Mpok Omas yang sempat tenar pada tahun 90-an hingga 2000an tersebut memang dikenal dengan gaya berbicaranya yang ceplas ceplos.
Tak heran jika banyak yang merasa kehilangan sosok pelawak legendaris tanah air tersebut.
Terlebih Mpok Omas juga merupakan saudara kandung dari Mandra dan Mastur yang juga kerap muncul di layar televisi sebagai pelawak kondang pada masanya.
Mpok Omas kini telah meninggalkan ketiga anaknya untuk selamanya.
Ketiganya adalah Muhammad Rizky Dioambiah, Dinda Olivia, dan Dimas Aji Septian.
Baca: Pelawak Omas Meninggal Dunia, Mandra Ungkap Riwayat Sakit Sang Adik, Ada Beberapa Penyakit
Baca: Pelawak Senior Omaswati Meninggal Dunia, Diketahui Sakit sejak Lama
Sempat dikira tertidur saat menonton televisi
Dikatakan oleh putra Mpok Omas, Muhammad Rizky Dioambiah, sang ibu meninggal dunia pada Kamis, (16/7/2020).
Seperti yang diberitakan di Wartakota.com, Dioambiah mengatakan Mpok Omas saat itu sedang menonton televisi.
Pada pukul 19.30 WIB, Dioambiah meninggalkan Mpok Omas untuk memberi makan kucing peliharaannya.
Ketika dirinya kembali, Dioambiah mendapati sang ibu sudah tidak bergerak.
Awalnya Dioambiah mengira sang ibu hanya tertidur dengan mata setengah terbuka.
Menyadari bahwa perut Mpok Omas sudah tidak kembang kempis dan tangannya mendingin, Dioambiah memanggil sang kakak.
"Saya tinggal (ibu) sebentar buat ngasih makan kucing," kata Dioambiah di rumah duka, kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020) dini hari.
"Sekitar jam delapan kurang sepuluh, saya balik lagi ke kamar mandi dan saya lihat kok perutnya nggak kembang-kempis," lanjut Dioambiah.
"Saya kira tidur, soalnya matanya setengah terbuka. Saya cek napas di hidung sudah nggak ada dan saya bangunin udah lemes. Tangannya udah dingin banget," ucapnya.
Dioambiah kemudian meminta bantuan kakak pertamanya memberikan bantuan nafas buatan untuk ibu mereka.
Namun tak terkejar waktu, Mpok Omas telah meninggal dunia.
Pada kesempatan yang sama, Dioambiah mengatakan Mpok Omas memiliki penyakit asma dan diabetes.
Diakui Dioambiah, empat hari terakhir sebelum meninggal dunia, sakit yang diderita oleh Mpok Omas memang sedang parah-parahnya.