Maling Celana Dalam dan Bra hingga Sekarung, Duda Ini Dipergoki Adiknya dan Hampir Jadi Amukan Masa

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pakaian dalam (ilustrasi). Seorang duda mencuri ribuan pakaian dalam perempuan dalam kurun waktu satu tahun.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus pencurian celana dalam dan bra di Dusun I, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, akhirnya terbongkar.

Para warga dibuat resah karena mereka sering kehilangan pakaian dalam.

Kejadian celana dalam dan bra hilang sudah terjadi setahun.

Pakaian dalam wanita ini hilang di jemuran walaupun diletakan di dalam rumah.

Pelakunya ternyata seorang duda berinisial SO (40).

Awal mulanya pakaian dalam curian ini ditemukan di rumah SO.

Baca: Viral Video Bocah di Karanganyar Dibully Sebab Mencuri Pakaian Dalam, Direkam & Dianiaya Warga

Ribuan pakaian dalam wanita ditemukan di dalam goni besar di kamar seorang duda berinisial SO di Dusun I, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai pada Kamis (13/8/2020). Kasusnya terungkap setelah pencurian pintu besi oleh SO terbongkar. Saat kasus temuan pakaian dalam tersebut terkuak, SO sudah pergi meninggalkan desa. (Istimewa)

Rumah SO, hanya sekitar 20 meter dari jalan lintas.

Pakaian dalam tersebut berada dalam sebuah karung besar yang berisi ribuan bra dan celana dalam.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, Kepala Dusun I, Ofyar Azwar, mengungkap, terbongkarnya kasus pencurian pakaian dalam tersebut.

Hal ini berawal ketika kamar SO dibersihkan oleh adiknya, Kamis (13/8) siang.

Seperti yang diberitakan, kamar SO ini tak boleh dimasuki orang lain.

Jadi ketika SO pergi, kamarnya selalu digembok.

Baca: Pria Pekerja Hotel Diringkus dan Diadili setelah Curi Ribuan Bra dan Pakaian Dalam Perempuan

Untuk membersihkan kamar, SO melakukanya sendiri.

Ofyar pun mengatakan, adiknya terkejut terkait adanya goni besar.

“Saat membersihkan kamarnya, adiknya itu terkejut karena ditengoknya kok ada goni besar. Itu goni padi, tapi bukan yang 50 kg, ini lebih besar. Goni itu dibuka adiknya, lho kok ini celana dalam semua sama BH,” kata Ofyar, Selasa (18/8) malam.

Adik SO yang ketakutan akibat melihat banyaknya celana dalam dan bra di goni tersebut akhirnya bilang pada warga.

Adik SO meminta warga untuk mengeluarkan goni ke belakang rumah.

“Begitu dikeluarkan, waahh, seribuan ada. Kalau modusnya mau dijual, tak mungkin sampai segitu banyaknya," kata Ofyar.

Baca: Tidak Hanya Pakaian Dalam, Ternyata ART Via Vallen juga Ambil Berlian

"Apalagi itu pakaian dalam bekas, bukan baru dan sudah ada yang bolong, diguntingnya di bagian tertentu, lalu busanya disusun sedemikian rupa,” imbuh dia.

Diketahui SO sudah pergi meninggalkan desa saat akan ditanya tentang pakaian dalam yang dia kumpulkan.

Ofyar mengatakan, warga lega saat SO sudah pergi dari desa tersebut.

“Warga sudah legalah dia pergi. Walaupun enggak tahu ke mana, mungkin ke Padang. Tapi, ya itulah, tak ada yang menyangka ada kasus seperti ini di kampung ini, kolor ijo,” imbuh Ofyar.

Kemudian banyak warga yang datang dan mengaku jika di antara pakaian dalam tersebut milik mereka.

Menurut informasi, ada yang bahkan kehilangan sampai belasan pakaian.

Ofyar mengungkapkan, warga heran dan tidak menerka bahwa pakaian tersebut hilang meski berada di dalam rumah.

Warga akhirnya membakar ribuan celana dalam dan bra tersebut.

Namun, ada juga yang membawanya pulang tapi juga untuk dibakar.

Hal ini karena mereka merasa jijik dan takut.

Baca: Sejumlah Warga Jakarta Galang Donasi untuk Pedagang Gorengan Korban Pencurian Motor

Ofyar mengatakan,  mungkin SO punya kelainan seks.

“Kurasa kelainan seks itu ya,” kata Ofyar.

Menurut informasi, SO adalah duda yang baru satu tahun.

Dia bercerai dengan istrinya sejak tahun lalu.

Sejak bercerai dari istrinya, hidup SO jadi tak tentu.

Baca: Pencuri 9 Kerbau di Cilegon Akhirnya Tertangkap, Petugas Keamanan PT KIEC Ternyata Ikut Andil

SO lebih sering terlihat tidak bekerja dan luntang-lantung, meski pernah bekerja tidak lama di kilang padi dan sekam.

Ofyar menjelaskan, jika SO bekerja, hasilnya pun juga tak tampak.

“Kalaupun kerja, ya tidak tampaklah gajinya. Habis begitu saja,” ungkap Ofyar.

SO Pernah Mencuri Barang Lain

SO punya anak tapi anak tersebut ikut ibunya di Medan.

Seorang warga bernama Azwar mengungkap, warga merasa lega sebab misteri hilangnya pakaian dalam akhirnya terbongkar.

“Sudah setahun inilah warga kasak-kusuk kenapa pakaian dalamnya hilang. Bisa dibilang, pakaian dalam punya satu kampung inilah karena jumlahnya ribuan. Kolor ijo-lah ini,” ujar dia.

Azwar mengisahkan,aksi pencurian SO berawal dari warga yang ngaku kehilangan pintu besi.

Lantas menceritakan hal tersebut ke Adik SO, Rabu (12/8) sore.

Pakaian dalam (ilustrasi) (Unsplash)

Adik SO, kala itu meminta kepala dusun ( kadus) untuk bertanya pada SO juga memeriksa kamar milik dia.

Azwar mencoba menanyai SO di belakang rumah, dan dia pun tidak mengelak jika sudah mencurinya.

Ternyata SO tidak hanya mencuri barang-barang tersebut, namun juga tabung gas milik warga.

Pencurian pintu pagar dan tabung gas itu sudah damai.

Para korban meminta SO untuk tak mengulangi aksinya itu.

Bahkan SO juga sempat hampir diamuk oleh masa yang membuat polisi harus mengamankan pelaku.

Situasi ekonomi makin sulit pada masa pandemi, kata dia, membuat masyarakat makin geram melihat tingkah pelaku.

Ofyar mengatakan, SO yang pergi dari kampung membuat keluarganya juga ikut malu.

“Tapi, akhirnya SO ini pergi meninggalkan kampung ini karena malu. Bukan hanya dia yang malu, tapi keluarganya juga malu. Kurasa dia malu bukan karena nyuri pintu besi, tapi karena ribuan pakaian dalam itu,” tutup Ofyar.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duda Desa Curi Ribuan Bra dan Celana Dalam Wanita, Terbongkar Saat Adik Bersihkan Kamarnya"



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer