Patut diperhatikan, berbeda dengan daging ayam, daging sapi tak memerlukan proses pencucian dengan air.
“Sebaiknya daging sapi tidak dicuci atau dibersihkan dengan air karena justru akan menjadikan daging itu mengkerut,” kata Chef de Cuisine Hotel Indonesia Kempinski, Prasetyo Widodo pada Kompas.com, Sabtu (25/7/2020).
Prasetyo menyarankan untuk membersihkan daging dengan cara dilap dengan kertas tisu yang biasa kamu gunakan di dapur.
Lap kotoran dan sedikit darah yang biasanya tersisa di permukaan daging. Setelah itu, istirahatkan sebentar selama beberapa menit lalu segera dimasak.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Chef HARRIS Hotel Sentul City – Bogor, Yogie Putranto.
Baca: Resep Masakan Mudah dan Enak Saat Idul Adha, Mulai dari Olahan Daging Kambing dan Sapi
Baca: Amankah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Begini Penjelasan Ahli Gizi dari Inggris
Jika daging dicuci dengan air, nantinya malah bisa membuat kondisi daging tak lagi segar.
“Kalau dicuci dulu nanti terkontaminasi bakteri yang ada di air,” kata Yogie pada Kompas.com, Jumat (12/6/2020).
Selain itu bakteri yang ada pada daging juga nantinya bisa menyebar ke mana-mana jika kamu mencucinya lebih dahulu.
Cara simpan daging mentah dalam freezer Jika kamu tak mau langsung mengolah daging yang sudah dibersihkan dengan tisu dapur, kamu juga bisa menyimpannya lebih dahulu ke dalam freezer.
Simpan daging yang sudah dilap dengan tisu dapur dalam wadah kedap udara atau plastik kedap udara. Setelah itu langsung simpan di freezer.
Daging yang dibungkus dengan baik bisa awet hingga enam bulan.
Gunakan air mengalir hanya ketika akan thawing daging, dan langsung dimasak.
Jika kamu ingin menggunakan daging beku tersebut, kamu harus melakukan proses pencairan atau thawing terlebih dahulu.
Proses thawing sebaiknya dilakukan di chiller dengan suhu 0-5 derajat celsius.
“Biarkan prosesnya secara natural. Itu yang bagus, hanya lama. Misalnya buat masak besok, hari ini kita keluarkan dan taruh di chiller,” papar Yogie.
“Ada cara lain dengan running water atau air keran. Air keran dibuka, air akan merendam daging. Biasanya seperti itu di rumah tangga biar cepat prosesnya,” lanjutnya.
Baca: 4 Tips Menyimpan Lauk Sisa Makanan saat Idul Adha agar Awet dan Tak Cepat Basi
Namun jika menggunakan proses yang melibatkan air, maka kamu harus mengolah daging secepat mungkin agar kondisi daging tetap segar.
Daging tersebut harus dimasak dalam kurun waktu maksimal dua jam.
Saat Hari Raya Idul Adha, stok daging kambing dan daging sapi biasanya melimpah dan tak mungkin dimasak semuanya.
Supaya daging tetap awet, penyimpanan daging harus dilakukan dengan tepat supaya daging tetap segar dan tidak bau.
Chef Stefu Santoso, Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group membagikan tips penyimpangan daging kambing.
Pertama, simpan di suhu tiga sampai lima derajat.
"Daging kurban kalau disimpan dalam jangka waktu lama perlu suhu sekitar tiga sampai lima derajat celcius. Butuh waktu kurang lebih 18 hari supaya jadi lembut dalam kapasitas yang maksimal," kata Chef Stefu saat kulwap bersama media beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Baca: Mengolah Daging Kurban Jadi Sate Tidak Disarankan, Chef Beri Alasan Ini
Kalau daging sudah sempat ditaruh di lantai dan sudah dipotong-potong sebaiknya daging dicuci dulu sebelum disimpan di kulkas.
Lalu simpan di plastik atau media lainnya yang kedap udara untuk menghindari bakteri yang menempel saat kulkas sedang dibuka.
"Kalau simpan dalam plastik kemudian di vakum. Tujuannya untuk menghindari kontaminasi bakteri," ungkap Chef Stefu.
Kalau dibekukan atau disimpan di kulkas bagian freezer dan menggunakan media yang kedap udara, daging kambing bisa disimpan hingga tiga bulan.
"Kalau tidak mau aging langsung disimpan beku tidak masalah. Penyimpanan beku bisa bertahan 2-3 bulan meskipun sebenarnya bisa lebih dari itu," pungkas Chef Stefu.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Bersihkan Daging Sapi yang Benar, Jangan Salah Langkah" serta artikel yang tayang di Tribunnews.com dengan judul Stok Daging Melimpah di Hari Raya Idul Adha, Simak Tips Menyimpannya Agar Tetap Segar