Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perseverance merupakan rover (wahana/robot penjelajah) milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Perseverance diluncurkan ke Mars pada Kamis (30/7/2020).
Tujuan NASA adalah mencari tanda kehidupan di Planet Merah.
Robot ini diperkirakan butuh waktu sekitar 6,5 bulan untuk sampai ke Mars. (1)
Tak sendiri, robot Perseverance diluncurkan bersama helikopter Ingenuity.
Ingenuity sendiri merupakan helikopter yang akan terbang dan mendarat di Mars untuk pertama kalinya. (2)
Baca: Helikopter NASA - Ingenuity
Misi Perseverance
Robot penjelajah Perseverance akan memulai usaha untuk mencoba membawa batu ke bumi, agar bisa diteliti.
Ia akan menjelajah mencari sampel terbaik agar bisa disimpan dan dimanfaatkan dalam misi berikutnya.
Hal itu juga akan membantu ilmuwan untuk mempelajari apakah di Mars pernah ada kehidupan atau tidak.
Selain itu, proyek ini merupakan putaran pertama perjalanan bumi-mars, lalu ke bumi lagi. (3)
Baca: Aurora
Kompetisi Pemberian Nama
Untuk memilih nama robot penjelajah itu, diadakan kompetisi yang dilakukan di sekolah.
Anak-anak diminta untuk menyerahkan nama favorit mereka yang disertai esai pendukung sebanyak 150 kata.
Dari kompetisi itu, berhasil dihimpun 28.000 masukan.
Kemudian para sukarelawan yang terdiri atas pendidik, profesional, hingga peminat antariksa, diminta untuk mengerucutkan masukan itu menjadi sembian besar.
Daftar sembilan itu kemudian dikelola dan dipilih oleh publik.
Direktur Sains NASA, Thomas Zurbuchen, mengumumkan pemenang pada Kamis, waktu setempat.
Nama yang terpilih adalah Perseverance.
Nama itu diusulkan oleh Alexander Mather, siswa berusia 13 tahun dari Virginia.
Kompetisi seperti ini bukan yang pertama kali diselenggarakan oleh NASA.
Robot beroda pertama NASA yang mendarat di planet itu pada 1997, bernama Microrover Flight Experiment.
Kemudian nama itu diganti menjadi Sojourner oleh siswa berusia 12 tahun yang berasal dari Connecticut.
Nama Sojourner merujuk pada aktivis hak-hak perempuan, Sojourner Truth.
Selanjutnya, robot tahun 2004 diberi nama Spirit and Opportunity dinamai oleh siswa asal Arizona.
Sementara itu, mesin terakhir NASA yang disebut Curiousity, dinamai oleh siswa asal Kansas yang berusia 11 tahun. (3)
Baca: Satelit Jupiter - Io
Isi Esai Mather
Alexander Mather bercita-cita menjadi seorang insinyur.
Dalam esainya, ia menunjuk beberapa misi yang membawanya menang.
"Keingintahuan, Wawasan, Semangat, Peluang. Jika Anda memikirkannya, semua robot Mars di lalu ini adalah kualitas yang kita miliki sebagai manusia.
Kita selalu memiliki rasa ingin tahu dan mencari peluang. Kita memiliki semangat dan wawasan untuk menjelajahi Bulan, Mars, dan sebagainya.
Tapi jika penjelajah ingin menjadi kualitas kita sebagai bangsa, kita melewatkan hal paling penting: ketekunan (Perseverance).
Kita sebagai manusia berevolusi sebagai makhluk yang bisa belajar beradaptasi dengan situasi apa pun, tidak peduli seberapa kerasnya.
Kita adalah spesies penjelajah, dan kita akan menemui banyak kemunduran dalam perjalanan ke Mars.
Namun, kita bisa bertahan. Kita, bukan sebagai sebuah bangsa, tetapi sebagai manusia tidak akan menyerah.
Umat manusia akan selalu bertahan di masa depan. " Tulis Alexander Mather dalam esainya. (3)