Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Molluscum Contagiosum atau Moluskum Kontagiosum merupakan sejenis penyakit kulit yang disebabkan karena adanya infeksi virus.
Infeksi virus tersebut kemudian menimbulkan tumbuhnya bintil di kulit.
Bintil yang muncul biasanya tidak terada nyeri, namun akan menimbulkan rasa gatal.
Moluskum kontagiosum merupakan kondisi yang mudah dikenali dan terkadang tidak perlu diobati.
Bintil biasanya hilang dalam waktu 6-12 bulan.
Namun pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, penyakit ini bisa berlangsung lama dan memerlukan pengobatan intensif.
Moluscum ini biasanya dapat timbul di bagian kulit mana saja di tubuh. (1)
Jika sudah sembuh, bekas bintil yang muncul akan menghilang sendirinya tanpa terbentuk jaringan parut. (2)
Meskipun dalam kasus tertentu, bintil bisa bertahan sampai 4 tahun lamanya, hingga akhirnya bekas menghilang dengan sempurna.
Moluscum contagiosum disebabkan oleh virus Molluscum contagiosum.
Seseorang dapat tertular virus Molluscum contagiosum bila bersentuhan langsung dengan kulit penderita.
Penularan juga dapat terjadi bila seseorang menyentuh atau menggunakan barang yang digunakan oleh penderita, seperti pakaian atau handuk.
Tidakh hanya itu, virus atau infeksi ini juga bisa menular melalui hubungan seks.
Virus ini juga dapat menginfeksi area tubuh lain, ketika seseorang menggaruk bintil kemudian menyentuh bagian tubuh lain.
Akibatnya, akan muncul bintil baru di bagian tubuh yang disentuh tadi. (3)
Baca: Kanker Kulit Melanoma
Baca: Psoriasis
Baca: Impetigo
Gejala
Molluscum contagiosum dapat dikenali dengan munculnya bintil-bintil kecil yang timbul pada permukaan kulit.
Bintil-bintil tersebut bisa berkumpul di satu area atau tersebar di beberapa bagian tubuh.
Karakteristik bintil akibat Molluscum contagiosum yakni:
- Berukuran kecil, seperti biji kacang hijau atau kacang tanah
- Muncul di wajah, leher, ketiak, perut, kelamin, dan tungkai
- Berwarna seperti warna kulit, putih, atau merah muda
- Ada titik kecil berwarna putih kekuningan di tengah bintil
- Jumlah bintil yang tumbuh biasanya sekitar 20-30, tapi pada orang dengan kekebalan tubuh rendah, jumlahnya bisa lebih banyak
- Awalnya keras bila diraba, kemudian melunak seiring waktu
- Tidak menimbulkan nyeri, namun terasa gatal (4)
Baca: Pemfigus
Baca: Kandidiasis
Baca: Tinea Corporis
Pengobatan
Infeksi Molluscum contagiosum dapat dihindari dengan melakuakn pencegahan seperti menjauhi kontak fisik dengan pasien yang terinfeksi virus penyebab moluskum kontagiosum.
Selain itu, diperlukan adanya kedisiplinan dalam menjaga kebersihan, khususnya dalam menerapkan cara cuci tangan yang baik dan benar. (5)
Moluskum kontagiosum akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam 6-12 bulan, terutama jika penderita memiliki sistem imun yang baik. (6)
Pada kasus tertentu, penyakit ini dapat berlangsung selama lebih dari 4 tahun.
Namun, orang yang sudah pernah menderita moluskum kontagiosum tidak akan tertular lagi.
Dokter umumnya tidak menyarankan pengobatan pada penderita yang masih anak-anak, sebab bintil cenderung akan hilang dengan sendirinya.
Selain itu, pengobatan bisa terasa menyakitkan bagi anak dan menimbulkan kerusakan dan bekas luka di sekitar area bintil.
Pada penderita dewasa, ada beberapa metode yang bisa dilakukan oleh dokter kulit untuk mengobati moluskum kontagiosum, antara lain:
- Mengolesi bintil dengan asam trikloroasetat, asam salisilat, atau tretinoin, baik dalam bentuk krim maupun salep
- Kuret atau scraping, yaitu mengikis bintil menggunakan alat medis khusus
- Terapi sinar laser, yaitu membakar bintil menggunakan sinar laser
- Diathermy, yakni menghancurkan bintil menggunakan energi panas, dengan terlebih dahulu diberikan bius lokal
- Krioterapi, yaitu membekukan bintil menggunakan nitrogen cair
- Pada pasien yang memiliki bintil besar atau cukup banyak, dokter akan mengulang prosedur di atas tiap 3 atau 6 minggu sampai bintil hilang
Selama pengobatan, bintil yang baru masih mungkin timbul, tapi biasanya bintil akan hilang seluruhnya dalam 2-4 bulan setelah diobati.
Perlu diingat, penderita masih dapat menularkan penyakit ini ke orang lain sampai bintil hilang sepenuhnya.