TNI Ikut Tertibkan Protokol Kesehatan, KSAD Andika Perkasa Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa saat konferensi pers di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta Pusat pada Selasa (13/8/2019).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menurut pemerintah, persoalan kurang taatnya masyarakat dengan protokol kesehatan menjadi salah satu penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.

Masyarakat dinilai perlu untuk lebih ditertibkan dalam menjalankan protokol kesehatan sehari-hari.

Minimnya tindakan penegakan protokol kesehatan dan hanya berkutat pada tahap sosialisasi tak membuat masyarakat patuh.

Terlebih, arus informasi yang semakin cepat dan merata membuat masyarakat tidak semua teredukasi dengan baik terkait persoalan bahayanya Covid-19 ini.

Kehadiran aparat penegak protokol kesehatan disebut menjadi wacana dari pemerintah demi meminimalisir laju persebaran Covid-19.

Akhirnya, Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Andika Perkasa akan membantu Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini menjadi Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dalam melakukan penanganan Covid-19.

Baca: Dibanding Negara Lain, Indonesia Punya 30 Bandara Internasional, Jokowi: Apa Perlu Sebanyak Ini?

Baca: Jokowi Terbitkan Inpres, Masyarakat yang Tak Terapkan Protokol Kesehatan Bakal Kena Sanksi Ini

"KSAD jadi Wakil Ketua Komite Pelaksana," kata Erick usai pertemuan dengan Andika di Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2020).

Menurut Erick, penunjukan Andika merupakan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Jokowi, penanganan Covid-19 membutuhkan kehadiran TNI.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. (Kontan.co.id)

Hal ini berkaitan dengan penegakan pelaksanaan protokol kesehatan di banyak ruang publik.

Secara detail, Erick mengatakan, kehadiran TNI adalah untuk memastikan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu merupakan jangka pendek yang harus dilakukan.

"Kedisiplinan, diharapkan mengamankan masyarakat."

"Bukan berarti melakukan kewenangan menghukum, tapi mendisiplinkan, adalah langkah utama yang harus kita lakukan," ujar dia.

"Tugas TNI memaksimalkan tingkat disiplin protokol Covid-19 di masyarakat terjaga di 83.000 kelurahan dan desa serta proses imunisasi vaksin di tahun depan bisa berjalan baik bersama Kemenkes, Kemendikbud, PMI, dan tentu Polri," tambah Erick.

Viral masker Istri Andika Perkasa

Istri KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa terlihat mengenakan masker canggih dan mahal.

Padalah kegunaan masker adalah sama yakni untuk mencegah adanya virus atau bakteri yang masuk ke mulut dan hidung.

Lantas apa alasan istri KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memakai masker berharga fantastis tersebut?

Halaman
12


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer