Bronkopneumonia

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI. Bronkopneumonia adalah radang paru yang berasal dari cabang-cabang tenggorok yang mengalami infeksi dan tersumbat oleh getah radang


Daftar Isi


  • Informasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bronkopneumonia adalah radang paru yang berasal dari cabang-cabang tenggorok yang mengalami infeksi dan tersumbat oleh getah radang, menimbulkan pemadatan-pemadatan bergerombol dalam lobulus paru yang berdekatan, biasanya terjadi akibat batuk rejan, campak, influenza, dan sebagainya.

Gejala utama bronkopneumonia umumnya adalah menggigil mendadak, demam yang tinggi dengan cepat dan berkeringat banyak, batuk, sesak napas, pernapasan cepat dan dangkal disertai pernafasan cuping hidung, retraksi dinding toraks.

Selain itu dapat ditemukan suara nafas vesikuler meningkat sampai bronkial, dan bising tambahan ronki basah halus.

ILUSTRASI. Gejala utama bronkopneumonia umumnya adalah menggigil mendadak, demam yang tinggi dengan cepat dan berkeringat banyak, batuk, sesak napas, pernapasan cepat dan dangkal (Kompas.com)

Baca: Atelektasis

Baca: Asbestosis

  • Penyebab


Bronkopneumonia dapat disebabkan oleh bakteri (pneumococcus, Streptococcus), virus pneumonia hipostatik, sindrom loeffler, jamur dan benda asing.

Salah satu hal yang juga bisa menjadi faktor risiko adalah daya tahan tubuh anak yang belum kuat.

Baca: Anosmia

Baca: Dislipidemia

  • Diagnosis


Diagnosis ditegakkan dari klinis dan pemeriksaan penunjang.

Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk bronkopneumonia adalah pemeriksaan darah menunjukkan leukositosis dengan predominan polimorfonuklear atau dapat ditemukan leukopenia.

Ilustrasi paru-paru (hellosehat.com)

Dapat ditemukan anemia ringan atau sedang.

Pemeriksaan radiologi memberi gambaran bervariasi:

  • Bercak konsolidasi merata para bronkopneumonia.
  • Bercak konsolidasi satu lobus pada pneumonia lobaris.
  • Gambaran pneumonia difus atau infiltrat interstisialis pada pneumonia stafilokokus.

  • Penanganan


Antibiotika polifragmasi selama 10-15 hari :

  • Ampicillin 100 mg/kgbb/hari dibagi dalam 3-4 dosis.
  • Kloramfenikol dengan dosis : <6 bulan : 25-50 mg/kgbb/hari & > 6 bulan : 50-75 mg/kgbb/hari dibagi dalam 3 dosis.
  • Atau gentamisin dengan dosis 3-5 mg/kgbb/hari dibagi dalam 2 dosis.

Suportif :

  • Oksigen nasal kanul 1-2 liter.
  • IVFD dextrose 10%; NaCl 0,9%=3:1, +KClL 10 mEq/500ml cairan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi


Nama Penyakit Bronkopneumonia


Menyerang Paru-paru


Pemicu Batuk rejan, campak, influenza


Sumber :


1. www.halodoc.com/kesehatan/bronkopneumonia


Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer