Hobi Merawat Tanaman Hias? Hati-Hati 4 Tumbuhan Jenis Beracun Ini

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO: Caladium Bicolor (kanan), dan Zamioculcas zamiifolia (kiri).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Di tengah pandemi Covid-19, banyak masyarakat menghabiskan waktunya di rumah.

Satu aktivitas yang digemari adalah merawat tanaman hias untuk mengisi waktu luang.

Namun tidak semua tanaman hias ramah pada kesehatan manusia, karena ternyata sebagian tanaman beracun dan memiliki efek samping bagi manusia.

Melansir dari Harian Metro (27/7/2020), empat bunga hias viral yaitu Caladium bicolor, Dieffenbachia spp, Zamiaculcas zamiifolia dan Anthurium spp ditemukan beracun dan memiliki efek samping pada manusia.

Asisten Direktur, Divisi Pengembangan Industri Tanaman, Departemen Pertanian Mohd Adli Salihin Samsudin mengatakan tanaman tersebut memiliki racun pada seluruh bagian karena memiliki cairan (getah) berbahaya.

Getah tersebut mengandung bahan kimia dan dapat berbahaya jika digigit atau termakan, terutama daunnya.

Baca: Jelang Dicabutnya Lockdown, Aneka Pusat Toko Tanaman di Inggris Diizinkan Buka Kembali

Anthurium Sp. (Wikimedia)

"Tidak perlu panik jika tanaman tersebut berbahaya karena ada zat kimia berbahaya, karena secara alami setiap tanaman ada zat kimianya, untuk pertumbuhan tanaman itu sendiri," jelas Adli Salihin.

"Tanaman seperti Caladium bicolor, Dieffenbachia spp, Zamiaculcas zamiifolia dan Anthurium spp misalnya sering digunakan sebagai tanaman hias interior di rumah, kantor dan tempat bisnis, karena karakternya unik dan warna yang menarik," tambahnya.

"Tumbuhan ini secara tidak langsung bisa menyegarkan suasana ruangan karena tanaman ini menghasilkan oksigen untuk kita bernafas dan menyerap karbon dioksida dan sebagainya sehingga udara terasa lebih segar," jelas Asisten Direktur, Divisi Pengembangan Industri Tanaman, Malaysia.

Adli Salihin merincikan jika tanaman seperti Caladium bicolor, Dieffenbachia spp dan Anthurium spp tergigit atau dimakan daunnya maka akan menyebabkan bibir bengkak.

"Anda yang menderita alergi, bisa saja menyebabkan gatal pada kulit sampai seperti kulit terbakar," jelasnya.

"Untuk tanaman hias Zamiaculcas zamiifolia, efek sampingnya berbeda, yakni bisa menyebabkan mata perih dan berair. Jika Anda tergigit atau sampai termakan, maka sakit perut dan muntah," katanya.

Baca: Tumbuh Subur di Jawa Barat, Tanaman Kina Berpotensi Jadi Bahan Obat Penyembuh Virus Corona

Caladium Bicolor (Wikimedia)

Pakar tanaman tidak menyangkal bahwa semua tanaman tersebut bisa memberikan suasana segar dalam ruangan.

"Apalagi memang tanaman ini bisa mengeluarkan oksigen dan bisa menyerap karbon dioksida atau udara yang telah tercemar, cuma perlu hati-hati jika mengurusnya," katanya.

Adli Salihin memberikan kiat jika ingin menjadikan empat tanaman itu sebagai hiasan dalam ruangan.

“Cuci tangan secara menyeluruh dengan konsep 3S (sebelum, sedang dan setelah) mengelola dengan tanaman ini.

"Pakai masker wajah, sarung tangan saat berkebun.

Angkat atau potong daun kering, layu dan mati serta beri label tanaman agar mudah diidentifikasi," katanya.

Baca: Tak Perlu Obat, Merawat Tanaman Hijau Ternyata Dapat Atasi Kesepian hingga Depresi

Dieffenbachia (Wikimedia)

Jauhkan tanaman dari jangkauan anak-anak dengan meletakkan pada posisi yang sulit dijangkau.

Namun jika Anda memiliki anak kecil, tidak disarankan tanaman ini diletakan dalam ruangan sebagai hiasan.

"Yang terbaik adalah ada ilmu mengenai tanaman tersebut dan sering berkonsultasi dengan ahli tanaman, segera dapatkan perawatan jika terluka karena tanaman hias ini," tutupnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Serambi)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer