Panduan Lengkap Penyelenggaraan Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1441 H Saat Pandemi Covid-19

Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ini panduan lengkap penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban Idul Adha 1441 H. Foto: Ilustrasi pelaksanaan Idul Adha 2020.

5) Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.

6) Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter.

7) Mengimbau untuk tidak mengikuti salat Idul Adha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berrisiko tinggi terhadap Covid-19.

Perayaan Idul Adha 2020. (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Tata cara menyembelih hewan kurban

Dalam artikel yang dibagikan Ustaz Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi di forum kajian Islam, dijelaskan ada dua tata cara menyembelih hewan kurban, yaitu:

1. Menyembelih hewan dengan melukai bagian tempat kalung atau pangkal leher

Cara yang pertama ini adalah cara menyembelih unta sebagai hewan kurban.

Allah Subhaanahu Wa Ta'ala berfirman,

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ الله لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ الله عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا

"Telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu bagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah…" (QS. Al Haj: 36)

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma menjelaskan ayat di atas, (Untanya) berdiri dengan tiga kaki, sedangkan satu kaki kiri depan diikat. (Tafsir Ibn Katsir untuk ayat ini)

Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallaahu ‘anhuma, beliau mengatakan, bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat menyembelih unta dengan posisi kaki kiri depan diikat dan berdiri dengan tiga kaki sisanya. (HR. Abu daud dan disahihkan Al-Albani)

2. Menyembelih hewan dengan melukai bagian leher paling atas atau ujung leher

Cara menyembelih kedua ini umumnya digunakan untuk menyembelih kambing, ayam, dan hewan konsumsi lainnya.

Ustaz Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi juga menuliskan adab tata cara menyembelih hewan kurban yang kedua, atau dengan cara melukai bagian leher atas.

Tata cara menyembelih hewan qurban tersebut banyak dipraktikkan di Indonesia.

Adab menyembelih hewan kurban

1. Hendaknya yang menyembelih adalah shohibul kurban sendiri

2. Gunakan pisau tajam

3. Tidak mengasah pisau dihadapan hewan yang akan disembelih

Halaman
1234


Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer