Setahun Sembunyikan Kasus, Ini Identitas Pelaku Pemerkosaan di Bintaro, Tangerang Selatan

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelaku pemerkosaan di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan tertangkap kamera usai menyetubuhi dan menganiaya seorang perempuan berinisial AF pada 13 Agustus 2019. Korban menuturkan pelaku menerobos masuk ke dalam rumah saat dirinya sedang terlelap.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus pemerkosaan seorang perempuan berinisial AF baru terungkap setelah setahun lamanya.

Identitas pelaku pemerkosaan dan penganiayaan telah ditangkap polisi.

Ia bernama Raffli Idzamallah.

Raffli Idzamallah sebelumnya sempat sembunyikan masalahnya dan melenggang bebas selama satu tahun.

Aksi bejatnya dilakukan pada 13 Agustus 2019 silam di rumah korban, di Bintaro, Tangerang Selatan.

Publik memberikan atensi mendalam perihal kasus yang menimpa AF ini.

Baca: Anak Tikam Ayah Tiri hingga Tewas, Gara-gara Aniaya Sang Ibu dan Dua Kali Perkosa Adik Kandungnya

Ilustrasi pelecehan seksual (Tribun Lampung)

Korban mendapat dukungan publik lantaran berani menceritakannya di media sosial Instagram.

Penangkapan

Raffli Idzamallah ditangkap aparat kepolisian di rumahnya yang ternyata masih satu wilayah dengan TKP pemerkosaan dan penganiayaan.

Hal itu dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono Adipradono.

"Alhamdulillah pelaku sudah kita amankan tadi malam. Pelaku kita amankan di sekitaran rumahnya di Perigi, Pondok Aren," ujar Muharram saat dihubungi TribunJakarta, Minggu (9/8/2020).

Pihaknya tengah menggali keterangan dari pelaku untuk mengonfirmasi sejumlah dugaan.

"Kita memang sedang mendalami, mencari fakta-fakta tentang kejadian ini," ujarnya.

Baca: Remaja Ini Bunuh Ayah Tiri karena Sering Aniaya Ibu dan Diduga Perkosa Adik Kandungnya Dua Kali

Ilustrasi kekerasan seksual (freepik.com)

Pelaku Disembunyikan Keluarga

Muharram Wibisono Adopradono, mengakui pihaknya sempat kesulitan menangkap pelaku pemerkosaan AF.

Muharram mengatakan, pihak keluarga menyembunyikan Raffi.

Aparat pun sempat kesulitan hingga membutuhkan waktu cukup lama untuk memastikan identitas pelaku.

"Memang kita agak sedikit kesulitan menangkap pelaku karena keluarganya berusaha untuk menyembunyikan," ujarnya.

Selain itu Muharram mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan berulang demi memastikan sosok pelaku.

"Kita selama ini juga mencari identitas pelaku. Ketika identitas ditemukan kita memastikan kembali apakah identitas ini yang melakukan tindak pidana ini," ujarnya.

Baca: Tukang Pijat Keliling Nekat Perkosa Pelanggannya, Ketahuan Suami Korban saat Dengar Teriakan Lirih

Fakta Berbeda

Namun Emon, warga di sekitar rumah Raffli Idzamallah mengungkapkan fakta berbeda.

Mulanya Emon mengaku tak mengetahui Raffli Idzamallah merupakan pelaku pemerkosaan dan penganiayaan.

"Saya baru tahu ya pas viral itu. Semalam tertangkap di rumahnya, iya tahu pas ketangkep," ujar Emon di lokasi, Minggu (9/8/2020).

Emon mengatakan selama satu tahun belakangan, Raffi tidak melarikan diri dan tetap bermain di sekitar rumahnya.

Bahkan pihak keluarga juga tak berusaha menutupi keberadaan Raffli Idzamallah.

Emon mengatakan, Raffli Idzamallah sering terlihat santai nongkrong di salah satu minimarket bersama temannya.

"Kalau sama dia kenal, dia seringnya di Alfa Midi depan," ujarnya.

Baca: PBB Ungkap Kekejaman Korut: Pembelot Gagal Kabur Bakal Disuruh Telanjang, Diperkosa dan Diaborsi

Berniat antarkan es teh, seorang gadis diperkosa kakek mijan hingga hamil 8 bulan. (Gambar Ilustrasi) (Tribun Batam)

Raffli Idzamallah diketahui sudah putus sekolah, tidak melanjutkan sekolah ke SMA.

Ia dikenal tidak banyak bicara.

Seolah tak memiliki dosa, selama satu tahun belakangan Raffli Idzamallah juga tidak menunjukkan gelagat yang aneh di depan teman-temannya.

"Ya enggak gimana-gimana, layaknya orang-orang pada umumnya," ujarnya.

Peristiwa setahun yang lalu

Setahun yang lalu, peristiwa tak terlupakan dialami wanita berinisial AF di perumahan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Bulan Agustus tahun lalu, AF mengalami hal pahit ketika ia seperti bangunkan seseorang sekira pukul 09:30 WIB.

Keadaan di rumah AF sedang sepi, orangtuanya bekerja saat itu.

Cerita ini AF bagikan di media sosialnya dan langsung viral direspon warganet.

Lanjut ke ceritanya, AF mengaku kaget ketika melihat ada sekelebat bayangan yang keluar dari kamarnya.

Bayangan itu diikuti AF hingga akhirnya ia masuk ke kamar ganti.

Di sanalah AF terkejut bukan kepalang lantaran ada seseorang yang tidak pernah dia kenal sebelumnya.

Seorang pria diduga bernisial RI memukul kepala AF hingga berdarah.

Hal itu juga membuat AF tak sadarkan diri.

AF mengingat, pria itu sempat memegang pisau dan mengancam agar tak teriak.

Saat itulah, AF menjadi korban pemerkosaan pria misterius tersebut.

Setelah selesai dengan tindakan bejatnya, pelaku melarikan diri dan membawa telepon genggam milik AF.

AF pun diminta untuk tidak ke mana-mana saat pelaku pergi.

Tak lama berselang, AF berlari mencari pertolongan.

Pada hari yang sama, saat AF pergi ke rumah sakit.

Ternyata pelaku menghubungi AF melalui pesan pribadi di Instagram.

Awalnya pelaku meminta maaf kepada AF atas perilaku bejatnya.

Namun, lama-kelamaan pelaku malah meneror AF.

Di media sosialnya, AF juga mengunggah percakapannya dengan si pelaku.

Saat itu AF juga sudah melaporkan kejadian yang dialaminya kepada polisi.

Namun sampai setahun lamanya, pelaku belum tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Sebut Pemerkosa & Penganiaya Gadis di Bintaro Diumpetin Keluarga, Warga Ungkap Hal Sebaliknya

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/TribunJakarta)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer