Penghargaan ini diberikan dalam rangka HUT RI ke-75 Republik Indonesia.
Fahri Hamzah dan Fadli Zon diberi penghargaan karena sudah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR periode 2014-2019.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD lewat akun Twitter-nya @mohmahfudmd pada Senin (10/8/2020).
Dihubungi terpisah oleh Kompas, Fahri mengatakan dirinya sudah mendapatkan informasi perihal penghargaan tersebut dari DPR sejak beberapa waktu lalu.
Ia menyebut penghargaan itu diberikan kepada dirinya karena telah memimpin DPR selama lima tahun.
Baca: Fadli Zon Balas Serangan Akibat Sebut Jokowi Duta Mall Indonesia : Saya Duta Rakyat
"Dalam perspektif pemberitahuan yang diberikan DPR kepada kami adalah itu pengusulannya karena memimpin lembaga negara, yaitu DPR," kata Fahri.
Fahri mengatakan dirinya menjadi anggota DPR selama 15 tahun atau sejak 2004-2019.
Ia menjabat sebagai pimpinan DPR pada 2014-2019.
"Saya sendiri memang 15 tahun menjadi anggota DPR dan beberapa tahun menjadi anggota MPR dalam transisi Presiden Habibie ke Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur)," ujar dia.
Fadli adalah Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, sedangkan Fahri merupakan Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS.
Baca: Terkait Amarah Presiden Jokowi ke Para Menteri, Fahri Hamzah: Bisa Runtuh Wibawa Seorang Presiden
Namun, saat ini, Fahri sudah keluar dari PKS dan bergabung dengan Partai Gelora.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan kerinduannya terhadap kritik yang dulu kerap diucapkan mantan Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah.
Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat melakukan pertemuan dengan Partai Gelora di Istana Kepresidenan, Senin (20/7/2020).
Pertemuan itu dihadiri oleh delegasi Dewan Pimpinan Nasional Partai Gelora Indonesia dipimpin ketua umumnya, Anis Matta.
Kemudian, ada juga Fahri Hamzah, Bendahara Umum Ahmad Relyadi, Sekretaris Jenderal Mahfudz Siddiq, serta beberapa Ketua Bidang seperti Deddy Mizwar dan Ratih Sanggarwati.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfudz Siddiq, Kamis (23/7/2020), saat awal pertemuan, Anis Matta menyampaikan bahwa Partai Gelora Indonesia sudah resmi menjadi partai politik.
Baca: Dicecar tentang Watak Kritis Fadli Zon, Sandiaga Uno: Suara Fadli Zon Tak Mewakili Sikap Gerindra
Ini berkat keluarnya Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) pada 2 Juni lalu.
Anis juga mengenalkan partai beserta jajaran pimpinannya kepada Presiden Jokowi.