Rayakan Hut Kemerdekaan RI 17 Agustus dengan Deretan Film Kebanggaan Indonesia di Netflix

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Deretan Rekomendasi Tayangan Netflix untuk rayakan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Besok Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke-75, Senin (17/8/2020).

Tentunya, banyak pencapaian yang telah dicapai oleh negeri ini, dan sudah sepantasnya kita menunjukkan rasa bangga menjadi anak bangsa.

Kini, semakin banyak tayangan Indonesia dengan berbagai genre yang hadir di Netflix. Mulai dari dokumenter hingga komedi.

Baca: 5 Fakta Menarik yang Dapat Disaksikan di Film Superhero Project Power, Sudah Tayang di Netflix

Baca: Kronik Jelang Kemerdekaan 17 Agustus: Peristiwa Rengasdengklok hingga Penyusunan Teks Proklamasi

Hal ini pastinya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri ketika melihat cerita dan talenta lokal dapat diminati oleh penonton global melalui Netflix.

Oleh karena itu, sebagai bentuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, Netflix menghadirkan berbagai tayangan lokal berkualitas yang bisa dilihat di dalam koleksi bertajuk 'Kebanggaan Indonesia'.

Apa saja? Simak selengkapnya di sini!

Tayangan Netflix Original dari Indonesia

The Night Comes For Us

'The Night Comes For Us' merupakan film laga Indonesia yang tayang di Netflix dan dibintangi oleh aktor Iko Uwais dan Joe Taslim. (netflix)

Pada tahun 2018, Netflix merilis film original Indonesia pertamanya The Night Comes For Us.

Film laga ini bertabur bintang papan atas dan menuai pujian di Indonesia maupun skala internasional.

The Night Comes For Us menceritakan Ito, seorang mantan triad dan misinya dalam melindungi anak kecil dari mantan gengnya.

Hilangnya Ito secara misterius memicu perkelahian sengit di jalanan Jakarta.

Guru-guru Gokil

Film Guru-Guru Gokil akan tayang eksklusif di Netflix (Netflix Indonesia)

Kini Netflix siap merilis film original Indonesia yang kedua berjudul Guru-guru Gokil.

Film ini akan rilis tepat di hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada besok, Senin (17/8/2020).

Guru-guru Gokil juga akan tersedia untuk anggota Netflix di 190 negara dengan 17 alih bahasa.

Tayangan Hollywood yang Menampilkan Aktor Indonesia

Fast & Furious 6

Para pemeran Fast & Furious 6 (Rotten Tomatoes)

Tak hanya film, para aktor dan aktris lokal Indonesia juga patut diapresiasi,termasuk mereka yang berhasil menembus industri Hollywood.

Aksi laga Joe Taslim yang memukau telah membawanya menuju Hollywood dan membintangi beberapa film blockbuster seperti Fast & Furious 6.

Dalam film ini Joe Taslim berperan sebagai tokoh antagonis yang beradu laga dengan Tyrese Gibson dan Sung Kang.

Project Power

Netflix rilis trailer perdana film Project Power, dibintangi Jamie Foxx dan Joseph Gordon-Levitt. (Netflix)

Sementara itu, Yoshi Sudarso hadir di film superhero terbaru Netflix berjudul Project Power.

Film Project Power menghadirkan aktor-aktor papan atas seperti Jamie Foxx dan Joseph Gordon-Levitt.

Project Power baru saja tayang di Netflix 14 Agustus 2020.

Tayangan Indonesia yang Tampil di Festival Film Internasional

Pintu Terlarang

Pintu Terlarang merupakan film karya Joko Anwar yang dirilis pada tahun 2009. (IMDb.com)

Sudah banyak film Indonesia yang ditayangkan di berbagai ajang festival film internasional ternama dan juga mendapat penghargaan.

Seperti Pintu Terlarang yang menjadi pemenang Puchon International Fantastic Film Festival 2009 untuk kategori film terbaik.

Film ini menceritakan kehidpuan seorang pematung sukses yang berubah 180 derajat ketika menerima pesan-pesan misterius dari orang yang meminta bantuannya.

Pengabdi Setan

Potongan adegan film Pegabdi Setan (2017) (www.imdb.com)

Sementara itu, Pengabdi Setan memenangkan kategori Film Horor Terbaik di ajang Toronto After Dark Film Festival 2018.

Pengabdi Setan adalah film horor yang berpusat pada sebuah keluarga yang bernasib buruk.

Mereka mengalami berbagai peristiwa meyeramkan setelah kematian ibu mereka.

Keluarga ini pun bersatu untuk bisa bertahan hidup, tanpa menyadari bahwa sebenarnya kejahatan ada di tengah mereka.

Humba Dreams

Humba Dreams, film tentang kebudayaan dan isu sosial di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Netflix Indonesia)

Film Indonesia karya Riri Riza dan Mira Lesmana yang baru-baru ini di Netflix adalah Humba Dreams.

Humba Dreams turut mengharumkan nama bangsa dengan mendapatkan CJ Entertainment Award di Asian Project Market (APM) Busa International Film Festival Tahun 2017.

Humba Dreams menceritakan seorang mahasiswa film yang menuntut ilmu di Jakarta.

Ia mendapatkan tugas yang rumit sehingga membuatnya harus kembali ke tanah kelahirannya, Sumba.

Seiring perjalanannya, Martin bertemu dengan Ana, dan berbagai pertanyaan tentang Humba dan dirinya sendiri mulai terjawab.

Tayangan Indonesia Pemenang Penghargaan

Tabula Rasa

Tabula Rasa (21 Cineplex)

Tak hanya di kancah Internasional, rasa bangga kita juga patut ditujukan kepada tayangan-tayangan yang meraih banyak penghargaan di negeri sendiri.

Seperti film Tabula Rasa yang memenangkan kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Skenario Asli Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2014.

Tabul Rasa menceritakan sosok Hans, seorang laki-laki muda dari Serui, Papua, yang bermimpi untuk menjadi atlet sepakbola profesional, namun ada saja rintangannya.

Ketika Hans hampir kehilangan harapan, ia bertemu dengan Mak, seorang pemilik restoran yang kemudian mengubah kehidupannya selamanya.

Athirah

Potongan adegan film Athirah (2016) (milesfilms.net)

Sementara Athirah, memenangkan kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik, dan Penata Busana Terbaik di Festival Film Indonesia.

Athirah adalah film yang berlatar belakang tahun 1950-an di Makassar.

Menceritakan seorang ibu muda bernama Athirah yang berubah ketika suaminya menikahi wanita lain.

Hidup dalam masa yang memperbolehkan poligami memaksa Athirah untuk berjuang mempertahankan integritas keluarganya.

Tayangan Indonesia dengan Jumlah Penonton yang Banyak

Dilan 1990

Poster film Dilan 1990. (instagram/dilanku)

Cerita dan talenta lokal semakin banyak digemari oleh orang-orang Indonesia, ketika film mendapat jumlah penonton yang banyak selama penayangannya di bioskop lokal.

Seperti Dilan 1990 yang sukses menembus lebih dari enam juta penonton dengan membawa kisah cinta SMA yang menggemaskan.

My Stupid Boss

Poster My Stupid Boss (2016) (oketekno.com)

Selain Dilan 1990, My Stupid Boss juga termasuk film yang laris manis di Indonesia.

My Stupid Boss menceritakan sosok Bossman yang merupakan orang Indonesia namun bekerja di sebuah perusahaan besar namun berantakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kelaukan dan pemikiran Bossman yang tidak masuk akal, sering kali membuat sekretarisnya, Diana, harus bersusah payah membereskan berbagai ulah konyolnya.

#TemanTapiMenikah

Potongan adegan film Teman Tapi Menikah yang dibintangii oleh Adipati Dolken dan Vanesha Prescilla. (Falcon Pictures)

Teman Tapi Menikah juga menjadi satu di antara film Indonesia terlaris lainnya.

Film ini mengisahkan Ditto yang diam-diam menyimpan hati kepada sahabatnya, Ayudia, selama 12 tahun.

Namun, ketika Ayu bertekad untuk menikah, Ditto harus memilih.

Mengutarakan perasaannya atau merelakan cinta pertamanya.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Sheila Dara Aisha, Rio Dewanto dan Rachel Amanda, pemeran utama film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. (Instagram/filmnkcthi)

Berlanjut ke film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang turut menjadi film terlaris di Indonesia.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini menceritakan kisah keluarga Narendra dari sudut pandang tiga kakak-beradik, Angkasa, Aurora, dan Awan.

Baca: Netflix Gandeng Sineas Perempuan untuk Produksi Film Original di Indonesia

Baca: 4 Rekomendasi Drama Korea Terbaru di Netflix Pengganti Its Okay to Not Be Okay

Ketika ketiga bersaudara ini mendapat tekanan dari sang ayah, timbul sebuah pertikaian yang membawa mereka ke sebuah rahasia keluarga dan trauma di masa lalu yang tidak pernah terungkap.

(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)



Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer