Sebut Johann Zarco 'Setengah Pembunuh' di MotoGP Austria, Franco Morbidelli Kini Minta Maaf

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli pada kualifikasi MotoGP Austria (15/8/2020). Setelah terlibat kecelakaan dengan Johan Zarco, Morbidelli sempat menyebut Zarco setengah pembunuh.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli dan pembalap Avintia Racing Johann Zarco terlibat kecelakaan horor pada lap ke-9 MotoGP Austria, Minggu (16/8/2020).

Motor mereka terlempar dan nyaris menghantam Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Valentino Rossi bahkan mengaku ketakutan dengan kejadian itu dan susah melupakannya.

Pada Senin, (17/8/2020), Franco Morbidelli memberi komentar.

"Segalanya membuatku sedih, aku berjuang agar bisa dari tempat tidurku," kata Morbidelli dikutip dari Corsedimoto.

Baca: Operasi Pergelangan Tangan Johann Zarco Sukses, Bisakah Dia Membalap di MotoGP Styria?

Baca: Franco Morbidelli

Franco Morbidelli pada sesi latihan terakhir di MotoGP Austria (15/8/2020) (JOE KLAMAR / AFP)

"Namun, aku segera bekerja sama dengan fisioterapis kami. Mereka mereka berhasil mengurangi pembengkakan dan sekarang aku merasa baik."

"Aku tak sabar menunggu akhir pekan untuk memulai balapan," tambahnya.

Keputusan akhir mengenai kemungkinan adanya sanksi kepada Johann Zarco akan diumumkan hari ini, Jumat (21/8/2020).

Versi Morbidelli

Morbidelli menceritakan peristiwa itu menurut versinya.

"Aku berbicara kepada steward dan mereka memiliki sudut kamera lain pada kejadian itu. Jadi kita bisa melihat kecelakaan itu dari sudut pandang yang yang berbeda."

"Aku harus berkata kecelakaan itu bahkan lebih buruk dari sudut pandang itu. Untungnya, semuanya baik-baik saja."

Baca: MotoGP Styria Digelar Pekan Ini, Pemenangnya Dihadiahi Mobil BMW M4 2021

"Kami melihatnya dari sudut yang berbeda, di mana corner exit dari tikungan 1 terlihat jelas, kemudian corner entry tikungan 2 dan apa yang terjadi di tikungan 2 dan 3 sebagai hasilnya."

Setelah kecelakaan, Morbidelli sempat menyebut Zarco sebagai "setengah pembunuh".

Namun, dia kemudian meminta maaf.

"Aku meminta maaf atas sebutanku kepada Zarco, itu ekspresi yang terlalu keras."

Meski demikian, Morbidelli mengatakan Zarco pada kenyataannya membuat kesalahan dan dapat berakhir buruk.

"Dia dengan jelas memilih lintasan aneh, yang tak pernah digunakan seorang pun selama akhir pekan."

Baca: Pecah Telur, Maverick Vinales Jadi Polesitter Yamaha Pertama di MotoGP Austria sejak 1988

Valentino Rossi ketakutan

Segera setelah balapan usai, Johann Zarco menemui Valentino Rossi.

Dia meminta maaf, tetapi tidak sepenuhnya mengatakan apa yang terjadi pada lap ke-9.

"Dia datang untuk berbicara kepadaku, tetapi dia tidak meyakinkanku. Aku tahu Zarco berada di Race Direction, tetapi kami tak tahu apa yang akan terjadi," kata Rossi.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kanan), dan pembalap Aprilia Factory Racing, Bradley Smith, melihat ke belakang saat sesi latihan ketiga di MotoGP Andalusia, 25 Juli 2020. (JAVIER SORIANO / AFP)

"Aku berbicara kepanya dan dia bersumpah tak sengaja melakukannya. Ini sudah menjadi hal yang penting."

Rossi tampak tertegun ketika kembali ke pit setelah bendera merah dikibarkan.

Dia juga ketakutan dengan kejadian tersebut.

"Saat peristiwa itu terjadi, aku langsung ketakutan, tetapi jauh lebih takut lagi ketika aku lihat frame [motor]."

"Pada akhirnya kami harus kembali membalap, jadi itu adalah cara untuk tidak memikirkannya."

MotoGP Styria Digelar Pekan Ini, Pemenangnya Dihadiahi Mobil BMW M4 2021

MotoGP Styria 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, akan digelar pada Minggu (23/8/2020).

Pada seri sebelumnya, MotoGP Austria, yang juga digelar di Red Bull, Andrea Dovizioso berhasil naik ke podium tertinggi.

Kali ini, bila menang kembali, dia akan mendapatkan hadiah spesial dari BMW.

Dilansir dari Speedweek, balapan pekan ini bernama resmi BMW M Grand Prix of Styria.

BMW dan BMW M GmbH telah bekerja sama dengan penyelenggara MotoGP, Dorna Sports, sejak tahun 1999.

Mobil buatan perusahaan Jerman ini sudah lama menjadi safety car MotoGP.

Pembalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso (tengah) memenangkan seri MotoGP Austria 2020 (JOE KLAMAR / AFP)

Selain itu, BMW juga menjadi "Mobil Resmi MotoGP" untuk tahun atau musim ke-22.

Pabrikan mobil juga memberikan "BMW M Award" bagi polesitter di MotoGP.

Styrian GP musim ini merupakan yang perdana dan akan ada hadiah spesial bagi pemenangnya, yakni BMW M4 model 2021.

"Kemitraan kami dengan BMW adalah salah satu yang terpenting dan bertahan lama, karena kami sudah bekerja sama selama lebih dari dua dekade," kata Direktur Pelaksana Dorna Sports, Pau Serracanta.

"Inilah alasan kami bangga melihat BMW M 2020 sebagai sponsor utama untuk pertama kalinya."

Baca: Dani Pedrosa Disebut sebagai Orang di Balik Kesuksesan KTM di MotoGP Brno

Ilustrasi BMW M4 CS (Wikimedia Commons/NearEMPTiness)

Direktur Pelaksana BMW M GmbH, Markus Flasch, mengatakan BMW M GmbH didirikan hampir 50 tahun lalu sebagai departemen balap dari BMW.

"Balapan adalah gen kami dan bagian pentinga sejarah kesuksesan kami. Kami bangga dengan hal itu."

"Sebagai mitra lama Dorna, adalah langkah logis bagi kami kali ini untuk muncul sebagai sponsor utama."

"Kami tak hanya memberikan nama kami pada BMW M Grand Prix of Styria di Red Bull Ring, tetapi juga menghadiahi pemenangnya dengan BMW M4 baru, yang akan diluncurkan pada musim gugur."

(Tribunnewswiki.com/Tyo)



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer