan orang tua akibat Covid-19 ini.

"Dan memastikan bahwa kehilangan orangtua karena Covid-19 ini tidak menghambat anak-anak untuk terus bisa dipantau tumbuh kembangnya,"ungkap Nahar.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dnegan judul Angka Kematian Anak akibat Covid-19 RI Tinggi, Ini Tanggapan Kementerian PPPA



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer